26.1 C
Kediri
Sunday, June 26, 2022

Terbanyak Tak Bawa SIM

KEDIRI KABUPATEN – Satlantas Polres Kediri kembali menggalakkan Operasi Cipta Kondisi pada Minggu lalu (1/7). Selain ketertiban berlalu lintas, tujuannya untuk antisipasi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Dalam kegiatan mulai pukul 10.30 hingga 12.00 WIB itu, tercatat 94 lembar surat tilang dikeluarkan.

Mayoritas pelanggar yang terjaring adalah remaja. Pelanggaran terbanyak, tidak bisa menunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM). “Ada 34 pelanggar yang tidak bisa menunjukkan,” ujar Kaur Bin Ops Satlantas Polres Kediri Iptu Hariyanto.

Operasi diadakan di Jalan Malang, Desa/Kecamatan Kandangan. Sasaran difokuskan pada kendaraan bermotor yang bernomor polisi luar kota. Selain itu, juga pada pelanggaran kelengkapan kendaraan. “Seperti pengendara yang tidak memakai helm dan pengemudi mobil yang tidak memakai sabuk pengaman,” terangnya.

Baca Juga :  Pernikahan Meriah, Utang Melimpah

Tidak hanya pelanggaran yang kasatmata, seperti helm, spion, dan sabuk pengaman. Menurut Hariyanto, pelanggar yang terlihat mencurigakan juga diberhentikan. “Biasanya pelanggar itu gojak-gajek (bingung),” ulasnya.

Mengenai kejadian curanmor di wilayah pinggiran, Hariyanto menyebut, biasanya terjadi di rumah warga atau lahan persawahan. “Karena lengah atau ditinggal waktu nganter makanan ke sawah,” tuturnya.

Dalam operasi ini Satlantas Polres Kediri mengerahkan 17 personel. Hariyanto menegaskan, kegiatan itu untuk antisipasi kasus curanmor dan kriminalitas. “Ke depannya akan rutin kita adakan. Harapannya situasi aman,” tegasnya.

- Advertisement -

KEDIRI KABUPATEN – Satlantas Polres Kediri kembali menggalakkan Operasi Cipta Kondisi pada Minggu lalu (1/7). Selain ketertiban berlalu lintas, tujuannya untuk antisipasi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Dalam kegiatan mulai pukul 10.30 hingga 12.00 WIB itu, tercatat 94 lembar surat tilang dikeluarkan.

Mayoritas pelanggar yang terjaring adalah remaja. Pelanggaran terbanyak, tidak bisa menunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM). “Ada 34 pelanggar yang tidak bisa menunjukkan,” ujar Kaur Bin Ops Satlantas Polres Kediri Iptu Hariyanto.

Operasi diadakan di Jalan Malang, Desa/Kecamatan Kandangan. Sasaran difokuskan pada kendaraan bermotor yang bernomor polisi luar kota. Selain itu, juga pada pelanggaran kelengkapan kendaraan. “Seperti pengendara yang tidak memakai helm dan pengemudi mobil yang tidak memakai sabuk pengaman,” terangnya.

Baca Juga :  Perjuangan Satpol PP Perempuan Kabupaten Nganjuk Tegakkan Perda

Tidak hanya pelanggaran yang kasatmata, seperti helm, spion, dan sabuk pengaman. Menurut Hariyanto, pelanggar yang terlihat mencurigakan juga diberhentikan. “Biasanya pelanggar itu gojak-gajek (bingung),” ulasnya.

Mengenai kejadian curanmor di wilayah pinggiran, Hariyanto menyebut, biasanya terjadi di rumah warga atau lahan persawahan. “Karena lengah atau ditinggal waktu nganter makanan ke sawah,” tuturnya.

Dalam operasi ini Satlantas Polres Kediri mengerahkan 17 personel. Hariyanto menegaskan, kegiatan itu untuk antisipasi kasus curanmor dan kriminalitas. “Ke depannya akan rutin kita adakan. Harapannya situasi aman,” tegasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Megengan Pandemi

Sembadra Karya


Artikel Terbaru

/