28.9 C
Kediri
Thursday, July 7, 2022

Pelaku Cabuli Banyak Korban, Psikiater Bakal Ungkap Kondisi Jiwanya

KOTA, JP Radar Kediri – Banyaknya korban pencabulan yang dilakukan tersangka Bima Naufal membuat polisi terus memperdalam penyelidikan. Mereka berusaha mengembangkan penyelidikan kepada korban lain dari pemuda asal Mojo tersebut.

Hanya, polisi sementara ini menunggu datangnya laporan dari korban yang lain. “Apabila ada dari korban yang melaporkan lagi tentu akan kami proses juga,” terang Kasatreskrim Polres Kediri Kota AKP I Gusti Agung Ananta kemarin (7/6).

Sebelumnya, tersangka Bima dilaporkan karena telah melakukan pencabulan pada gadis di bawah umur. Setelah ditangkap, terungkap korban dari pemuda ini jumlahnya lebih dari satu. Total ada 8 gadis yang semuanya di bawah umur yang jadi korbannya.

Soal kondisi kejiwaan pelaku, Agung mengatakan tak bisa menjelaskan secara spesifik. Karena untuk hal itu menjadi ranah bagi ahli psikologi. Rencananya polisi akan membawa pelaku untuk diperiksa psikiater. Sekaligus berusaha mengungkap kondisi  kejiwaan pelaku.

Baca Juga :  Polisi Tes Narkoba, Hasilnya?

Agung menjelaskan bahwa saat ini petugas fokus mencari fakta persetubuhan yang dilakukan oleh Bima terhadap korban yang melapor. Mulai dari lokasi hingga barang bukti saat dilakukan persetubuhan.

“Seperti yang dijelaskan Pak Kapolresta (dalam rilis), barang bukti yang diamankan adalah pakaian yang dipakai korban yang melapor,” imbuh lelaki berpangkat tiga balok di pundaknya itu.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan polisi, Bima mengakui bahwa sudah melakukan pencabulan kepada delapan gadis. Rata-rata dilakukan pencabulan serta ada yang juga dilakukan persetubuhan.

“Mengaku bahwa beberapa dilakukan persetubuhan lebih dari satu kali,” imbuh Agung.

Ditanya soal korban lain yang belum melapor, Agung menjelaskan bahwa petugas tetap akan mendalaminya. Namun tidak bisa langsung melakukan pemeriksaan sebagai korban. Terutama apabila tidak atau belum melaporkan kejadian tersebut.

Baca Juga :  Dugaan Aksi Teror pada Kiai di Pondok Ploso, Ini Ulasannya

“Penyelidikan dari pengakuan tersangka dan korban yang melapor bersama saksi juga terus didalami,” papar Agung.

Bima diamankan oleh Satreskrim Polres Kediri Kota pada Rabu (3/6) malam saat berada di teras rumahnya. Ia diamankan setelah keluarga salah satu korbannya yang berusia 16 tahun melapor ke polisi.

Kini Bima masih berada di ruang tahanan Polres Kediri Kota untuk menjalani proses pendalaman penyidikan untuk kasus pencabulan dan persetubuhan. Ia dapat dijerat dengan Pasal 81 Ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.

 

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri – Banyaknya korban pencabulan yang dilakukan tersangka Bima Naufal membuat polisi terus memperdalam penyelidikan. Mereka berusaha mengembangkan penyelidikan kepada korban lain dari pemuda asal Mojo tersebut.

Hanya, polisi sementara ini menunggu datangnya laporan dari korban yang lain. “Apabila ada dari korban yang melaporkan lagi tentu akan kami proses juga,” terang Kasatreskrim Polres Kediri Kota AKP I Gusti Agung Ananta kemarin (7/6).

Sebelumnya, tersangka Bima dilaporkan karena telah melakukan pencabulan pada gadis di bawah umur. Setelah ditangkap, terungkap korban dari pemuda ini jumlahnya lebih dari satu. Total ada 8 gadis yang semuanya di bawah umur yang jadi korbannya.

Soal kondisi kejiwaan pelaku, Agung mengatakan tak bisa menjelaskan secara spesifik. Karena untuk hal itu menjadi ranah bagi ahli psikologi. Rencananya polisi akan membawa pelaku untuk diperiksa psikiater. Sekaligus berusaha mengungkap kondisi  kejiwaan pelaku.

Baca Juga :  Luasnya Manfaat Bandara

Agung menjelaskan bahwa saat ini petugas fokus mencari fakta persetubuhan yang dilakukan oleh Bima terhadap korban yang melapor. Mulai dari lokasi hingga barang bukti saat dilakukan persetubuhan.

“Seperti yang dijelaskan Pak Kapolresta (dalam rilis), barang bukti yang diamankan adalah pakaian yang dipakai korban yang melapor,” imbuh lelaki berpangkat tiga balok di pundaknya itu.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan polisi, Bima mengakui bahwa sudah melakukan pencabulan kepada delapan gadis. Rata-rata dilakukan pencabulan serta ada yang juga dilakukan persetubuhan.

“Mengaku bahwa beberapa dilakukan persetubuhan lebih dari satu kali,” imbuh Agung.

Ditanya soal korban lain yang belum melapor, Agung menjelaskan bahwa petugas tetap akan mendalaminya. Namun tidak bisa langsung melakukan pemeriksaan sebagai korban. Terutama apabila tidak atau belum melaporkan kejadian tersebut.

Baca Juga :  Di Mojo, Ada Pohon Natal dari Puluhan Kilogram Jagung dan Rambutan

“Penyelidikan dari pengakuan tersangka dan korban yang melapor bersama saksi juga terus didalami,” papar Agung.

Bima diamankan oleh Satreskrim Polres Kediri Kota pada Rabu (3/6) malam saat berada di teras rumahnya. Ia diamankan setelah keluarga salah satu korbannya yang berusia 16 tahun melapor ke polisi.

Kini Bima masih berada di ruang tahanan Polres Kediri Kota untuk menjalani proses pendalaman penyidikan untuk kasus pencabulan dan persetubuhan. Ia dapat dijerat dengan Pasal 81 Ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.

 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/