24.3 C
Kediri
Wednesday, June 29, 2022

Tertabrak Sepeda Motor, Balita asal Pare Meninggal di RS

PARE, JP Radar Kediri– Kecelakaan maut melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Desa Tertek, Kecamatan Pare. Insiden Rabu itu (9/2) mengakibatkan Caca Andriani, 3, warga Gedangsewu, Pare tewas. Balita ini meninggal di Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK).

“Korban mengalami luka berat, memar di bagian kepala,” jelas Kanitlaka Satlantas Polres Kediri Ipda Aris Widiarto kemarin.

Dia menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika Yamaha Vixion AG 3054 EAM yang dikendarai Muhammad David Ariyan Saputra, 17, melaju dari arah barat. Pemuda asal Dusun Jatirejo, Desa Damarwulan, Kecamatan Kepung ini diduga melaju dengan kecepatan tinggi.

Sampai di tempat kejadian perkara (TKP), David tidak mengetahui sepeda motor Yamaha Mio yang dikendarai Khoirul Anwar, 22, membonceng Adria Purwati, 21, istrinya, dan Caca, anaknya, sedang menyeberang.

Baca Juga :  Curi Uang untuk Bayar Utang

Karena tidak bisa menghindar, sepeda motor bernomor polisi AG 3059 GK itu tertabrak dari samping. “Benturan keras ini membuat kedua pengendara terjatuh,” ungkap Aris.

Akibat peristiwa itu, kedua pengendara jatuh di jalan aspal. Selanjutnya, kecelakaan warga ke Satlantas Polres Kediri. Mendapatkan laporan tersebut, anggota satlantas langsung menuju TKP dan membawa korban ke RSUD Pare (RSKK).  

Dari pemeriksaan petugas rumah sakit, pengendara David mengalami luka patah kaki kanan dan bibir robek. Sedangkan, Khoirul Anwar luka kaki kanan robek, Siska Adria kaki kanan patah, dan Caca meninggal dunia di rumah sakit. 

“Saat ini jenazah kita serahkan ke keluarganya dan kendaraan terlibat sudah kami amankan di kantor Satlantas Polres Kediri,” pungkas Aris. (ara/ndr)

Baca Juga :  Pecah Ban, Toyota Avanza Terlempar ke Sawah

 

 

 

- Advertisement -

PARE, JP Radar Kediri– Kecelakaan maut melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Desa Tertek, Kecamatan Pare. Insiden Rabu itu (9/2) mengakibatkan Caca Andriani, 3, warga Gedangsewu, Pare tewas. Balita ini meninggal di Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK).

“Korban mengalami luka berat, memar di bagian kepala,” jelas Kanitlaka Satlantas Polres Kediri Ipda Aris Widiarto kemarin.

Dia menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika Yamaha Vixion AG 3054 EAM yang dikendarai Muhammad David Ariyan Saputra, 17, melaju dari arah barat. Pemuda asal Dusun Jatirejo, Desa Damarwulan, Kecamatan Kepung ini diduga melaju dengan kecepatan tinggi.

Sampai di tempat kejadian perkara (TKP), David tidak mengetahui sepeda motor Yamaha Mio yang dikendarai Khoirul Anwar, 22, membonceng Adria Purwati, 21, istrinya, dan Caca, anaknya, sedang menyeberang.

Baca Juga :  Pelaku Bacok Singonegaran: Dirawat dengan Tangan Diborgol

Karena tidak bisa menghindar, sepeda motor bernomor polisi AG 3059 GK itu tertabrak dari samping. “Benturan keras ini membuat kedua pengendara terjatuh,” ungkap Aris.

Akibat peristiwa itu, kedua pengendara jatuh di jalan aspal. Selanjutnya, kecelakaan warga ke Satlantas Polres Kediri. Mendapatkan laporan tersebut, anggota satlantas langsung menuju TKP dan membawa korban ke RSUD Pare (RSKK).  

Dari pemeriksaan petugas rumah sakit, pengendara David mengalami luka patah kaki kanan dan bibir robek. Sedangkan, Khoirul Anwar luka kaki kanan robek, Siska Adria kaki kanan patah, dan Caca meninggal dunia di rumah sakit. 

“Saat ini jenazah kita serahkan ke keluarganya dan kendaraan terlibat sudah kami amankan di kantor Satlantas Polres Kediri,” pungkas Aris. (ara/ndr)

Baca Juga :  Kisah Suhadi usai Kebakaran yang Hanguskan 3 Mobilnya

 

 

 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/