27.5 C
Kediri
Sunday, July 3, 2022

Tabrak Truk, Dua Bocah Tewas

KOTA, JP Radar Nganjuk –Kecelakaan tragis terjadi di Jl Umum Kelurahan Banaran, Kertosono kemarin sore. Tiga anak yang berboncengan sepeda motor Honda Beat menabrak truk Mitsubishi bernopol AA 8143 UW yang dikendarai oleh Sukarno, 54. Akibat peristiwa itu, dua bocah di antaranya meninggal di tempat kejadian perkara (tkp).

Data yang dihimpun koran ini menyebutkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.00. Saat itu, Rivaldo Restu, 15 berboncengan dengan Azrial Fadlino, 11, temannya asal Kelurahan Banaran, dan Ozi Eka, 14, asal Kelurahan Semanding.

Mendengari sepeda motor Honda Beat berwarna hitam, tiga anak asal Kertosono ini melaju dari arah timur. “Rivaldo yang membonceng,” ujar Kanitlaka Satlantas Polres Nganjuk Ipda Sugino.

Menurut keterangan saksi, tiga anak itu melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Ketiganya juga tidak memakai helm saat mengendarai motor bernopol AG 3243 UD.

Saat tiba di dekat tkp, Rivaldo hendak mendahului kendaraan yang ada di depannya. Dia pun mengambil lajur kanan. Diduga karena kurang fokus, dia tak melihat truk dari arah barat yang dikemudikan pria asal Desa Pakuncen, Patianrowo itu.

Baca Juga :  Temukan Mayat Perempuan di Bendungan Waruturi

Jarak yang terlalu dekat membuat keduanya tak bisa menghindar. Braaak! tabrakan pun tak terhindarkan. Ketiga anak itu terpental ke tepi jalan. Sukarno juga langsung menghentikan truknya sembari menunggu polisi datang ke lokasi.

Akibat benturan itu, sepeda motor yang dikendari Rivaldo sudah tak berbentuk lagi. Meski jalan tidak begitu ramai, warga tidak berani mengambil tindakan dan memilih melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Saat sampai di lokasi, Gino menyebut dua korban mengalami luka parah. Rivaldo mengalami luka parah di kepala. Sedangkan Fadli mengalami luka di perut dan dahi. “Dua korban meninggal dunia di tkp,” jelas Gino.

Adapun Ozi, satu korban lainnya masih dirawat di rumah sakit dalam kondisi tak sadarkan diri. Terkait penanganan kasus kecelakaan tersebut, Gino berujar pihaknya masih melakukan pengembangan. “Kami masih melakukan penyelidikan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Dimah, Pengungsi Tertua di Dusun Banaran, Desa Macanan, Loceret

Melihat kasus kecelakaan yang menimpa anak di bawah umur ini, Gino mengimbau orang tua agar lebih ketat lagi mengawasi anak-anaknya. Terutama, melarang mereka berkendara sebelum cukup umurnya. “Kami juga mengimbau agar selalu menggunakan helm saat berkendara,” tegasnya.

 

 

Kronologi:

-Mengendarai motor Honda Beat, Rivaldo Restu, 15, membonceng Azrial Fadlino, 11, dan Ozi Eka, 14, temannya

-Mereka melaju dari arah timur Jl Umum Kelurahan Banaran, Kertosono

-Saat tiba di tempat kejadian, tiga anak ini hendak mendahului kendaraan di depannya

-Saat motor mengambil lajur kanan, dari depan muncul truk yang dikemudikan Sukarno, 54.

-Tabrakan tak terhindarkan, Rivaldo dan Fadlino meninggal di tkp.

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Nganjuk –Kecelakaan tragis terjadi di Jl Umum Kelurahan Banaran, Kertosono kemarin sore. Tiga anak yang berboncengan sepeda motor Honda Beat menabrak truk Mitsubishi bernopol AA 8143 UW yang dikendarai oleh Sukarno, 54. Akibat peristiwa itu, dua bocah di antaranya meninggal di tempat kejadian perkara (tkp).

Data yang dihimpun koran ini menyebutkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.00. Saat itu, Rivaldo Restu, 15 berboncengan dengan Azrial Fadlino, 11, temannya asal Kelurahan Banaran, dan Ozi Eka, 14, asal Kelurahan Semanding.

Mendengari sepeda motor Honda Beat berwarna hitam, tiga anak asal Kertosono ini melaju dari arah timur. “Rivaldo yang membonceng,” ujar Kanitlaka Satlantas Polres Nganjuk Ipda Sugino.

Menurut keterangan saksi, tiga anak itu melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Ketiganya juga tidak memakai helm saat mengendarai motor bernopol AG 3243 UD.

Saat tiba di dekat tkp, Rivaldo hendak mendahului kendaraan yang ada di depannya. Dia pun mengambil lajur kanan. Diduga karena kurang fokus, dia tak melihat truk dari arah barat yang dikemudikan pria asal Desa Pakuncen, Patianrowo itu.

Baca Juga :  Bagi Sembako, Berkurban dan Khataman Alquran

Jarak yang terlalu dekat membuat keduanya tak bisa menghindar. Braaak! tabrakan pun tak terhindarkan. Ketiga anak itu terpental ke tepi jalan. Sukarno juga langsung menghentikan truknya sembari menunggu polisi datang ke lokasi.

Akibat benturan itu, sepeda motor yang dikendari Rivaldo sudah tak berbentuk lagi. Meski jalan tidak begitu ramai, warga tidak berani mengambil tindakan dan memilih melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Saat sampai di lokasi, Gino menyebut dua korban mengalami luka parah. Rivaldo mengalami luka parah di kepala. Sedangkan Fadli mengalami luka di perut dan dahi. “Dua korban meninggal dunia di tkp,” jelas Gino.

Adapun Ozi, satu korban lainnya masih dirawat di rumah sakit dalam kondisi tak sadarkan diri. Terkait penanganan kasus kecelakaan tersebut, Gino berujar pihaknya masih melakukan pengembangan. “Kami masih melakukan penyelidikan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pulang dari Pacitan Positif Korona

Melihat kasus kecelakaan yang menimpa anak di bawah umur ini, Gino mengimbau orang tua agar lebih ketat lagi mengawasi anak-anaknya. Terutama, melarang mereka berkendara sebelum cukup umurnya. “Kami juga mengimbau agar selalu menggunakan helm saat berkendara,” tegasnya.

 

 

Kronologi:

-Mengendarai motor Honda Beat, Rivaldo Restu, 15, membonceng Azrial Fadlino, 11, dan Ozi Eka, 14, temannya

-Mereka melaju dari arah timur Jl Umum Kelurahan Banaran, Kertosono

-Saat tiba di tempat kejadian, tiga anak ini hendak mendahului kendaraan di depannya

-Saat motor mengambil lajur kanan, dari depan muncul truk yang dikemudikan Sukarno, 54.

-Tabrakan tak terhindarkan, Rivaldo dan Fadlino meninggal di tkp.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/