24.3 C
Kediri
Sunday, August 14, 2022

Kurir Sabu-Sabu asal Ngadiluwih Jalani Sidang Pertama di PN

- Advertisement -

NGASEM, JP Radar Kediri– Terlibat kasus narkotika jenis sabu-sabu (SS), Inam Wahyudi, 25, disidang. Laki-laki asal Dusun Jambean, Desa Seketi, Ngadiluwih ini didakwa pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika. “Terdakwa pada Rabu 16 Maret 2022 melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara narkotika golongan satu,” jelas Jaksa Penuntut Umum (JPU) Oula Dewi Nurlaily melalui Moch. Iskandar di PN Kabupaten Kediri.

Dalam surat dakwaan disebutkan, Inam ditangkap di rumah Zainal Abidin (penuntutan berkas terpisah) di Dusun Tlukan, Desa Seketi, Ngadiluwih mengedarkan sabu dalam bentuk tanaman. Beratnya melebihi satu kilogram, atau melebihi lima batang pohon. Sebelum diamankan, pada Rabu 16 Maret 2022 sekitar pukul 16.00, Biky (DPO) menelepon Inam ingin menitipkan sabu.

Baca Juga :  Jual Teman Sendiri, Muncikari Cewek Dituntut 1 Tahun Penjara

“Jika terdakwa berkenan disuruh mengedarkannya nanti diberi upah,” imbuh Iskandar. Mendapat tawaran itu, karyawan toko mebel ini tertarik dan menyanggupinya. Biky menyuruh Inam mengambil SS di bawah tiang di Desa Sumberejo, Kecamatan Kandat.

Sesuai perintah, Inam mengambil satu timbangan elektrik untuk membagi sabu menjadi dua bagian. Masing-masing 10 gram. Satresnarkoba Polres Kediri menangkap Zainal pada Kamis 17 Maret 2022. “Barang bukti sabu dalam empat plastik dengan berat 7,77 gram dan mempunyai berat bersih 7,05 gram,” jelas Iskandar. Tidak hanya itu, juga diamankan satu timbangan elektronik, enam plastik klip, dan satu gawai Samsung warna hitam.

Sebelum persidangan dimulai, Quraisyiyah, hakim ketua yang memimpin persidangan di ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri bertanya apa Inam didampingi penasihat hukum (PH). Rupanya laki-laki kelahiran 1998 ini tidak memiliki PH. “Karena ancaman hukumannya tinggi, kami akan menunjuk penasihat hukum,” terang Quraisyiyah.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut Wonojoyo: Polisi Belum Tetapkan Tersangka





Reporter: Habibaham Anisa Muktiara
- Advertisement -

NGASEM, JP Radar Kediri– Terlibat kasus narkotika jenis sabu-sabu (SS), Inam Wahyudi, 25, disidang. Laki-laki asal Dusun Jambean, Desa Seketi, Ngadiluwih ini didakwa pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika. “Terdakwa pada Rabu 16 Maret 2022 melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara narkotika golongan satu,” jelas Jaksa Penuntut Umum (JPU) Oula Dewi Nurlaily melalui Moch. Iskandar di PN Kabupaten Kediri.

Dalam surat dakwaan disebutkan, Inam ditangkap di rumah Zainal Abidin (penuntutan berkas terpisah) di Dusun Tlukan, Desa Seketi, Ngadiluwih mengedarkan sabu dalam bentuk tanaman. Beratnya melebihi satu kilogram, atau melebihi lima batang pohon. Sebelum diamankan, pada Rabu 16 Maret 2022 sekitar pukul 16.00, Biky (DPO) menelepon Inam ingin menitipkan sabu.

Baca Juga :  Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Gurah Kediri

“Jika terdakwa berkenan disuruh mengedarkannya nanti diberi upah,” imbuh Iskandar. Mendapat tawaran itu, karyawan toko mebel ini tertarik dan menyanggupinya. Biky menyuruh Inam mengambil SS di bawah tiang di Desa Sumberejo, Kecamatan Kandat.

Sesuai perintah, Inam mengambil satu timbangan elektrik untuk membagi sabu menjadi dua bagian. Masing-masing 10 gram. Satresnarkoba Polres Kediri menangkap Zainal pada Kamis 17 Maret 2022. “Barang bukti sabu dalam empat plastik dengan berat 7,77 gram dan mempunyai berat bersih 7,05 gram,” jelas Iskandar. Tidak hanya itu, juga diamankan satu timbangan elektronik, enam plastik klip, dan satu gawai Samsung warna hitam.

Sebelum persidangan dimulai, Quraisyiyah, hakim ketua yang memimpin persidangan di ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri bertanya apa Inam didampingi penasihat hukum (PH). Rupanya laki-laki kelahiran 1998 ini tidak memiliki PH. “Karena ancaman hukumannya tinggi, kami akan menunjuk penasihat hukum,” terang Quraisyiyah.

Baca Juga :  Cabuli Gadis 17 Tahun, Warga Ngancar Ancam Sebar ‘Video Korban Mandi'





Reporter: Habibaham Anisa Muktiara

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/