26 C
Kediri
Tuesday, August 9, 2022

Penjambret Belasan TKP Asal Pace Nganjuk Didor Polisi

NGANJUK, JP Radar Nganjuk–Petualangan Lukman, 24, sudah berakhir. Pemuda asal Desa Pacewetan, Pace itu dihadiahi timah panas setelah tertangkap melakukan penjambretan. Dalam penyidikan, dia diketahui sudah beraksi di 16 tempat kejadian perkara (TKP) di Kota Angin. 

Kapolres Nganjuk AKBP Harviadhi Agung Prathama mengungkapkan, penangkapan Lukman dilakukan setelah ada dua korban yang melapor ke Polres Nganjuk. “Korbannya perempuan semua,” ujar Harvi dalam rilis di mapolres kemarin.

Modus Lukman dalam aksinya sama. Yakni, dia memepet perempuan yang berkendara sendiri di malam hari. Pada Jumat (12/3) malam lalu, dia beraksi di dua TKP. Yang pertama di Desa Babadan, Pace sekitar pukul 19.00. Sedangkan aksi kedua di Dusun Karanglo, Desa Patihan, Loceret sekitar pukul 21.00.

Baca Juga :  Saksi Beber Modus Pemalsuan LPj DD

Pelaku yang mengendarai motor Yamaha Jupiter bernopol AG 6353 UM itu langsung menarik tas korbannya saat kondisi jalan dianggap sepi. Sebagian korban ada yang jatuh terluka. Sebagian lainnya hanya mengambil barangnya saja. “Untuk TKP kedua, korban melakukan pengejaran terhadap tersangka L (Lukman, Red) setelah dijambret,” terang Harvi menceritakan aksi berani Dwi Ayu, 23, warga Kelurahan Ploso, Nganjuk.

Saat dikejar di jalan Desa Patihan, Loceret, Lukman sempat terjatuh dari motornya. Meski demikian, dia berhasil kabur kembali dengan membawa tas milik Dwi.

Korban lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Loceret. Berbekal nopol motor Lukman, polisi lantas menangkap pemuda bertubuh gemuk itu di rumahnya pada Sabtu (13/3) lalu.

Baca Juga :  Sampah Meluber ke Badan Jalan

Kepada polisi Lukman mengaku sudah melakukan penjambretan sebanyak 16 kali. Mayoritas korbannya adalah perempuan yang berjalan pulang sendirian pada malam hari. Beberapa di antaranya merupakan pasangan muda-mudi yang berpacaran di lokasi yang gelap.

Meski sudah mengamankan Lukman, menurut Harvi satreskrim masih terus melakukan pengembangan kasus tersebut. “Tersangka masih terus diperiksa untuk mengungkap kasus secara detail,” urainya.

 

Aksi Penjambretan Lukman:

-Berdalih baru melakukan penjambretan selama dua bulan

-Menyasar perempuan yang berkendara sendiri di malam hari dan pasangan pacaran

-Total sudah ada 16 korban yang dijarah, mayoritas di Pace

-Dihadiahi timah panas di betis kanannya saat proses penangkapan Sabtu (13/3)

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk–Petualangan Lukman, 24, sudah berakhir. Pemuda asal Desa Pacewetan, Pace itu dihadiahi timah panas setelah tertangkap melakukan penjambretan. Dalam penyidikan, dia diketahui sudah beraksi di 16 tempat kejadian perkara (TKP) di Kota Angin. 

Kapolres Nganjuk AKBP Harviadhi Agung Prathama mengungkapkan, penangkapan Lukman dilakukan setelah ada dua korban yang melapor ke Polres Nganjuk. “Korbannya perempuan semua,” ujar Harvi dalam rilis di mapolres kemarin.

Modus Lukman dalam aksinya sama. Yakni, dia memepet perempuan yang berkendara sendiri di malam hari. Pada Jumat (12/3) malam lalu, dia beraksi di dua TKP. Yang pertama di Desa Babadan, Pace sekitar pukul 19.00. Sedangkan aksi kedua di Dusun Karanglo, Desa Patihan, Loceret sekitar pukul 21.00.

Baca Juga :  Terobos Marka, Bus Mira Tabrak Pengendara Motor

Pelaku yang mengendarai motor Yamaha Jupiter bernopol AG 6353 UM itu langsung menarik tas korbannya saat kondisi jalan dianggap sepi. Sebagian korban ada yang jatuh terluka. Sebagian lainnya hanya mengambil barangnya saja. “Untuk TKP kedua, korban melakukan pengejaran terhadap tersangka L (Lukman, Red) setelah dijambret,” terang Harvi menceritakan aksi berani Dwi Ayu, 23, warga Kelurahan Ploso, Nganjuk.

Saat dikejar di jalan Desa Patihan, Loceret, Lukman sempat terjatuh dari motornya. Meski demikian, dia berhasil kabur kembali dengan membawa tas milik Dwi.

Korban lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Loceret. Berbekal nopol motor Lukman, polisi lantas menangkap pemuda bertubuh gemuk itu di rumahnya pada Sabtu (13/3) lalu.

Baca Juga :  Oknum Guru Ngaji Prambon Akhirnya Ditahan

Kepada polisi Lukman mengaku sudah melakukan penjambretan sebanyak 16 kali. Mayoritas korbannya adalah perempuan yang berjalan pulang sendirian pada malam hari. Beberapa di antaranya merupakan pasangan muda-mudi yang berpacaran di lokasi yang gelap.

Meski sudah mengamankan Lukman, menurut Harvi satreskrim masih terus melakukan pengembangan kasus tersebut. “Tersangka masih terus diperiksa untuk mengungkap kasus secara detail,” urainya.

 

Aksi Penjambretan Lukman:

-Berdalih baru melakukan penjambretan selama dua bulan

-Menyasar perempuan yang berkendara sendiri di malam hari dan pasangan pacaran

-Total sudah ada 16 korban yang dijarah, mayoritas di Pace

-Dihadiahi timah panas di betis kanannya saat proses penangkapan Sabtu (13/3)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/