26.7 C
Kediri
Monday, July 4, 2022

Ditinggal ke Sawah, Rumah Terbakar

PRAMBON, JP Radar Nganjuk- Apes dialami Sugeng Hariyanto, 56, warga Dusun Gedongsari, Desa Tanjungtani, Kecamatan Prambon ludes dilalap si jago merah Jumat (8/10) siang. Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Saat kejadian, Sugeng sedang di sawah. Sehingga, rumah dalam kondisi kosong.

Pertama kali yang mengetahui kebakaran itu adalah Retno Winarsih, 49, tetangga korban. Dia kaget saat melihat asap mengepul dari rumah Sugeng. Setelah dicek ternyata api sudah berkobar di rumah Sugeng. Retno langsung berteriak meminta pertolongan. “Kebakaran… kebakaran… kebakaran,” teriak Retno.

Sayang, api terlalu besar. Warga tidak berani mendekat untuk memadamkan api. Kejadian itu akhirnya dilaporkan ke perangkat desa. Kemudian, diteruskan ke Damkar Kabupaten Nganjuk. “Pak Sugeng sedang tidak ada di rumah. Dia masih di sawah,” ujar Retno.

Baca Juga :  Puluhan Pelajar Alami Kecelakaan

Sekitar 20 menit, petugas Damkar Kabupaten Nganjuk datang ke tempat kejadian perkara. Petugas berusaha keras memadamkan api. Sayang, karena api terlalu besar, rumah Sugeng ludes dilalap si jago merah beserta isinya. Dua sepeda motor, dua sepeda, lemari, kasur, dan televisi ikut terbakar. Bahkan, belasan ayam di kandang juga ikut terbakar.  

Damkar dengan dibantu warga akhirnya berhasil memadamkan api sekitar 1,5 jam. Sehingga, api tidak sempat merembet ke rumah warga. “Kerugian sekitar 50 juta,” ujar Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk Samsul Huda.

Selain petugas Damkar Kabupaten Nganjuk, Polsek Prambon juga datang ke TKP. Olah TKP dilakukan untuk mengetahui penyebab kebakaran. “Kemungkinan penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,” ujar Samsul.

Baca Juga :  Polisi Kembali Buka Kasus Pembunuhan Binti di Badas
- Advertisement -

PRAMBON, JP Radar Nganjuk- Apes dialami Sugeng Hariyanto, 56, warga Dusun Gedongsari, Desa Tanjungtani, Kecamatan Prambon ludes dilalap si jago merah Jumat (8/10) siang. Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Saat kejadian, Sugeng sedang di sawah. Sehingga, rumah dalam kondisi kosong.

Pertama kali yang mengetahui kebakaran itu adalah Retno Winarsih, 49, tetangga korban. Dia kaget saat melihat asap mengepul dari rumah Sugeng. Setelah dicek ternyata api sudah berkobar di rumah Sugeng. Retno langsung berteriak meminta pertolongan. “Kebakaran… kebakaran… kebakaran,” teriak Retno.

Sayang, api terlalu besar. Warga tidak berani mendekat untuk memadamkan api. Kejadian itu akhirnya dilaporkan ke perangkat desa. Kemudian, diteruskan ke Damkar Kabupaten Nganjuk. “Pak Sugeng sedang tidak ada di rumah. Dia masih di sawah,” ujar Retno.

Baca Juga :  Polisi Kembali Buka Kasus Pembunuhan Binti di Badas

Sekitar 20 menit, petugas Damkar Kabupaten Nganjuk datang ke tempat kejadian perkara. Petugas berusaha keras memadamkan api. Sayang, karena api terlalu besar, rumah Sugeng ludes dilalap si jago merah beserta isinya. Dua sepeda motor, dua sepeda, lemari, kasur, dan televisi ikut terbakar. Bahkan, belasan ayam di kandang juga ikut terbakar.  

Damkar dengan dibantu warga akhirnya berhasil memadamkan api sekitar 1,5 jam. Sehingga, api tidak sempat merembet ke rumah warga. “Kerugian sekitar 50 juta,” ujar Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk Samsul Huda.

Selain petugas Damkar Kabupaten Nganjuk, Polsek Prambon juga datang ke TKP. Olah TKP dilakukan untuk mengetahui penyebab kebakaran. “Kemungkinan penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,” ujar Samsul.

Baca Juga :  Belok Mendadak, Braaakkk....!

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/