28.9 C
Kediri
Thursday, July 7, 2022

Polisi Bongkar Makam Mrs X di Jogomerto, Tanjunganom

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Teka-teki Mrs X yang meninggal dunia di ladang jagung Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom pada 2 Oktober, akhirnya terungkap. Dia adalah Afif Nurochman, 36, warga Desa Sumberkepuh, Kecamatan Tanjunganom. Identitas korban terungkap setelah pihak kepolisian melakukan tes Deoxyribonucleic Acid (DNA). “Hasil tes DNA dari Labfor Polri menyebutkan jika Mrs X adalah Afif Nurochman,” tandas Kapolsek Warujayeng Kompol Masherly Sutrisno kemarin.

Dengan terungkapnya identitas korban, pihak keluarga meminta agar makam dipindah dari Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Jogomerto ke TPU Desa Sumberkepuh. Kemarin, sekitar pukul 07.00 WIB, polisi dan warga membongkar makam Afif. Butuh waktu sekitar empat jam untuk membongkar makam Afif. Kemudian, jenazah dipindah ke TPU Desa Jogomerto.

Baca Juga :  Kasus Mercon Maut di Pagu: Polisi Kirim Bubuk Peledak ke Labfor

Terkait penyebab kematian, Herly mengatakan, tidak ada bekas penganiayaan di tubuh Afif. Diduga dia meninggal dunia karena dehidrasi. Apalagi, saat itu dia mengalami epilepsi.

Untuk diketahui, warga Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom sempat gempar pada 2 Oktober 2021. Saat itu, Murdiyat, 55, warga setempat menemukan wanita tanpa identitas meninggal di tengah ladang jagung. Sayang, saat ditemukan, tidak ada warga yang mengaku mengenal. Bahkan, keluarga korban saat itu juga tidak mengenali jika Mrs X itu adalah Afif.

Karena itu, polisi akhirnya memutuskan untuk memakamkan Afif di TPU Jogomerto. Lalu, tes DNA dilakukan untuk mengungkap identitas korban.

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Teka-teki Mrs X yang meninggal dunia di ladang jagung Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom pada 2 Oktober, akhirnya terungkap. Dia adalah Afif Nurochman, 36, warga Desa Sumberkepuh, Kecamatan Tanjunganom. Identitas korban terungkap setelah pihak kepolisian melakukan tes Deoxyribonucleic Acid (DNA). “Hasil tes DNA dari Labfor Polri menyebutkan jika Mrs X adalah Afif Nurochman,” tandas Kapolsek Warujayeng Kompol Masherly Sutrisno kemarin.

Dengan terungkapnya identitas korban, pihak keluarga meminta agar makam dipindah dari Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Jogomerto ke TPU Desa Sumberkepuh. Kemarin, sekitar pukul 07.00 WIB, polisi dan warga membongkar makam Afif. Butuh waktu sekitar empat jam untuk membongkar makam Afif. Kemudian, jenazah dipindah ke TPU Desa Jogomerto.

Baca Juga :  Uang Rp 20 Juta Ditukar Pembalut

Terkait penyebab kematian, Herly mengatakan, tidak ada bekas penganiayaan di tubuh Afif. Diduga dia meninggal dunia karena dehidrasi. Apalagi, saat itu dia mengalami epilepsi.

Untuk diketahui, warga Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom sempat gempar pada 2 Oktober 2021. Saat itu, Murdiyat, 55, warga setempat menemukan wanita tanpa identitas meninggal di tengah ladang jagung. Sayang, saat ditemukan, tidak ada warga yang mengaku mengenal. Bahkan, keluarga korban saat itu juga tidak mengenali jika Mrs X itu adalah Afif.

Karena itu, polisi akhirnya memutuskan untuk memakamkan Afif di TPU Jogomerto. Lalu, tes DNA dilakukan untuk mengungkap identitas korban.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/