27 C
Kediri
Friday, August 12, 2022

Razia Kos, Temukan 3 Pasangan

KEDIRI KOTA – Penertiban tempat kos guna mencegah adanya tindakan yang tak diinginkan terus dilakukan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri.

Sabtu (2/12) hingga Minggu (3/11) dini hari, petugas melakukan penyisiran bahkan di 13 titik tempat-tempat rawan kejadian tersebut. Sembilan di antaranya merupakan rumah kos, sedangkan empat sisanya adalah warung juga tempat hiburan malam.

“Kita lakukan operasi fajar dua hari berturut-turut,” terang Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Kabid Trantibum) Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid.

Dimulai Sabtu sekitar pukul 02.30 WIB petugas menyisir salah satu rumah kos di Jalan Dewi Sartika, Lingkungan Grogol, Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Kota, Kota Kediri.

Di sana ditemukan satu pasangan bukan suami istri yang berduaan di dalam kamar. Mereka adalah An, 18, warga Kelurahan Bujel, dan Nov, 19, warga Kelurahan Balowerti, Kecamatan Kota, Kota Kediri. Tak hanya itu, di kamar lain masih di rumah kos yang sama petugas juga mendapati seorang lelaki tanpa identitas, dengan barang bukti botol minuman keras (miras) merek whisky di kamarnya. Ia adalah Mar, 27, asal Pasar Wage, Nganjuk. Ketiganya pun dibawa petugas untuk diperiksa.

Baca Juga :  Ciduk Enam Anak Jalanan, Satpol PP Kediri Sita Miras

Petugas kembali melakukan razia pada malam harinya, kurang lebih sekitar pukul 20.00 WIB. Kali ini ada delapan rumah kos yang disasar. Setelah menyisir lima rumah kos di Lingkungan Tirtoudan, Kelurahan Tosaren, dengan hasil nihil, petugas menjaring kemudian menjaring satu pasangan bukan suami istri di Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Pasangan tersebut adalah Ok, 19, warga Kelurahan Tosaren, dengan Luk, 21, warga Kelurahan Ketami, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Kemudian di Kelurahan Bandarkidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, petugas juga menjaring pasangan bukan suami istri.

Mereka adalah Sam, 22, warga Desa/Kecamatan/Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang sedang bersama dengan seorang pria bernama Az, 24, warga Desa Bukateja, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Kedua pasangan tersebut lantas dibawa ke Mako Satpol PP untuk didata juga dibina bersama dengan satu pasang sebelumnya.

Pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.30 WIB, petugas giliran menyisir tempat hiburan malam juga warung-warung di Kota Kediri. Petugas menuju warung-warung di GOR Jayabaya terlebih dahulu untuk mencegah adanya pesta miras maupun tindakan asusila yang kerap dilakukan disana. Ternyata tak ada pelanggaran ditemukan. Petugas pun bergeser ke tempat hiburan malam Aline di Ruko Brawijaya, Jalan Brawijaya, Kota Kediri. Di sana petugas menemukan satu wanita tak beridentitas. Ia adalah Rof, 27, warga Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kota, Kota Kediri. “KTP-nya masih dalam proses pembuatan katanya,” terang Nur Khamid.

Baca Juga :  Wuih... Layani Pasien Aborsi di Ruang Khusus

Petugas juga menyisir tempat hiburan Metro Palace di Jalan Patiunus, Kecamatan Kota, Kota Kediri. Namun lagi-lagi tak ditemukan pelanggaran di sana, administrasinya juga tertib dan lengkap. Terakhir, petugas mengamankan dua pemuda yang diduga sedang melakukan pesta miras di bantaran Sungai Brantas.

Mereka adalah M. Asrul Hanafi, 19, dan Endik Riadii, 26, warga Desa Pacekulon, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. “Keduanya kami mintai keterangan di Mako, satu botol ukuran 1,5 liter yang setengahnya berisi miras jenis arak jowo (arjo) juga kami amankan sebagai barang bukti,” pungkas Nur Khamid.

- Advertisement -

KEDIRI KOTA – Penertiban tempat kos guna mencegah adanya tindakan yang tak diinginkan terus dilakukan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri.

Sabtu (2/12) hingga Minggu (3/11) dini hari, petugas melakukan penyisiran bahkan di 13 titik tempat-tempat rawan kejadian tersebut. Sembilan di antaranya merupakan rumah kos, sedangkan empat sisanya adalah warung juga tempat hiburan malam.

“Kita lakukan operasi fajar dua hari berturut-turut,” terang Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Kabid Trantibum) Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid.

Dimulai Sabtu sekitar pukul 02.30 WIB petugas menyisir salah satu rumah kos di Jalan Dewi Sartika, Lingkungan Grogol, Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Kota, Kota Kediri.

Di sana ditemukan satu pasangan bukan suami istri yang berduaan di dalam kamar. Mereka adalah An, 18, warga Kelurahan Bujel, dan Nov, 19, warga Kelurahan Balowerti, Kecamatan Kota, Kota Kediri. Tak hanya itu, di kamar lain masih di rumah kos yang sama petugas juga mendapati seorang lelaki tanpa identitas, dengan barang bukti botol minuman keras (miras) merek whisky di kamarnya. Ia adalah Mar, 27, asal Pasar Wage, Nganjuk. Ketiganya pun dibawa petugas untuk diperiksa.

Baca Juga :  Hakim Berhalangan, Sidang Korupsi Taman Hijau Ditunda

Petugas kembali melakukan razia pada malam harinya, kurang lebih sekitar pukul 20.00 WIB. Kali ini ada delapan rumah kos yang disasar. Setelah menyisir lima rumah kos di Lingkungan Tirtoudan, Kelurahan Tosaren, dengan hasil nihil, petugas menjaring kemudian menjaring satu pasangan bukan suami istri di Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Pasangan tersebut adalah Ok, 19, warga Kelurahan Tosaren, dengan Luk, 21, warga Kelurahan Ketami, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Kemudian di Kelurahan Bandarkidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, petugas juga menjaring pasangan bukan suami istri.

Mereka adalah Sam, 22, warga Desa/Kecamatan/Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang sedang bersama dengan seorang pria bernama Az, 24, warga Desa Bukateja, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Kedua pasangan tersebut lantas dibawa ke Mako Satpol PP untuk didata juga dibina bersama dengan satu pasang sebelumnya.

Pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.30 WIB, petugas giliran menyisir tempat hiburan malam juga warung-warung di Kota Kediri. Petugas menuju warung-warung di GOR Jayabaya terlebih dahulu untuk mencegah adanya pesta miras maupun tindakan asusila yang kerap dilakukan disana. Ternyata tak ada pelanggaran ditemukan. Petugas pun bergeser ke tempat hiburan malam Aline di Ruko Brawijaya, Jalan Brawijaya, Kota Kediri. Di sana petugas menemukan satu wanita tak beridentitas. Ia adalah Rof, 27, warga Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kota, Kota Kediri. “KTP-nya masih dalam proses pembuatan katanya,” terang Nur Khamid.

Baca Juga :  Aksi Kejar-kejaran, Satlantas Polres Kediri Kota Tilang 32 Kendaraan

Petugas juga menyisir tempat hiburan Metro Palace di Jalan Patiunus, Kecamatan Kota, Kota Kediri. Namun lagi-lagi tak ditemukan pelanggaran di sana, administrasinya juga tertib dan lengkap. Terakhir, petugas mengamankan dua pemuda yang diduga sedang melakukan pesta miras di bantaran Sungai Brantas.

Mereka adalah M. Asrul Hanafi, 19, dan Endik Riadii, 26, warga Desa Pacekulon, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. “Keduanya kami mintai keterangan di Mako, satu botol ukuran 1,5 liter yang setengahnya berisi miras jenis arak jowo (arjo) juga kami amankan sebagai barang bukti,” pungkas Nur Khamid.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/