26 C
Kediri
Tuesday, August 9, 2022

Pesta Sabu, Pemuda Kediri dan Jombang Ditangkap Tim Polres Nganjuk

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk kembali mengamankan dua tersangka pengguna sabu-sabu. Dua lelaki itu adalah Mada Cahya Purnama, 25, asal Desa/Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri dan temannya Bayu Ade Krisna, 24 asal Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang. Keduanya diamankan pada Kamis (7/1) dinihari.

Pengamanan tersebut dilakukan oleh petugas di eks lokalisasi Kandangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Tanjunganom. Saat itu keduanya sedang berada di sebuah rumah milik kenalannya. “Dari kedua tersangka diamankan total 2.23 gram sabu,” ujar Kasubbaghumas Polres Nganjuk AKP Rony Yunimantara.

Penangkapan tersebut berawal saat ada kegiatan mencurigakan dari Bayu dan Mada. Saat dilakukan penyelidikan, dua orang tersebut

Baca Juga :  Hobi Membawa Joko Sumarsono jadi Perajin Barongan

masuk ke dalam rumah. Setelah Bayu datang dengan sepeda motornya. Diketahui, rumah yang dimasuki keduanya adalah milik kenalan Bayu. Bahkan saat dilakukan pengintaian keduanya terlihat sering menoleh melihat kanan-kiri.

Saat dihampiri ke dalam rumah, keduanya pun gelagapan. Petugas menemukan ada pipet kaca yang masih ada sisa sabu-sabunya. Juga dua buah sedotan di sebelahnya. Sedangkan untuk barang bukti sabu, ada dua plastik klip masing-masing berisi 1,11 gram, dan 1,12 gram. Tertangkap basah, Mada dan Bayu pun tidak bisa mengelak.

Selain barang bukti untuk mengonsumsi sabu, petugas juga mengamankan barang bukti lainnya. Seperti satu buah ATM, dua buah ponsel milik keduanya, serta satu buah sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi S 5623 ZJ milik Bayu. 

Baca Juga :  Mbah Sumber, Menginspirasi Warga agar Peduli Kelestarian Mata Air

Keduanya pun digelandang ke Kantor Satresnarkoba Polres Nganjuk untuk dilakukan pemeriksaan. Bayu dan Mada mengaku bahwa mendapatkan barang haram tersebut dari kenalannya dari luar Nganjuk. “Masih kami kembangkan,” ujar Kasatresnarkoba Polres Nganjuk AKP Pujo Santoso.

Keduanya kini dapat dijerat dengan pasal 114 (1) jo pasal 112 (1) jo pasal 132 (1) UU 35/2009 tentang Narkotika. Karena diketahui dengan kepemilikan sabu melebihi dari 1 gram, keduanya dapat dikenakan pidana penjara dengan ancaman 20 tahun penjara dengan denda Rp 10 miliar.(syi)

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk kembali mengamankan dua tersangka pengguna sabu-sabu. Dua lelaki itu adalah Mada Cahya Purnama, 25, asal Desa/Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri dan temannya Bayu Ade Krisna, 24 asal Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang. Keduanya diamankan pada Kamis (7/1) dinihari.

Pengamanan tersebut dilakukan oleh petugas di eks lokalisasi Kandangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Tanjunganom. Saat itu keduanya sedang berada di sebuah rumah milik kenalannya. “Dari kedua tersangka diamankan total 2.23 gram sabu,” ujar Kasubbaghumas Polres Nganjuk AKP Rony Yunimantara.

Penangkapan tersebut berawal saat ada kegiatan mencurigakan dari Bayu dan Mada. Saat dilakukan penyelidikan, dua orang tersebut

Baca Juga :  Desa Munung Sadar BPJS Ketenagakerjaan

masuk ke dalam rumah. Setelah Bayu datang dengan sepeda motornya. Diketahui, rumah yang dimasuki keduanya adalah milik kenalan Bayu. Bahkan saat dilakukan pengintaian keduanya terlihat sering menoleh melihat kanan-kiri.

Saat dihampiri ke dalam rumah, keduanya pun gelagapan. Petugas menemukan ada pipet kaca yang masih ada sisa sabu-sabunya. Juga dua buah sedotan di sebelahnya. Sedangkan untuk barang bukti sabu, ada dua plastik klip masing-masing berisi 1,11 gram, dan 1,12 gram. Tertangkap basah, Mada dan Bayu pun tidak bisa mengelak.

Selain barang bukti untuk mengonsumsi sabu, petugas juga mengamankan barang bukti lainnya. Seperti satu buah ATM, dua buah ponsel milik keduanya, serta satu buah sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi S 5623 ZJ milik Bayu. 

Baca Juga :  Kena Tipu, Motor dan HP Pemuda asal Pandantoyo Lenyap

Keduanya pun digelandang ke Kantor Satresnarkoba Polres Nganjuk untuk dilakukan pemeriksaan. Bayu dan Mada mengaku bahwa mendapatkan barang haram tersebut dari kenalannya dari luar Nganjuk. “Masih kami kembangkan,” ujar Kasatresnarkoba Polres Nganjuk AKP Pujo Santoso.

Keduanya kini dapat dijerat dengan pasal 114 (1) jo pasal 112 (1) jo pasal 132 (1) UU 35/2009 tentang Narkotika. Karena diketahui dengan kepemilikan sabu melebihi dari 1 gram, keduanya dapat dikenakan pidana penjara dengan ancaman 20 tahun penjara dengan denda Rp 10 miliar.(syi)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/