25.6 C
Kediri
Friday, July 1, 2022

Satresnarkoba Polres Nganjuk Bekuk Pengedar SS asal Lamongan

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Satresnarkoba Polres Nganjuk menangkap M. Farroq Al Fahmi, 21, warga Desa Brengkok, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Dia ditangkap karena mengambil 5,14 gram narkoba sabu-sabu (SS) yang ditinggalkan pengedar di ruko Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk.
Menurut Kasubbag Humas Polres Nganjuk Iptu Supriyanto, penangkapan Farroq berawal dari laporan masyarakat. Warga curiga melihat seorang pria di depan ruko yang berada di Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk. Diduga pria tersebut sedang melakukan transaksi narkoba dengan sistem ranjau.
Mendapat informasi tersebut, polisi langsung bergerak cepat. Hasilnya, pada Sabtu (11/6) sekitar pukul 21.30, polisi berhasil mengamankan tersangka. “Tersangka ditangkap ketika masih berada di depan ruko,” tambahnya.
Ketika dibekuk polisi, Farroq sempat mengelak. Namun pihak kepolisian langsung melakukan penggeledahan kepada tersangka. Ketika digeledah, polisi berhasil menemukan SS seberat 5,14 gram.
Kristal putih tersebut diketahui disimpan di dalam plastik putih. Tidak hanya itu, untuk mengelabui petugas, tersangka juga menyimpan narkoba tersebut di bungkus rokok dan dimasukkan ke saku jaket sebelah kanan miliknya.
Setelah tertangkap basah, Farroq mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya. Dia baru mendapat SS dari temannya bernama Anang yang berasal dari Kabupaten Lamongan. “Tersangka mengambil barang tersebut dengan cara ranjau,” sambungnya.
Selain mengamankan tersangka dan barang bukti narkoba, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti lainnya. Yaitu, HP merek Xiaomi dan Honda Beat hitam bernopol S 6540 JBM. “Barang tersebut diamankan karena digunakan untuk melancarkan aksi tersangka dalam bertransaksi narkoba,” ujarnya.

Baca Juga :  Kreasi Menggambar Dimulai di Kota Kediri dan Nganjuk





Reporter: Karen Wibi
- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Satresnarkoba Polres Nganjuk menangkap M. Farroq Al Fahmi, 21, warga Desa Brengkok, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Dia ditangkap karena mengambil 5,14 gram narkoba sabu-sabu (SS) yang ditinggalkan pengedar di ruko Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk.
Menurut Kasubbag Humas Polres Nganjuk Iptu Supriyanto, penangkapan Farroq berawal dari laporan masyarakat. Warga curiga melihat seorang pria di depan ruko yang berada di Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk. Diduga pria tersebut sedang melakukan transaksi narkoba dengan sistem ranjau.
Mendapat informasi tersebut, polisi langsung bergerak cepat. Hasilnya, pada Sabtu (11/6) sekitar pukul 21.30, polisi berhasil mengamankan tersangka. “Tersangka ditangkap ketika masih berada di depan ruko,” tambahnya.
Ketika dibekuk polisi, Farroq sempat mengelak. Namun pihak kepolisian langsung melakukan penggeledahan kepada tersangka. Ketika digeledah, polisi berhasil menemukan SS seberat 5,14 gram.
Kristal putih tersebut diketahui disimpan di dalam plastik putih. Tidak hanya itu, untuk mengelabui petugas, tersangka juga menyimpan narkoba tersebut di bungkus rokok dan dimasukkan ke saku jaket sebelah kanan miliknya.
Setelah tertangkap basah, Farroq mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya. Dia baru mendapat SS dari temannya bernama Anang yang berasal dari Kabupaten Lamongan. “Tersangka mengambil barang tersebut dengan cara ranjau,” sambungnya.
Selain mengamankan tersangka dan barang bukti narkoba, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti lainnya. Yaitu, HP merek Xiaomi dan Honda Beat hitam bernopol S 6540 JBM. “Barang tersebut diamankan karena digunakan untuk melancarkan aksi tersangka dalam bertransaksi narkoba,” ujarnya.

Baca Juga :  Menangis, Ibu Peracun Pacar Asal Kediri Minta Maaf Hakim





Reporter: Karen Wibi

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/