28.8 C
Kediri
Sunday, June 26, 2022

Korban Jalur Maut, Polisi Tewas

KEDIRI KABUPATEN – Jalur Kediri – Kertosono benar-benar jalur maut. Kecelakaan sering terjadi di jalur cepat yang juga jalan utama menuju Surabaya ini. Salah satunya adalah kecelakaan yang terjadi kemarin (6/8) dini hari sekitar pukul 00.30. Bahkan, kecelakaan ini mengakibatkan korbannya, seorang anggota polisi, meninggal dunia. Sedangkan pelakunya melarikan diri dan belum tertangkap hingga tadi malam.

Tabrak lari itu terjadi tepat di depan Depot Titin, di Desa Bangsongan, Kecamatan Kayenkidul. Sedangkan korbannya adalah Bripka Tri Tunggal Wanto, 37. Warga Desa Dawuhan, Kecamatan Papar, itu sehari-hari bertugas di Polsek Plemahan. Korban meninggal langsung di tempat kejadian perkara (TKP).

Informasi dari pihak kepolisian, sebelum kejadian Bripka Tri disebutkan dalam perjalanan ke arah Papar. Tak diketahui ke mana tujuan Bripka Tri saat itu. Bahkan, pihak keluarga yang ditanya juga tak mengetahui ke mana tujuan korban saat itu. Yang pasti saat itu korban sedang tak berpakaian dinas.

Baca Juga :  Diduga Melanggar Rambu Lalu Lintas Dilarang Berhenti

Kejadian kecelakaan tersebut berlangsung sanga cepat. Tak ada yang tahu seperti apa persis peristiwanya. Orang-orang yang berada di halaman parkir rumah makan hanya mendengar suara brakkk yang keras. Yang terjadi dari benturan dua kendaraan itu. Setelah ditengok, mereka hanya melihat korban tergeletak di pinggir jalan. Sedangkan mobil yang menabrak terlihat melaju kencang.

“Sepeda motor korban ditabrak dari belakang,” terang Kasi Humas Polsek Pagu Bripka Erwan Subagiyo.

Namun, dari kondisi motor dan korban sendiri, tabrakan terjadi sangat keras. Motor Honda Beat yang dikendarai korban rusak parah. Helm yang dikenakan korban juga terlepas. 

Bagaimana dengan mobil yang menabrak? Saksi mata hanya melihat mobil itu melaju kencang meninggalkan lokasi. Menuju arah Kertosono. “(Dari keterangan saksi) mobil itu dideskripsikan berjenis Daihatsu Grand Max warna putih,” terang Erwan.

Baca Juga :  Kasus Cabul Gadis di Bawah Umur di Mojo, Ini Kata Psikolog

Polisi mendapat informasi itu dari pengunjung rumah makan. Begitu datang, polisi langsung mengevakuasi korban dan membawa ke RSUD Pare. Namun, nyawa korban tak tertolong.

Sementara itu, lokasi kecelakaan tergolong minim penerangan. Lampu hanya ada di depan rumah makan saja. Sedangkan dari sisi lain terlihat gelap.

Kemarin, Bripka Tri langsung dimakamkan. Kasusnya, kini dilimpahkan ke Unit Laka Lantas Polres Kediri. Sedangkan barang bukti (BB) dibawa ke Polsek Papar. “Karena korban domisilinya di Desa Papar,” ucap Erwan.

- Advertisement -

KEDIRI KABUPATEN – Jalur Kediri – Kertosono benar-benar jalur maut. Kecelakaan sering terjadi di jalur cepat yang juga jalan utama menuju Surabaya ini. Salah satunya adalah kecelakaan yang terjadi kemarin (6/8) dini hari sekitar pukul 00.30. Bahkan, kecelakaan ini mengakibatkan korbannya, seorang anggota polisi, meninggal dunia. Sedangkan pelakunya melarikan diri dan belum tertangkap hingga tadi malam.

Tabrak lari itu terjadi tepat di depan Depot Titin, di Desa Bangsongan, Kecamatan Kayenkidul. Sedangkan korbannya adalah Bripka Tri Tunggal Wanto, 37. Warga Desa Dawuhan, Kecamatan Papar, itu sehari-hari bertugas di Polsek Plemahan. Korban meninggal langsung di tempat kejadian perkara (TKP).

Informasi dari pihak kepolisian, sebelum kejadian Bripka Tri disebutkan dalam perjalanan ke arah Papar. Tak diketahui ke mana tujuan Bripka Tri saat itu. Bahkan, pihak keluarga yang ditanya juga tak mengetahui ke mana tujuan korban saat itu. Yang pasti saat itu korban sedang tak berpakaian dinas.

Baca Juga :  Ketemon Bar Ngombe Omben, Telung Nom-noman Keciduk

Kejadian kecelakaan tersebut berlangsung sanga cepat. Tak ada yang tahu seperti apa persis peristiwanya. Orang-orang yang berada di halaman parkir rumah makan hanya mendengar suara brakkk yang keras. Yang terjadi dari benturan dua kendaraan itu. Setelah ditengok, mereka hanya melihat korban tergeletak di pinggir jalan. Sedangkan mobil yang menabrak terlihat melaju kencang.

“Sepeda motor korban ditabrak dari belakang,” terang Kasi Humas Polsek Pagu Bripka Erwan Subagiyo.

Namun, dari kondisi motor dan korban sendiri, tabrakan terjadi sangat keras. Motor Honda Beat yang dikendarai korban rusak parah. Helm yang dikenakan korban juga terlepas. 

Bagaimana dengan mobil yang menabrak? Saksi mata hanya melihat mobil itu melaju kencang meninggalkan lokasi. Menuju arah Kertosono. “(Dari keterangan saksi) mobil itu dideskripsikan berjenis Daihatsu Grand Max warna putih,” terang Erwan.

Baca Juga :  Diduga Melanggar Rambu Lalu Lintas Dilarang Berhenti

Polisi mendapat informasi itu dari pengunjung rumah makan. Begitu datang, polisi langsung mengevakuasi korban dan membawa ke RSUD Pare. Namun, nyawa korban tak tertolong.

Sementara itu, lokasi kecelakaan tergolong minim penerangan. Lampu hanya ada di depan rumah makan saja. Sedangkan dari sisi lain terlihat gelap.

Kemarin, Bripka Tri langsung dimakamkan. Kasusnya, kini dilimpahkan ke Unit Laka Lantas Polres Kediri. Sedangkan barang bukti (BB) dibawa ke Polsek Papar. “Karena korban domisilinya di Desa Papar,” ucap Erwan.

Artikel Terkait

Most Read

Megengan Pandemi

Sembadra Karya


Artikel Terbaru

/