23.1 C
Kediri
Monday, August 15, 2022

Satreskrim Polres Nganjuk Tangkap Buronan Pembacokan di Babadan

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Satreskrim Polres Nganjuk berhasil menangkap buronan pembacokan. Dia adalah Trio Pamular Utomo, 21, warga Desa Balongasem, Kecamatan Lengkong. Trio merupakan buronan yang pernah melakukan pembacokan di Desa Babadan, Kecamatan Patianrowo 13 November 2021.
“Tersangka berhasil kami tangkap setelah sebelumnya sempat melarikan diri ke luar kota,” terang Kasatreskrim Polres Nganjuk AKP I Gusti Agung Ananta Pratama kemarin.
Pria asal Pulau Dewata itu mengatakan, Trio ditangkap setelah ada laporan dari masyarakat. Dalam laporan tersebut, masyarakat mengatakan, jika tersangka pulang ke rumahnya beberapa hari yang lalu.
Mendapat laporan tersebut, polisi langsung bergerak cepat. Polisi menggerebek tersangka di rumahnya Kamis lalu (7/7). “Tersangka pulang setelah bekerja di luar kota,” tambah Gusti.
Namun sayang, polisi hanya berhasil mengamankan tersangka Trio. Sedangkan rekannya, Ipan Rusdianto, 25, warga Desa Ngringin, Kecamatan Lengkong berhasil melarikan diri.
Gusti mengatakan, pembacokan tersebut dilakukan oleh Trio dan Ipan dengan sasaran korban secara acak. Diketahui, otak dari aksi pembacokan tersebut adalah Ipan. Dari penuturan Trio, Ipan sering memiliki masalah pribadi dengan keluarganya. Untuk melampiaskan hal tersebut, Ipan akan mencari korban di jalanan yang nantinya akan dibacok. “Kami akan cari tersangka lainnya hingga mendapat hukuman yang setimpal,” sambungnya.
Gusti meneruskan, pembacokan tersebut dilakukan oleh Trio dan Ipan dengan sasaran korban secara acak. Diketahui, otak dari aksi pembacokan tersebut adalah Ipan. Dari penuturan Trio, Ipan sering memiliki masalah pribadi dengan keluarganya. Untuk melampiaskan hal tersebut, Ipan akan mencari korban di jalanan yang nantinya akan dibacok. “Kami akan cari tersangka lainnya hingga mendapat hukuman yang setimpal,” ujarnya.
Ketika ditanya terkait kasus pembacokan yang terjadi di Desa Tirtobening, Kecamatan Patianrowo Senin malam (4/7), Gusti menjelaskan bahwa Trio dan Ipan ada kaitannya dengan kasus tersebut.
Tidak hanya yang terjadi di Kecamatan Patianrowo, bapak tiga anak tersebut juga mengatakan bahwa kedua pelaku juga merupakan pelaku pembacokan yang terjadi di Desa/Kecamatan Ngronggot Selasa lalu (5/7). “Pelaku juga sempat kabur ketika hendak ditangkap saat polisi melakukan razia di Kelurahan Warujayeng,” tambahnya.
Walaupun demikian, polisi masih terus mendalami kasus tersebut. Karena sejak beberapa hari yang lalu, Trio masih menjelaskan beberapa keterangan yang berbeda.
Sementara itu, Trio mengakui bahwa dirinya menjadi salah satu aksi pembacokan tersebut. Namun demikian, dirinya mengaku bahwa dia yang membonceng. Sedangkan, Ipan yang membacok. “Saya tidak pernah membacok,” ungkapnya.
Dalam beberapa aksi pembacokan tersebut, Trio mengatakan bahwa dirinya selalu diajak oleh Ipan. “Saya menyesal,” tambahnya.
Untuk diketahui, aksi pembacokan terjadi di Desa Babadan, Kecamatan Lengkong 13 November 2021. Pembacokan tersebut dilakukan oleh Ipan sebagai eksekutor dan Trio sebagai pembonceng.
Mereka melakukan pembacokan kepada dua korban bernama M. Farid Nurrahim, 15, warga Desa Pinggir, Kecamatan Lengkong, dan temannya M. Zaki Saputra, 16, warga Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang.
Pembacokan tersebut diketahui dilakukan oleh Trio dan Ipan sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, diketahui kedua korban sedang dalam perjalanan ke Kecamatan Kertosono.
Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba saja kedua korban dipepet oleh Ipan dan Trio yang menggunakan sepeda motor Honda Vario hitam. Tanpa basa-basi, Ipan langsung membacok kedua korban. Alhasil, Farid mengalami luka di bagian lengan kanan, sedangkan korban Zaki mengalami luka robek di bagian punggung.

Baca Juga :  Harus Seizin Polisi





Reporter: Karen Wibi
- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Satreskrim Polres Nganjuk berhasil menangkap buronan pembacokan. Dia adalah Trio Pamular Utomo, 21, warga Desa Balongasem, Kecamatan Lengkong. Trio merupakan buronan yang pernah melakukan pembacokan di Desa Babadan, Kecamatan Patianrowo 13 November 2021.
“Tersangka berhasil kami tangkap setelah sebelumnya sempat melarikan diri ke luar kota,” terang Kasatreskrim Polres Nganjuk AKP I Gusti Agung Ananta Pratama kemarin.
Pria asal Pulau Dewata itu mengatakan, Trio ditangkap setelah ada laporan dari masyarakat. Dalam laporan tersebut, masyarakat mengatakan, jika tersangka pulang ke rumahnya beberapa hari yang lalu.
Mendapat laporan tersebut, polisi langsung bergerak cepat. Polisi menggerebek tersangka di rumahnya Kamis lalu (7/7). “Tersangka pulang setelah bekerja di luar kota,” tambah Gusti.
Namun sayang, polisi hanya berhasil mengamankan tersangka Trio. Sedangkan rekannya, Ipan Rusdianto, 25, warga Desa Ngringin, Kecamatan Lengkong berhasil melarikan diri.
Gusti mengatakan, pembacokan tersebut dilakukan oleh Trio dan Ipan dengan sasaran korban secara acak. Diketahui, otak dari aksi pembacokan tersebut adalah Ipan. Dari penuturan Trio, Ipan sering memiliki masalah pribadi dengan keluarganya. Untuk melampiaskan hal tersebut, Ipan akan mencari korban di jalanan yang nantinya akan dibacok. “Kami akan cari tersangka lainnya hingga mendapat hukuman yang setimpal,” sambungnya.
Gusti meneruskan, pembacokan tersebut dilakukan oleh Trio dan Ipan dengan sasaran korban secara acak. Diketahui, otak dari aksi pembacokan tersebut adalah Ipan. Dari penuturan Trio, Ipan sering memiliki masalah pribadi dengan keluarganya. Untuk melampiaskan hal tersebut, Ipan akan mencari korban di jalanan yang nantinya akan dibacok. “Kami akan cari tersangka lainnya hingga mendapat hukuman yang setimpal,” ujarnya.
Ketika ditanya terkait kasus pembacokan yang terjadi di Desa Tirtobening, Kecamatan Patianrowo Senin malam (4/7), Gusti menjelaskan bahwa Trio dan Ipan ada kaitannya dengan kasus tersebut.
Tidak hanya yang terjadi di Kecamatan Patianrowo, bapak tiga anak tersebut juga mengatakan bahwa kedua pelaku juga merupakan pelaku pembacokan yang terjadi di Desa/Kecamatan Ngronggot Selasa lalu (5/7). “Pelaku juga sempat kabur ketika hendak ditangkap saat polisi melakukan razia di Kelurahan Warujayeng,” tambahnya.
Walaupun demikian, polisi masih terus mendalami kasus tersebut. Karena sejak beberapa hari yang lalu, Trio masih menjelaskan beberapa keterangan yang berbeda.
Sementara itu, Trio mengakui bahwa dirinya menjadi salah satu aksi pembacokan tersebut. Namun demikian, dirinya mengaku bahwa dia yang membonceng. Sedangkan, Ipan yang membacok. “Saya tidak pernah membacok,” ungkapnya.
Dalam beberapa aksi pembacokan tersebut, Trio mengatakan bahwa dirinya selalu diajak oleh Ipan. “Saya menyesal,” tambahnya.
Untuk diketahui, aksi pembacokan terjadi di Desa Babadan, Kecamatan Lengkong 13 November 2021. Pembacokan tersebut dilakukan oleh Ipan sebagai eksekutor dan Trio sebagai pembonceng.
Mereka melakukan pembacokan kepada dua korban bernama M. Farid Nurrahim, 15, warga Desa Pinggir, Kecamatan Lengkong, dan temannya M. Zaki Saputra, 16, warga Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang.
Pembacokan tersebut diketahui dilakukan oleh Trio dan Ipan sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, diketahui kedua korban sedang dalam perjalanan ke Kecamatan Kertosono.
Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba saja kedua korban dipepet oleh Ipan dan Trio yang menggunakan sepeda motor Honda Vario hitam. Tanpa basa-basi, Ipan langsung membacok kedua korban. Alhasil, Farid mengalami luka di bagian lengan kanan, sedangkan korban Zaki mengalami luka robek di bagian punggung.

Baca Juga :  Berdalih Salah Ambil, Curi Cabai Empat Kilo





Reporter: Karen Wibi

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/