27 C
Kediri
Friday, August 12, 2022

Buang Bayi di Kamar Mandi Tetangga, Ibu Asal Kandangan Tak Ditahan

KANDANGAN, JP Radar Kediri – Polisi tidak menahan Ani, 39, yang diduga membuang bayinya di timba kamar mandi tetangga. Kemarin, janda dua anak asal Kecamatan Kandangan telah pulang dari puskesmas.

Dia membawa serta bayinya. Bayi laki-laki itu dalam keadaan sehat. Bobotnya 3,5 kilogram (kg) dan panjang sekitar 50 sentimeter (cm). Saat ini, Ani merawat anak ketiganya tersebut di rumah. 

Kapolsek Kandangan Iptu Gatot Pesantoro mengatakan, tidak menahan karena bersikap kooperatif. Selain itu, Ani masih mengasuh dua anak. Salah satunya masih kecil. Anak-anak itu butuh perawatan ibunya. “(Jika ditahan) nanti yang merawat siapa,” ujarnya dengan nada tanya.

Meski begitu, penyelidikan kasus ini terus dilakukan. Hasilnya akan diungkapkan dalam gelar perkara. “Kita tunggu saja,” imbuhnya.

Baca Juga :  Satreskrim Akan Minta Pertimbangan Saksi Ahli

Lalu bagaimana dengan Tuwari, 31, yang menghamili Ani? Kapolsek mengungkapkan, pemuda yang tinggal satu RT dengan Ani di Medowo itu juga tidak ditahan. Alasannya, dia juga berperilaku kooperatif.

Dalam perkara ini, Gatot menuturkan, pihaknya mengedepankan pengambilan keputusan secara musyawarah. Perangkat desa dan keluarga Tuwari serta Ani sudah diminta berunding. “Pihak pria sudah mau bertanggungjawab penuh,” ungkap perwira Polri ini.

Gatot mengungkapkan, tinggal di satu rukun tetangga (RT), Ani dan Tuwari menjalin asmara sejak 2019. Itu setelah Ani cerai dengan suaminya. Sejoli ini bertemu ketika Tuwari yang berdagang jajan (makanan kecil) memasarkannya ke toko peracangan Ani. 

Hubungan keduanya mengakibatkan Ani hamil. Dia baru memberitahu Tuwari saat kandungannya 7 bulan. “Beberapa kali Ani punya ide untuk menggugurkan namun Tuwari melarang dengan alasan akan bertanggungjawab,” tambah Gatot.

Baca Juga :  2 Bocah Tewas Tenggelam

Sayang, ketika dikonfirmasi di rumahnya kemarin, Ani menolak memberi keterangan. Salah satu anaknya mengatakan, ibunya tak mau menemui. “Silakan tanya polsek saja,” ucap anak perempuan Ani yang ditemui di rumahnya.

Seperti diberitakan, Adi Waluyo, 48, tetangga Ani, menemukan bayi yang ditinggal di timba dalam kamar mandi tetangganya yang sedang bepergian (8/3). Ani pun sempat datang ke rumah itu. Bahkan, dia yang membersihkan dan memberi ASI. Polisi curiga lalu memeriksa Ani. Saat itulah ia baru mengaku itu bayinya. (c4/ndr)

- Advertisement -

KANDANGAN, JP Radar Kediri – Polisi tidak menahan Ani, 39, yang diduga membuang bayinya di timba kamar mandi tetangga. Kemarin, janda dua anak asal Kecamatan Kandangan telah pulang dari puskesmas.

Dia membawa serta bayinya. Bayi laki-laki itu dalam keadaan sehat. Bobotnya 3,5 kilogram (kg) dan panjang sekitar 50 sentimeter (cm). Saat ini, Ani merawat anak ketiganya tersebut di rumah. 

Kapolsek Kandangan Iptu Gatot Pesantoro mengatakan, tidak menahan karena bersikap kooperatif. Selain itu, Ani masih mengasuh dua anak. Salah satunya masih kecil. Anak-anak itu butuh perawatan ibunya. “(Jika ditahan) nanti yang merawat siapa,” ujarnya dengan nada tanya.

Meski begitu, penyelidikan kasus ini terus dilakukan. Hasilnya akan diungkapkan dalam gelar perkara. “Kita tunggu saja,” imbuhnya.

Baca Juga :  Upaya Warga Desa Jlumbang dan Gusdurian Pare Cegah Penularan Covid-19

Lalu bagaimana dengan Tuwari, 31, yang menghamili Ani? Kapolsek mengungkapkan, pemuda yang tinggal satu RT dengan Ani di Medowo itu juga tidak ditahan. Alasannya, dia juga berperilaku kooperatif.

Dalam perkara ini, Gatot menuturkan, pihaknya mengedepankan pengambilan keputusan secara musyawarah. Perangkat desa dan keluarga Tuwari serta Ani sudah diminta berunding. “Pihak pria sudah mau bertanggungjawab penuh,” ungkap perwira Polri ini.

Gatot mengungkapkan, tinggal di satu rukun tetangga (RT), Ani dan Tuwari menjalin asmara sejak 2019. Itu setelah Ani cerai dengan suaminya. Sejoli ini bertemu ketika Tuwari yang berdagang jajan (makanan kecil) memasarkannya ke toko peracangan Ani. 

Hubungan keduanya mengakibatkan Ani hamil. Dia baru memberitahu Tuwari saat kandungannya 7 bulan. “Beberapa kali Ani punya ide untuk menggugurkan namun Tuwari melarang dengan alasan akan bertanggungjawab,” tambah Gatot.

Baca Juga :  Kentalnya Toleransi Antarumat Beragama di Medowo, Kandangan¬†(1)

Sayang, ketika dikonfirmasi di rumahnya kemarin, Ani menolak memberi keterangan. Salah satu anaknya mengatakan, ibunya tak mau menemui. “Silakan tanya polsek saja,” ucap anak perempuan Ani yang ditemui di rumahnya.

Seperti diberitakan, Adi Waluyo, 48, tetangga Ani, menemukan bayi yang ditinggal di timba dalam kamar mandi tetangganya yang sedang bepergian (8/3). Ani pun sempat datang ke rumah itu. Bahkan, dia yang membersihkan dan memberi ASI. Polisi curiga lalu memeriksa Ani. Saat itulah ia baru mengaku itu bayinya. (c4/ndr)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/