26.1 C
Kediri
Sunday, June 26, 2022

Lampu Motor Mati, Tabrakan, 1 Tewas

KOTA, JP Radar Kediri– Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Kelurahan Gayam, Kecamatan Mojoroto, Sabtu malam (18/7). Sepeda motor Yamaha RX King tanpa nomor polisi (nopol) yang dikendarai Siswanto, 37, bertabrakan dengan motor Suzuki Smash AG 2860 GI yang dinaiki Pujianto, 41.

Kedua pengendara berasal dari Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan. Diduga kecelakaan disebabkan lampu penerangan motor RX King mati. Akibatnya, Siswanto, pengendaranya, meninggal. Sedangkan Pujianto mengalami luka pada bagian belakang kepalanya. Dua korban itu dibawa ke Rumah Sakit (RS) Ahmad Dahlan Kediri.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Ketika dikonfirmasi, Kanitlaka Satlantas Polres Kediri Kota Ipda Dyah Ayu mengatakan, kejadian berawal ketika Siswanto mengendarai motor Yamaha RX King melaju dengan kencang dari arah timur (Kelurahan Ngampel menuju Gayam).

Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya timur SMPN 6 Kediri, sepeda motor Pujianto melaju dari arah berlawanan. Kala itu, kondisi Jalan Raya Gayam lengang. Jalan tersebut memang sepi saat malam hari. Lingkungan di sekitarnya berupa area persawahan.

“Motor yang dikendarai Siswanto tiba-tiba oleng kanan. Sehingga menabrak motor Pujianto,” terang Dyah.

Baca Juga :  Pemkab Sebut Situs Tondowongso Terawat selama Pandemi Korona

Warga yang mengetahui kecelakaan tersebut langsung menolong korban. Mereka membawa keduanya ke RS Ahmad Dahlan untuk perawatan lebih lanjut. Namun, Siswanto yang mengalami luka berat di bagian kepala hingga mengeluarkan darah di hidung dan telinganya tak mampu bertahan. Dia akhirnya meninggal dunia.

Sedangkan Pujianto terluka pada bagian belakang kepalanya. Sebelumnya, ketika dimintai keterangan polisi, Pujianto sempat mengaku, kaget karena tiba-tiba ada motor yang lampu utamanya tidak menyala.

Anggota Polsek Mojoroto yang mengetahui terjadi kecelakaan dari masyarakat langsung terjun ke lapangan untuk olah TKP. Petugas menandai jalan tersebut dengan cat putih berbentuk orang. Itu mengartikan pernah terjadi kecelakaan di tempat tersebut.

Dari keterangan warga setempat, beberapa bulan lalu pernah terjadi kecelakaan. Tempat kejadian perkara (TKP)-nya pun tidak jauh dari lokasi. Kejadian itu juga mengakibatkan korban meninggal.

“Saya kemarin hanya tahu ketika sudah ramai Mas. Setahu saya salah satu motor lampunya tidak menyala,” ujar Suko, 56, warga Kelurahan Gayam, yang ditemui kemarin (19/7).

Baca Juga :  Oktober Masih Masa Transisi

Kondisi Jalan Raya Gayam ketika malam, diakui Suko, memang tidak seramai siang. Beberapa lampu penerangan jalan umum (PJU) juga terlihat mati. “Beberapa PJU ke arah Kelurahan Ngampel ada yang mati Mas, tapi yang menuju Gayam masih hidup meski ada juga yang redup,” jelas Suko.

Masyarakat setempat terlihat menaburkan bunga di jalan itu pada Minggu pagi. Mereka berharap, di sepanjang jalan itu tidak lagi terjadi kecelakaan dan PJU yang mati segera diperbaiki.(jar/ndr)

  

Grafis:

Kecelakaan Motor Maut di Jalan Gayam

Pukul 18.27

–       Siswanto melaju kencang mesti lampu utama motornya mati

–       Dia dari arah Ngampel menuju ke Gayam

Pukul 18.28

–       Pujianto naik motor Smash melaju dari arah berlawanan

Pukul 18.30

–       Sepeda motor Siswanto mendadak oleng ke kanan hingga menabrak motor Pujianto

Pukul 18.31

–       Akibat tabrakan, Siswanto terjatuh dan meninggal di lokasi kejadian

–       Pujianto mengalami luka di kepala

–       Petugas kepolisian dibantu warga membawa kedua korban ke RS Ahmad Dahlan

 

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri– Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Kelurahan Gayam, Kecamatan Mojoroto, Sabtu malam (18/7). Sepeda motor Yamaha RX King tanpa nomor polisi (nopol) yang dikendarai Siswanto, 37, bertabrakan dengan motor Suzuki Smash AG 2860 GI yang dinaiki Pujianto, 41.

Kedua pengendara berasal dari Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan. Diduga kecelakaan disebabkan lampu penerangan motor RX King mati. Akibatnya, Siswanto, pengendaranya, meninggal. Sedangkan Pujianto mengalami luka pada bagian belakang kepalanya. Dua korban itu dibawa ke Rumah Sakit (RS) Ahmad Dahlan Kediri.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Ketika dikonfirmasi, Kanitlaka Satlantas Polres Kediri Kota Ipda Dyah Ayu mengatakan, kejadian berawal ketika Siswanto mengendarai motor Yamaha RX King melaju dengan kencang dari arah timur (Kelurahan Ngampel menuju Gayam).

Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya timur SMPN 6 Kediri, sepeda motor Pujianto melaju dari arah berlawanan. Kala itu, kondisi Jalan Raya Gayam lengang. Jalan tersebut memang sepi saat malam hari. Lingkungan di sekitarnya berupa area persawahan.

“Motor yang dikendarai Siswanto tiba-tiba oleng kanan. Sehingga menabrak motor Pujianto,” terang Dyah.

Baca Juga :  Bruuaaak! Mobil Tabrak 3 Motor dan Satu Becak

Warga yang mengetahui kecelakaan tersebut langsung menolong korban. Mereka membawa keduanya ke RS Ahmad Dahlan untuk perawatan lebih lanjut. Namun, Siswanto yang mengalami luka berat di bagian kepala hingga mengeluarkan darah di hidung dan telinganya tak mampu bertahan. Dia akhirnya meninggal dunia.

Sedangkan Pujianto terluka pada bagian belakang kepalanya. Sebelumnya, ketika dimintai keterangan polisi, Pujianto sempat mengaku, kaget karena tiba-tiba ada motor yang lampu utamanya tidak menyala.

Anggota Polsek Mojoroto yang mengetahui terjadi kecelakaan dari masyarakat langsung terjun ke lapangan untuk olah TKP. Petugas menandai jalan tersebut dengan cat putih berbentuk orang. Itu mengartikan pernah terjadi kecelakaan di tempat tersebut.

Dari keterangan warga setempat, beberapa bulan lalu pernah terjadi kecelakaan. Tempat kejadian perkara (TKP)-nya pun tidak jauh dari lokasi. Kejadian itu juga mengakibatkan korban meninggal.

“Saya kemarin hanya tahu ketika sudah ramai Mas. Setahu saya salah satu motor lampunya tidak menyala,” ujar Suko, 56, warga Kelurahan Gayam, yang ditemui kemarin (19/7).

Baca Juga :  Polisi Dalami Jaringan di Lapas

Kondisi Jalan Raya Gayam ketika malam, diakui Suko, memang tidak seramai siang. Beberapa lampu penerangan jalan umum (PJU) juga terlihat mati. “Beberapa PJU ke arah Kelurahan Ngampel ada yang mati Mas, tapi yang menuju Gayam masih hidup meski ada juga yang redup,” jelas Suko.

Masyarakat setempat terlihat menaburkan bunga di jalan itu pada Minggu pagi. Mereka berharap, di sepanjang jalan itu tidak lagi terjadi kecelakaan dan PJU yang mati segera diperbaiki.(jar/ndr)

  

Grafis:

Kecelakaan Motor Maut di Jalan Gayam

Pukul 18.27

–       Siswanto melaju kencang mesti lampu utama motornya mati

–       Dia dari arah Ngampel menuju ke Gayam

Pukul 18.28

–       Pujianto naik motor Smash melaju dari arah berlawanan

Pukul 18.30

–       Sepeda motor Siswanto mendadak oleng ke kanan hingga menabrak motor Pujianto

Pukul 18.31

–       Akibat tabrakan, Siswanto terjatuh dan meninggal di lokasi kejadian

–       Pujianto mengalami luka di kepala

–       Petugas kepolisian dibantu warga membawa kedua korban ke RS Ahmad Dahlan

 

Artikel Terkait

Most Read

Megengan Pandemi

Sembadra Karya


Artikel Terbaru

/