23.7 C
Kediri
Sunday, June 26, 2022

Petugas Satpol PP Jaring Belasan Gepeng dan ODGJ

KOTA, JP Radar Kediri-Satpol PP menertibkan gelandangan dan pengemis (gepeng) serta orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) kemarin. Menggandeng polisi dan TNI, mereka menyisir sejumlah jalan protokol di Kota Kediri. Setelah diwarnai aksi kejar-kejaran, tim gabungan berhasil mengamankan belasan orang.

Razia dimulai sekitar 08.00. Tim gabungan yang berkumpul di kantor satpol PP Jl Veteran langsung dibagi menjadi tiga. Tiap tim menyisir kecamatan yang ditetapkan. Mulai Kecamatan Kota, Kecamatan Mojoroto, dan Kecamatan Pesantren.

Di wilayah Kota Kediri, tim menyisir Jl Ahmad Yani hingga ke Jl Airlangga, Jl Hayam Wuruk, dan sejumlah ruas jalan protokol lainnya. Di tiap traffic light, mereka langsung memeriksa sekeliling. Begitu ada gepeng atau ODGJ, tim langsung turun.

Baca Juga :  Pemkab Kediri Jamin Aman, UMKM Belum Terdampak

Aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan. Sebab, gepeng yang mangkal di sana langsung berlari saat melihat petugas satpol PP. Tidak sedikit gepeng yang meronta setelah tertangkap. “Sudah biasa seperti ini (kejar-kejaran dengan gepeng, Red),” kata Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Sentot Atmadi Wahyudi.

Lebih jauh Sentot menjelaskan, razia gabungan sengaja digelar untuk memberi kenyamanan kepada masyarakat. Serta, menciptakan ketertiban. Satpol menurut Sentot memutuskan untuk melakukan razia setelah melihat jumlah gepeng dan ODGJ terus bertambah.

Hingga pukul 09.30 kemarin, total ada 16 gepeng dan ODGJ yang diamankan. Dalam pemeriksaan, mayoritas gepeng membawa tanda pengenal. “Yang punya tanda pengenal akan dikembalikan ke daerah asal. Untuk warga Kota Kediri akan diserahkan ke keluarganya,” terang Sentot sembari menyebut mayoritas warga yang terjaring adalah orang luar kota.

Baca Juga :  Tak Kunjung Diambil, Mr X Segera Dikubur di Makam Dempul Lirboyo

Bagaimana dengan yang tidak punya identitas? Menurut Sentot mereka akan dibawa ke barak dinas sosial di Kelurahan Semampir. Kasi Rehabilitasi Sosial Tuna Susila Dinas Sosial Kota Kediri Sumarni menambahkan, mayoritas gepeng yang terjaring adalah wajah lama. “Sudah pernah terjaring dulu, sekarang ketangkap lagi,” sambung Sumarni sembari menyebut para gepeng juga akan diperiksa kesehatannya.






Reporter: Ilmidza Amalia Nadzira
- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri-Satpol PP menertibkan gelandangan dan pengemis (gepeng) serta orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) kemarin. Menggandeng polisi dan TNI, mereka menyisir sejumlah jalan protokol di Kota Kediri. Setelah diwarnai aksi kejar-kejaran, tim gabungan berhasil mengamankan belasan orang.

Razia dimulai sekitar 08.00. Tim gabungan yang berkumpul di kantor satpol PP Jl Veteran langsung dibagi menjadi tiga. Tiap tim menyisir kecamatan yang ditetapkan. Mulai Kecamatan Kota, Kecamatan Mojoroto, dan Kecamatan Pesantren.

Di wilayah Kota Kediri, tim menyisir Jl Ahmad Yani hingga ke Jl Airlangga, Jl Hayam Wuruk, dan sejumlah ruas jalan protokol lainnya. Di tiap traffic light, mereka langsung memeriksa sekeliling. Begitu ada gepeng atau ODGJ, tim langsung turun.

Baca Juga :  PUPR Berencana Lakukan Perbaikan Jalan Semen-Mojo Tahun Ini

Aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan. Sebab, gepeng yang mangkal di sana langsung berlari saat melihat petugas satpol PP. Tidak sedikit gepeng yang meronta setelah tertangkap. “Sudah biasa seperti ini (kejar-kejaran dengan gepeng, Red),” kata Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Sentot Atmadi Wahyudi.

Lebih jauh Sentot menjelaskan, razia gabungan sengaja digelar untuk memberi kenyamanan kepada masyarakat. Serta, menciptakan ketertiban. Satpol menurut Sentot memutuskan untuk melakukan razia setelah melihat jumlah gepeng dan ODGJ terus bertambah.

Hingga pukul 09.30 kemarin, total ada 16 gepeng dan ODGJ yang diamankan. Dalam pemeriksaan, mayoritas gepeng membawa tanda pengenal. “Yang punya tanda pengenal akan dikembalikan ke daerah asal. Untuk warga Kota Kediri akan diserahkan ke keluarganya,” terang Sentot sembari menyebut mayoritas warga yang terjaring adalah orang luar kota.

Baca Juga :  Pemkab Kediri Jamin Aman, UMKM Belum Terdampak

Bagaimana dengan yang tidak punya identitas? Menurut Sentot mereka akan dibawa ke barak dinas sosial di Kelurahan Semampir. Kasi Rehabilitasi Sosial Tuna Susila Dinas Sosial Kota Kediri Sumarni menambahkan, mayoritas gepeng yang terjaring adalah wajah lama. “Sudah pernah terjaring dulu, sekarang ketangkap lagi,” sambung Sumarni sembari menyebut para gepeng juga akan diperiksa kesehatannya.






Reporter: Ilmidza Amalia Nadzira

Artikel Terkait

Most Read

Megengan Pandemi

Sembadra Karya


Artikel Terbaru

/