23.6 C
Kediri
Tuesday, July 5, 2022

Bayi Lengkong Akhirnya Dibawa ke Dinas Sosial Jawa Timur

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Bayi yang dibuang di Desa Ngringin, Kecamatan Lengkong akhirnya dibawa ke Dinas Sosial UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PSAB) Jawa Timur (Jatim) di Sidoarjo. Karena hingga kemarin, orang tua bayi perempuan malang tersebut belum diketahui identitasnya. Polisi juga masih kesulitan mengungkap pelaku yang tega membuang bayi yang baru dilahirkan di atas karung gudang gabah. “Bayi yang dibuang sudah kami kirim ke Dinsos PSAB Jatim di Sidoarjo sejak Sabtu (14/8),” ujar  Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Nganjuk Agus Suginto kemarin.

Dijelaskan Agus, bayi tersebut dalam kondisi sehat setelah dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara selama beberapa hari. Berat badannya sudah mulai naik. Sehingga, bayi sudah bisa dikirim ke Dinsos Jatim.

Baca Juga :  Terobos Marka, Bus Mira Tabrak Pengendara Motor

Agus mengatakan, jika ada keluarga yang ingin mengadopsi bayi perempuan itu bisa mengajukan. Dinsos PPA Kabupaten Nganjuk akan memberikan  surat rekomendasi. Kemudian, surat rekomendasi itu diajukan ke Dinsos Jatim. “Harus sesuai prosedur yang berlaku untuk proses adopsi bayi,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Nganjuk AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurniawan mengatakan, kasus pembuangan bayi di Lengkong masih dalam proses penyelidikan. Polisi masih memburu pelaku yang tega membuang bayi tersebut. “Kami masih menyelidiki kasus ini,” ujarnya.

Untuk diketahui, kasus pembuangan bayi di Lengkong itu terjadi pada 23 Juli. Saat itu, warga kaget melihat bayi di atas karung yang ada di gudang gabah. Sayang, saat kejadian, kamera CCTV mati. Sehingga, siapa pelaku yang tega membuang bayi tidak terekam kamera CCTV di gudang tersebut. Karena berat badan lahir rendah, akhirnya bayi dirawat intensif di RS Bhayangkara Nganjuk sebelum dibawa ke Dinsos Jatim.

Baca Juga :  Penyidik Evaluasi Hasil Pemeriksaan Kasus BPR Kota Kediri
- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Bayi yang dibuang di Desa Ngringin, Kecamatan Lengkong akhirnya dibawa ke Dinas Sosial UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PSAB) Jawa Timur (Jatim) di Sidoarjo. Karena hingga kemarin, orang tua bayi perempuan malang tersebut belum diketahui identitasnya. Polisi juga masih kesulitan mengungkap pelaku yang tega membuang bayi yang baru dilahirkan di atas karung gudang gabah. “Bayi yang dibuang sudah kami kirim ke Dinsos PSAB Jatim di Sidoarjo sejak Sabtu (14/8),” ujar  Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Nganjuk Agus Suginto kemarin.

Dijelaskan Agus, bayi tersebut dalam kondisi sehat setelah dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara selama beberapa hari. Berat badannya sudah mulai naik. Sehingga, bayi sudah bisa dikirim ke Dinsos Jatim.

Baca Juga :  Appraisal Tunggu Surat Kanwil BPN

Agus mengatakan, jika ada keluarga yang ingin mengadopsi bayi perempuan itu bisa mengajukan. Dinsos PPA Kabupaten Nganjuk akan memberikan  surat rekomendasi. Kemudian, surat rekomendasi itu diajukan ke Dinsos Jatim. “Harus sesuai prosedur yang berlaku untuk proses adopsi bayi,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Nganjuk AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurniawan mengatakan, kasus pembuangan bayi di Lengkong masih dalam proses penyelidikan. Polisi masih memburu pelaku yang tega membuang bayi tersebut. “Kami masih menyelidiki kasus ini,” ujarnya.

Untuk diketahui, kasus pembuangan bayi di Lengkong itu terjadi pada 23 Juli. Saat itu, warga kaget melihat bayi di atas karung yang ada di gudang gabah. Sayang, saat kejadian, kamera CCTV mati. Sehingga, siapa pelaku yang tega membuang bayi tidak terekam kamera CCTV di gudang tersebut. Karena berat badan lahir rendah, akhirnya bayi dirawat intensif di RS Bhayangkara Nganjuk sebelum dibawa ke Dinsos Jatim.

Baca Juga :  Ganti Kabel SUTM Sepanjang Dua Kilometer

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/