23.7 C
Kediri
Sunday, June 26, 2022

Bacok Istri dan 2 Tetangga, Warga Gondang Dibawa ke RS Jiwa

GONDANG, JP Radar Nganjuk- Suwito, 36, warga Desa Sanggrahan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk akhirnya tidak bisa diproses hukum. Pelaku pembacokan istri dan kedua tetangganya ini dinyatakan mengalami gangguan kejiwaan. “Hasil tes kejiwaan menyatakan Suwito mengalami gangguan jiwa,” ujar Kapolsek Gondang AKP Alex Candra, kemarin.

Saat ini, Suwito sedang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri. Di sana, dokter juga masih mendalami penyebab Suwito mengalami gangguan jiwa. Karena informasi dari keluarga, Suwito dalam kondisi sehat jasmani dan rohani sebelum sakit dua minggu lalu. Namun setelah sakit, Suwito bertingkah laku aneh. Dia mencoba bunuh diri, tidak mau makan, dan sulit tidur. Puncaknya, Suwito membacok istri dan kedua tetangannya dengan parang pada Senin (31/5). Akibatnya, istri dan kedua tetangganya harus dirawat intensif di rumah sakit. Saat ini, istrinya mengalami trauma. Sehingga, sang istri mengajak anaknya pulang ke rumah orang tuanya.

Baca Juga :  Kasus King of The King: Satreskrim Polres Nganjuk Gelar Perkara Lagi

Alex mengatakan, banyak hal yang bisa menyebabkan Suwito mengalami gangguan kejiwaan. Bisa jadi Suwito mengalami depresi masalah ekonomi atau terjerat narkoba. “Ini yang masih dipastikan dokter,” ujarnya.

Lebih jauh, mantan Kasatresnarkoba Polres Nganjuk ini mengatakan, setelah pemeriksaan di RS Bhayangkara, Suwito akan dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang, Malang. Ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Alex mengatakan, karena Suwito membacok dalam kondisi gangguan jiwa maka kasus pembacokan ini akan dihentikan. Saat ini, petugas fokus untuk membantu menyembuhkan Suwito.

Untuk diketahui, Suwito membacok Anik Ernawati, 31, istrinya pada 31 Mei. Dia khawatir istrinya direbut Mus. Anehnya, Suwito justru membacok Eko Santoso, 28, tetangga yang melerai pertengkaran tersebut. Kemudian, Suwito juga tega membacok Ahmad Mustofa dengan parang saat melintas di depan rumahnya.

Baca Juga :  Perkelahian Pelajar di Kertosono Semakin Marak
- Advertisement -

GONDANG, JP Radar Nganjuk- Suwito, 36, warga Desa Sanggrahan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk akhirnya tidak bisa diproses hukum. Pelaku pembacokan istri dan kedua tetangganya ini dinyatakan mengalami gangguan kejiwaan. “Hasil tes kejiwaan menyatakan Suwito mengalami gangguan jiwa,” ujar Kapolsek Gondang AKP Alex Candra, kemarin.

Saat ini, Suwito sedang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri. Di sana, dokter juga masih mendalami penyebab Suwito mengalami gangguan jiwa. Karena informasi dari keluarga, Suwito dalam kondisi sehat jasmani dan rohani sebelum sakit dua minggu lalu. Namun setelah sakit, Suwito bertingkah laku aneh. Dia mencoba bunuh diri, tidak mau makan, dan sulit tidur. Puncaknya, Suwito membacok istri dan kedua tetangannya dengan parang pada Senin (31/5). Akibatnya, istri dan kedua tetangganya harus dirawat intensif di rumah sakit. Saat ini, istrinya mengalami trauma. Sehingga, sang istri mengajak anaknya pulang ke rumah orang tuanya.

Baca Juga :  Korban Oknum Guru Ngaji Cabul Tolak Damai

Alex mengatakan, banyak hal yang bisa menyebabkan Suwito mengalami gangguan kejiwaan. Bisa jadi Suwito mengalami depresi masalah ekonomi atau terjerat narkoba. “Ini yang masih dipastikan dokter,” ujarnya.

Lebih jauh, mantan Kasatresnarkoba Polres Nganjuk ini mengatakan, setelah pemeriksaan di RS Bhayangkara, Suwito akan dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang, Malang. Ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Alex mengatakan, karena Suwito membacok dalam kondisi gangguan jiwa maka kasus pembacokan ini akan dihentikan. Saat ini, petugas fokus untuk membantu menyembuhkan Suwito.

Untuk diketahui, Suwito membacok Anik Ernawati, 31, istrinya pada 31 Mei. Dia khawatir istrinya direbut Mus. Anehnya, Suwito justru membacok Eko Santoso, 28, tetangga yang melerai pertengkaran tersebut. Kemudian, Suwito juga tega membacok Ahmad Mustofa dengan parang saat melintas di depan rumahnya.

Baca Juga :  Tabrak Truk, Warga Ploso Tewas Seketika di Sukomoro

Artikel Terkait

Most Read

Megengan Pandemi

Sembadra Karya


Artikel Terbaru

/