29.8 C
Kediri
Thursday, June 30, 2022

Warga Mojoroto Tewas Tertimpa Pohon di Manyaran

BANYAKAN, JP Radar Kediri – Andi Gunawan, 43, dan Siti Maratul, 38, pasangan suami istri (pasutri) asal Kelurahan/Kecamatan Mojoroto, mengalami kecelakaan tunggal, Sabtu (4/9). Saat berkendara motor Honda Supra AG 3540 ECB, mereka tertimpa pohon johar yang ambruk di jalan Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan.

“Kejadiannya sekitar pukul 12.30,” ujar Kasihumas Polsek Banyakan Aiptu Nanang Setyawan kemarin.

Tragisnya, akibat kecelakaan itu Andi tewas. Dia meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan Siti, istrinya, mengalami luka berat. Kondisinya kritis. Pasutri ini dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Kota Kediri. 

Nanang mengatakan, kejadian bermula saat motor Andi melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Desa Jatirejo melintas di jembatan bendungan. Sampai di jalan Desa Manyaran tiba-tiba sebatang pohon johar roboh. Tak menyadari hal ini, Andi tak sempat menghindar. 

Baca Juga :  Mengantuk, Jatuh dari Motor, Tak Sadar

“Pohon yang pangkalnya sudah keropos itu patah dan tumbang menimpa keduanya,” ungkapnya.

Pohon johar berdiameter 85 sentimeter (cm) dan tinggi 10 meter tersebut berada di sisi kiri tanggul jembatan. “Korban Andi meninggal dunia di lokasi karena pohon menimpa dadanya,” terang Nanang. 

Siti yang juga tertimpa mengalami kritis. Petugas Polsek Banyakan langsung mengevakuasi. Dia ini dibawa ke rumah sakit. “Korban yang meninggal juga dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah. Biar keluarganya yang mengurus, karena peristiwa ini murni kecelakaan,” papar Nanang.

Dia menambahkan, pohon yang roboh sudah dipinggirkan supaya tidak mengganggu kendaraan yang melintas. Selain itu, polsek akan mengawasi pohon-pohon di wilayah Banyakan agar hal serupa tak terulang. Mengingat saat ini musim kemarau. “Ditakutkan banyak pohon yang kering karena suhu panas sehingga mudah keropos lalu roboh,” pungkas Nanang. (ica/ndr)

Baca Juga :  Bocah 13 Tahun Curi Motor untuk Beli Pil Koplo
- Advertisement -

BANYAKAN, JP Radar Kediri – Andi Gunawan, 43, dan Siti Maratul, 38, pasangan suami istri (pasutri) asal Kelurahan/Kecamatan Mojoroto, mengalami kecelakaan tunggal, Sabtu (4/9). Saat berkendara motor Honda Supra AG 3540 ECB, mereka tertimpa pohon johar yang ambruk di jalan Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan.

“Kejadiannya sekitar pukul 12.30,” ujar Kasihumas Polsek Banyakan Aiptu Nanang Setyawan kemarin.

Tragisnya, akibat kecelakaan itu Andi tewas. Dia meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan Siti, istrinya, mengalami luka berat. Kondisinya kritis. Pasutri ini dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Kota Kediri. 

Nanang mengatakan, kejadian bermula saat motor Andi melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Desa Jatirejo melintas di jembatan bendungan. Sampai di jalan Desa Manyaran tiba-tiba sebatang pohon johar roboh. Tak menyadari hal ini, Andi tak sempat menghindar. 

Baca Juga :  Pemkab MoU dengan Polisi, Ada Apa?

“Pohon yang pangkalnya sudah keropos itu patah dan tumbang menimpa keduanya,” ungkapnya.

Pohon johar berdiameter 85 sentimeter (cm) dan tinggi 10 meter tersebut berada di sisi kiri tanggul jembatan. “Korban Andi meninggal dunia di lokasi karena pohon menimpa dadanya,” terang Nanang. 

Siti yang juga tertimpa mengalami kritis. Petugas Polsek Banyakan langsung mengevakuasi. Dia ini dibawa ke rumah sakit. “Korban yang meninggal juga dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah. Biar keluarganya yang mengurus, karena peristiwa ini murni kecelakaan,” papar Nanang.

Dia menambahkan, pohon yang roboh sudah dipinggirkan supaya tidak mengganggu kendaraan yang melintas. Selain itu, polsek akan mengawasi pohon-pohon di wilayah Banyakan agar hal serupa tak terulang. Mengingat saat ini musim kemarau. “Ditakutkan banyak pohon yang kering karena suhu panas sehingga mudah keropos lalu roboh,” pungkas Nanang. (ica/ndr)

Baca Juga :  Mengantuk, Jatuh dari Motor, Tak Sadar

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/