23.7 C
Kediri
Sunday, June 26, 2022

Sudrun Tega ‘Makan’ Istri Teman

Mata Paijo melotot. Warga Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri itu mendelik melihat kalimat yang dia baca di layar HP istrinya, Mbok Ndewor. Hatinya mulai waswas dan dipenuhi rasa curiga.

“Masak istri teman sendiri digarap,” gumamnya dengan ati sing pegel.

Apa sumber kegundahan Paijo? Ternyata, sebaris pesan di WhatsApp Mbok Ndewor. Di pesan yang terkirim dari seseorang bernama Sudrun itu, ada kata-kata sayang untuk sang istri. Padahal Sudrun itu adalah temannya sendiri.

Paijo, yang sehari-hari bersama Mbok Ndewor berjualan bakso, awalnya tak menyangka Sudrun menikamnya dari belakang. Menyenangi istrinya sampai tega berhubungan badan segala.

Adegan seperti yang tergambar di awal cerita jadi pemicu kisah jeruk makan jeruk, eh, teman makan istri teman ini. Semula Paijo tak mengira Mbok Ndewor selingkuh. Apalagi dengan Sudrun yang teman akrabnya.

’’Saya tahunya dari pesan singkat Sudrun yang memanggil istri saya dengan sebutan sayang dan mengajak ketemuan,’’ ujarnya

Baca Juga :  Terpeleset, Mr X Tenggelam di Sungai Klinter

Setelah itu, dia tanya maksud dari SMS tersebut kepada istrinya yang memang dekat dengan Sudrun. Awalnya Mbok Ndewor mengelak. Mengaku cuman berteman, tidak kurang tidak lebih.

“Dan soal ngajak ketemuan, itu dia cuma ingin curhat,’’ kata Paijo menirukan dalih istrinya.

Setelah mendapat jawaban seperti itu, Paijo awalnya percaya. Tapi masih menaruh curiga. Dan, kecurigaannya itu benar. Setelah beberapa waktu, ada SMS masuk lagi di ponsel Mbok Ndewor. Sudrun membuka pesan itu pas  istrinya sedang mandi.

’’Kedua kalinya ada SMS kalau Sudrun mengucapkan terima kasih karena telah dikasih ‘servis’ yang baik,’’ tutur pria yang sudah menikahi istrinya selama tujuh tahun itu.

Emosi Paijo memuncak setelah membaca SMS tersebut. Kemudian langsung menunjukkannya kepada Mbok Ndewor.

Mbok Ndewor yang terpojok hanya bisa diam seribu bahasa. Dengan suara pelan dia mengakui perbuatannya dengan Sudrun. Bahwa dia telah berselingkuh dengan Sudrun selama enam bulan.  Sudah berkali-kali melakukan hubungan badan.

Baca Juga :  Mbok Ndewor Nglunjak, Sudrun Bertindak

Paijo pun emosi. Dia langsung mendatangi Sudrun di rumahnya. Karepe menuntaskan masalah.

Kaget, Sudrun awalnya tidak mengakui perbuatannya. Dia berkilah tak pernah berhubungan dengan Mbok Ndewor. ’’Sudrun tidak mengaku, tapi terus saya pancing dia. Karena emosi, saya pukul hidungnya sampai berdarah dan akhirnya dia mengaku,’’ imbuh Paijo menggebu-gebu.

Setelah mendengar pengakuan Sudrun emosi Paijo semakin memuncak. ’’Saya sempat ingin menusuk dia dengan gunting. Untung adik saya datang dan memegang tangan saya supaya tidak menusuk Sudrun,”’ tuturnya.

Setelah kejadian itu, dia sangat marah kepada Mbok Ndewor. Walaupun istrinya itu berulang-ulang meminta maaf dan mengaku khilaf. ’’Saya sebenarnya masih sayang  tapi kalau diteruskan, hubungan ini akan membuat batin saya tersiksa,’’ pungkasnya. (ica/fud)

- Advertisement -

Mata Paijo melotot. Warga Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri itu mendelik melihat kalimat yang dia baca di layar HP istrinya, Mbok Ndewor. Hatinya mulai waswas dan dipenuhi rasa curiga.

“Masak istri teman sendiri digarap,” gumamnya dengan ati sing pegel.

Apa sumber kegundahan Paijo? Ternyata, sebaris pesan di WhatsApp Mbok Ndewor. Di pesan yang terkirim dari seseorang bernama Sudrun itu, ada kata-kata sayang untuk sang istri. Padahal Sudrun itu adalah temannya sendiri.

Paijo, yang sehari-hari bersama Mbok Ndewor berjualan bakso, awalnya tak menyangka Sudrun menikamnya dari belakang. Menyenangi istrinya sampai tega berhubungan badan segala.

Adegan seperti yang tergambar di awal cerita jadi pemicu kisah jeruk makan jeruk, eh, teman makan istri teman ini. Semula Paijo tak mengira Mbok Ndewor selingkuh. Apalagi dengan Sudrun yang teman akrabnya.

’’Saya tahunya dari pesan singkat Sudrun yang memanggil istri saya dengan sebutan sayang dan mengajak ketemuan,’’ ujarnya

Baca Juga :  Rejoso Dilanda Gempa Berkekuatan 4 SR

Setelah itu, dia tanya maksud dari SMS tersebut kepada istrinya yang memang dekat dengan Sudrun. Awalnya Mbok Ndewor mengelak. Mengaku cuman berteman, tidak kurang tidak lebih.

“Dan soal ngajak ketemuan, itu dia cuma ingin curhat,’’ kata Paijo menirukan dalih istrinya.

Setelah mendapat jawaban seperti itu, Paijo awalnya percaya. Tapi masih menaruh curiga. Dan, kecurigaannya itu benar. Setelah beberapa waktu, ada SMS masuk lagi di ponsel Mbok Ndewor. Sudrun membuka pesan itu pas  istrinya sedang mandi.

’’Kedua kalinya ada SMS kalau Sudrun mengucapkan terima kasih karena telah dikasih ‘servis’ yang baik,’’ tutur pria yang sudah menikahi istrinya selama tujuh tahun itu.

Emosi Paijo memuncak setelah membaca SMS tersebut. Kemudian langsung menunjukkannya kepada Mbok Ndewor.

Mbok Ndewor yang terpojok hanya bisa diam seribu bahasa. Dengan suara pelan dia mengakui perbuatannya dengan Sudrun. Bahwa dia telah berselingkuh dengan Sudrun selama enam bulan.  Sudah berkali-kali melakukan hubungan badan.

Baca Juga :  Amankan Puluhan Motor Cegah Balap Liar

Paijo pun emosi. Dia langsung mendatangi Sudrun di rumahnya. Karepe menuntaskan masalah.

Kaget, Sudrun awalnya tidak mengakui perbuatannya. Dia berkilah tak pernah berhubungan dengan Mbok Ndewor. ’’Sudrun tidak mengaku, tapi terus saya pancing dia. Karena emosi, saya pukul hidungnya sampai berdarah dan akhirnya dia mengaku,’’ imbuh Paijo menggebu-gebu.

Setelah mendengar pengakuan Sudrun emosi Paijo semakin memuncak. ’’Saya sempat ingin menusuk dia dengan gunting. Untung adik saya datang dan memegang tangan saya supaya tidak menusuk Sudrun,”’ tuturnya.

Setelah kejadian itu, dia sangat marah kepada Mbok Ndewor. Walaupun istrinya itu berulang-ulang meminta maaf dan mengaku khilaf. ’’Saya sebenarnya masih sayang  tapi kalau diteruskan, hubungan ini akan membuat batin saya tersiksa,’’ pungkasnya. (ica/fud)

Artikel Terkait

Most Read

Megengan Pandemi

Sembadra Karya


Artikel Terbaru

/