23.7 C
Kediri
Sunday, June 26, 2022

Pembunuh Bos Mebel Nganjuk Segera Disidang

NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Satreskrim Polres Nganjuk melimpahkan berkas Yogi,  tersangka pembunuh Bobby Yong, bos mebel Jalan A. Yani Nganjuk ke kejaksaan. Di berkas tersebut, polisi hanya menetapkan M. Yogi Sumardi, 28, warga Kota Malang sebagai tersangka tunggal. “Sudah kami serahkan. Ini tinggal diperiksa oleh pihak kejaksaan,” terang Kasatreskrim Polres Nganjuk AKP I Gusti Agung Ananta Pratama kemarin.

Penetapan Yogi sebagai satu-satunya tersangka dalam kasus pembunuhan tersebut karena dalam penyelidikan tidak ditemukan adanya tersangka lain. “Tersangka juga mengaku sendiri membunuh korban,” tegasnya.

Sekarang, polisi hanya menunggu pemeriksaan dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Nganjuk. Jika berkas dinyatakan lengkap, Gusti mengatakan bahwa pihak kepolisian bersama kejaksaan akan segera melakukan reka ulang kejadian di persewaan garasi  yang berada di Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk.

Baca Juga :  Ganti Kabel SUTM Sepanjang Dua Kilometer

Untuk diketahui, Yogi, 28, warga Kota Malang membunuh Bobby di tempat persewaan garasi, Jalan Dr Soetomo, Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk pada Sabtu (5/2). Dia membunuh Bobby dengan menggunakan parang yang dibeli secara online. Akibatnya, Bobby mengalami 15 luka di tubuhnya. Paling parah adalah bacokan di lehernya.

Setelah buron selama 16,5 jam, Yogi berhasil diringkus Satreskrim Polres Nganjuk di rumah kos, Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom. Dia ditembak kaki kirinya.

Atas perbuatannya, Yogi dijerat pasal berlapis. Yaitu, Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Ancaman hukumannya maksimal adalah hukuman mati. Selain itu, penyidik juga menyiapkan pasal 338 KUHP tentang Tidak Pidana Pembunuhan yang Disengaja. Ancaman hukumannya adalah 15 tahun penjara.

Baca Juga :  Lagi, Jaring Tiga Pasangan

Lalu, pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Ancaman hukumannya sembilan tahun penjara. Karena selain menghabisi Bobby, tersangka juga mencuri barang-barang berharga milik korban. Yaitu, pikap, laptop merek Lenovo, Nintendo Switch, dua smartphone merek OPPO dan Sony serta uang Rp 400 ribu di dompet korban.

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Satreskrim Polres Nganjuk melimpahkan berkas Yogi,  tersangka pembunuh Bobby Yong, bos mebel Jalan A. Yani Nganjuk ke kejaksaan. Di berkas tersebut, polisi hanya menetapkan M. Yogi Sumardi, 28, warga Kota Malang sebagai tersangka tunggal. “Sudah kami serahkan. Ini tinggal diperiksa oleh pihak kejaksaan,” terang Kasatreskrim Polres Nganjuk AKP I Gusti Agung Ananta Pratama kemarin.

Penetapan Yogi sebagai satu-satunya tersangka dalam kasus pembunuhan tersebut karena dalam penyelidikan tidak ditemukan adanya tersangka lain. “Tersangka juga mengaku sendiri membunuh korban,” tegasnya.

Sekarang, polisi hanya menunggu pemeriksaan dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Nganjuk. Jika berkas dinyatakan lengkap, Gusti mengatakan bahwa pihak kepolisian bersama kejaksaan akan segera melakukan reka ulang kejadian di persewaan garasi  yang berada di Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk.

Baca Juga :  Tersangka Hersumadi Tak Ngantor Setahun di Disdik Nganjuk

Untuk diketahui, Yogi, 28, warga Kota Malang membunuh Bobby di tempat persewaan garasi, Jalan Dr Soetomo, Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk pada Sabtu (5/2). Dia membunuh Bobby dengan menggunakan parang yang dibeli secara online. Akibatnya, Bobby mengalami 15 luka di tubuhnya. Paling parah adalah bacokan di lehernya.

Setelah buron selama 16,5 jam, Yogi berhasil diringkus Satreskrim Polres Nganjuk di rumah kos, Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom. Dia ditembak kaki kirinya.

Atas perbuatannya, Yogi dijerat pasal berlapis. Yaitu, Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Ancaman hukumannya maksimal adalah hukuman mati. Selain itu, penyidik juga menyiapkan pasal 338 KUHP tentang Tidak Pidana Pembunuhan yang Disengaja. Ancaman hukumannya adalah 15 tahun penjara.

Baca Juga :  Mas Novi dan Mbak Yuni Ikuti Pendataan Keluarga Perdana

Lalu, pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Ancaman hukumannya sembilan tahun penjara. Karena selain menghabisi Bobby, tersangka juga mencuri barang-barang berharga milik korban. Yaitu, pikap, laptop merek Lenovo, Nintendo Switch, dua smartphone merek OPPO dan Sony serta uang Rp 400 ribu di dompet korban.

Artikel Terkait

Most Read

Megengan Pandemi

Sembadra Karya


Artikel Terbaru

/