23.1 C
Kediri
Monday, August 15, 2022

Tusukan Tembus Paru, Gadis Bandung Dibunuh secara Berencana dan Sadis

- Advertisement -

KEDIRI, JP Radar Kediri – Kasus tewasnya MY, 17, di kamar Hotel Lotus Kediri Minggu lalu (28/1) mulai terkuak. Polisi sudah mendapatkan rekaman CCTV tentang gerak-gerik pelaku yang diduga membunuh gadis asal Kota Bandung, Jawa Barat tersebut secara berencana. Saat ini, polisi sedang melakukan pengejaran.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, proses terbunuhnya MY memang cukup sadis. Pelaku datang ke kamar hotel tempat MY menginap tak lama usai DK, 22, pacar MY keluar dari kamar ke swalayan.

Dengan mengenakan helm dan penutup wajah, pelaku masuk ke hotel dan menuju kamar 421 tempat MY menginap. Saat itu, pelaku sepertinya tahu MY sendirian. MY pun diduga mengenal pelaku bertinggi sekitar 170 sentimeter tersebut dan mempersilakannya langsung masuk kamar.

Baca Juga :  Amin Kembali Dimintai Keterangan

Tak diduga, pelaku langsung menikam MY dengan menggunakan senjata tajam. Korban berteriak dan melawan. Sempat terjadi pergulatan. Namun hal itu tak menghentikan pelaku untuk menghabisi nyawa korban. “Ada teriakan di kamar itu (kamar MY, Red) yang didengar dari kamar 423,” ujar AKP Verawary Thaib, Kasatreskrim Polres Kediri Kota.

Dari hasil otopsi yang dilakukan RS Bhayangkara Kediri, diketahui pelaku tak hanya sekali menikam korban. Total ada 7 tusukan, masing-masing 2 di leher MY, 1 di punggung, dan 3 di pinggang kanan. Serta dua sayatan.

- Advertisement -

Menurut AKP Vera, 3 tusukan di pinggang kanan itulah yang membuat MY tewas. “Karena mengenai paru-paru dan memuat korban kehabisan darah,” ujarnya.

Baca Juga :  Berdalih Pacaran Satu Bulan Bocah Kediri Mermbunuh Pacarnya

Proses pembunuhan itu sendiri berlangsung cukup cepat dan terencana. Pelaku seperti tahu, kapan DK, pacar MY kembali ke hotel. Bahkan, saking tenangnya, pelaku sempat membawa kunci kamar MY dan menutupnya dari luar.

Karena itulah, dari keterangan DK, ketika DK kembali, dia kebingungan karena MY tak membukakan  pintu. DK sampai meminta bantuan resepsionis hotel agar pintu dibuka karena tak ada jawaban dari dalam. Dari sanalah diketahui MY sudah tewas bersimbah darah di lantai kamar tersebut.  (rq)

- Advertisement -

KEDIRI, JP Radar Kediri – Kasus tewasnya MY, 17, di kamar Hotel Lotus Kediri Minggu lalu (28/1) mulai terkuak. Polisi sudah mendapatkan rekaman CCTV tentang gerak-gerik pelaku yang diduga membunuh gadis asal Kota Bandung, Jawa Barat tersebut secara berencana. Saat ini, polisi sedang melakukan pengejaran.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, proses terbunuhnya MY memang cukup sadis. Pelaku datang ke kamar hotel tempat MY menginap tak lama usai DK, 22, pacar MY keluar dari kamar ke swalayan.

Dengan mengenakan helm dan penutup wajah, pelaku masuk ke hotel dan menuju kamar 421 tempat MY menginap. Saat itu, pelaku sepertinya tahu MY sendirian. MY pun diduga mengenal pelaku bertinggi sekitar 170 sentimeter tersebut dan mempersilakannya langsung masuk kamar.

Baca Juga :  Polres Kediri Limpahkan Berkas Pembunuh Bayi

Tak diduga, pelaku langsung menikam MY dengan menggunakan senjata tajam. Korban berteriak dan melawan. Sempat terjadi pergulatan. Namun hal itu tak menghentikan pelaku untuk menghabisi nyawa korban. “Ada teriakan di kamar itu (kamar MY, Red) yang didengar dari kamar 423,” ujar AKP Verawary Thaib, Kasatreskrim Polres Kediri Kota.

Dari hasil otopsi yang dilakukan RS Bhayangkara Kediri, diketahui pelaku tak hanya sekali menikam korban. Total ada 7 tusukan, masing-masing 2 di leher MY, 1 di punggung, dan 3 di pinggang kanan. Serta dua sayatan.

Menurut AKP Vera, 3 tusukan di pinggang kanan itulah yang membuat MY tewas. “Karena mengenai paru-paru dan memuat korban kehabisan darah,” ujarnya.

Baca Juga :  Penghuni Panti Rehabilitasi ODGJ Tewas

Proses pembunuhan itu sendiri berlangsung cukup cepat dan terencana. Pelaku seperti tahu, kapan DK, pacar MY kembali ke hotel. Bahkan, saking tenangnya, pelaku sempat membawa kunci kamar MY dan menutupnya dari luar.

Karena itulah, dari keterangan DK, ketika DK kembali, dia kebingungan karena MY tak membukakan  pintu. DK sampai meminta bantuan resepsionis hotel agar pintu dibuka karena tak ada jawaban dari dalam. Dari sanalah diketahui MY sudah tewas bersimbah darah di lantai kamar tersebut.  (rq)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/