27 C
Kediri
Friday, August 12, 2022

Polisi Tangkap Pengedar Pil Dobel L asal Kaliombo di Rumah

KOTA, JP Radar Kediri– Bukan tanpa alasan IW, 24, ditahan di sel Polres Kediri Kota. Warga Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri ini ditangkap di rumahnya. Dia diduga mengedarkan pil dobel L tanpa izin. Polisi mengamankan 115 butir pil koplo itu.

“Pil yang ditemukan dalam kondisi per paket. Satu paketnya berisi 10 butir,” jelas Kasihumas Polresta Ipda Nanang Setyawan.

Penangkapan IW terjadi Selasa (12/7). Semula polisi mendapat informasi di wilayah Kaliombo, tempat tinggal laki-laki kelahiran 1998 itu, ada peredaran obat keras berbahaya (okerbaya) ilegal. “Penangkapan dilakukan sekitar pukul 01.30.  Saat petugas datang, IW tidak berkutik. Dalam penggeledahan di rumah tersangka ditemukan 115 butir pil dobel L,” kata Nanang.

Baca Juga :  Sindikat Bandit Pecah Kaca Mobil di Kota Kediri Terbongkar

Selain itu, uang Rp 200 ribu dan satu bekas bungkus rokok warna hitam, dan satu tas pinggang ikut diamankan. IW dan barang bukti dibawa ke polresta guna penyidikan lebih lanjut.

Hingga kemarin, petugas satresnarkoba masih mengembangkan kasus peredaran obat terlarang ini. “Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 196 UU Nomo 36/2009 tentang Kesehatan. Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun,” pungkas Nanang.






Reporter: Habibaham Anisa Muktiara
- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri– Bukan tanpa alasan IW, 24, ditahan di sel Polres Kediri Kota. Warga Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri ini ditangkap di rumahnya. Dia diduga mengedarkan pil dobel L tanpa izin. Polisi mengamankan 115 butir pil koplo itu.

“Pil yang ditemukan dalam kondisi per paket. Satu paketnya berisi 10 butir,” jelas Kasihumas Polresta Ipda Nanang Setyawan.

Penangkapan IW terjadi Selasa (12/7). Semula polisi mendapat informasi di wilayah Kaliombo, tempat tinggal laki-laki kelahiran 1998 itu, ada peredaran obat keras berbahaya (okerbaya) ilegal. “Penangkapan dilakukan sekitar pukul 01.30.  Saat petugas datang, IW tidak berkutik. Dalam penggeledahan di rumah tersangka ditemukan 115 butir pil dobel L,” kata Nanang.

Baca Juga :  Kunjungi Taman Tak Perlu Lagi Memakai Masker

Selain itu, uang Rp 200 ribu dan satu bekas bungkus rokok warna hitam, dan satu tas pinggang ikut diamankan. IW dan barang bukti dibawa ke polresta guna penyidikan lebih lanjut.

Hingga kemarin, petugas satresnarkoba masih mengembangkan kasus peredaran obat terlarang ini. “Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 196 UU Nomo 36/2009 tentang Kesehatan. Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun,” pungkas Nanang.






Reporter: Habibaham Anisa Muktiara

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/