29.1 C
Kediri
Wednesday, July 6, 2022

Tewas Terserempet Pikap

BANYAKAN – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Dusun Jajar, Desa Ngablak, Kecamatan Banyakan pada Senin malam (30/7). Sepeda motor yang dikendarai Salimin, 67, warga Dusun Jajar, Ngablak terserempet mobil pikap Gran Max hitam bernopol AG 9885 DA.

Akibatnya, pria yang kala itu mengendarai sepeda motor Honda Megapro nopol AG 5203 BT meninggal dunia. Petugas Satlantas Polres Kediri Kota sempat membawa Salimin ke RS Muhammadiyah Kediri. Namun ia tak mampu bertahan.

“Korban mengalami pendarahan di belakang kepala, bagian telinga, dan badan,” ujar Kanitlaka Satlantas Polres Kediri Kota Ipda Yuliani Plantika, kemarin.

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 19.00. Awalnya, pengemudi pikap, Slamet Suhartono, 45, warga Desa Baye, Kecamatan Pagu, mengemudikan kendaraannya dari arah barat menuju ke timur. “Sekitar pukul tujuh Senin malam kemarin, Mas,” ujar Slamet ketika ditemui di mapolresta.

Baca Juga :  Motor Tabrak Truk, Warga Plemahan Tewas

Dia mengungkapkan, malam itu sedang mengemudi mobil dengan dua temannya. Mereka dalam perjalanan pulang setelah mengantarkan peralatan dapur dari Banyakan. Semula perjalanan aman dan lancar.

Namun sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), Jalan Raya Dusun Jajar, Ngablak, tiba-tiba ada sepeda motor yang hendak mendahului mobil Slamet.

Kendaraan roda dua tersebut dikendarai oleh Salimin yang saat itu membonceng Riono, 49, tetangganya di Dusun Jajar.

Menurut Slamet, sepeda motor Salimin sempat mendahui mobilnya dari lajur kanan. Setelah melewati kendaraannya, tiba-tiba ban belakang sepeda motor terserempet bemper, bagian depan mobil pikap.

Setelah terserempet, Salimin dan Riono terjatuh dari sepeda motornya. Melihat kejadian tersebut, sontak Slamet mengerem mobilnya agar tidak terjadi kecelakaan lebih fatal. Untungnya saat itu tidak ada kendaraan lain melintas. “Saat itu cuma kendaraan saya sama motor itu saja Mas,” ungkapnya.

Baca Juga :  Laka Maut 2 Mobil di Plemahan, Tabrak Pemulung Hingga Tewas

Petugas Polsek Banyakan yang datang langsung membawa Salimin dan Riono ke rumah sakit (RS). Namun nahas, Salimin meninggal di sana. Jenasahnya dikebumikan kemarin pagi. Sedangkan Riono luka ringan. “Kecelakaan ini dalam proses penanganan lanjutan,” ujar Plantika. Setelah olah TKP, barang bukti sepeda motor dan pikap diamankan di satlantas mapolresta.

 

- Advertisement -

BANYAKAN – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Dusun Jajar, Desa Ngablak, Kecamatan Banyakan pada Senin malam (30/7). Sepeda motor yang dikendarai Salimin, 67, warga Dusun Jajar, Ngablak terserempet mobil pikap Gran Max hitam bernopol AG 9885 DA.

Akibatnya, pria yang kala itu mengendarai sepeda motor Honda Megapro nopol AG 5203 BT meninggal dunia. Petugas Satlantas Polres Kediri Kota sempat membawa Salimin ke RS Muhammadiyah Kediri. Namun ia tak mampu bertahan.

“Korban mengalami pendarahan di belakang kepala, bagian telinga, dan badan,” ujar Kanitlaka Satlantas Polres Kediri Kota Ipda Yuliani Plantika, kemarin.

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 19.00. Awalnya, pengemudi pikap, Slamet Suhartono, 45, warga Desa Baye, Kecamatan Pagu, mengemudikan kendaraannya dari arah barat menuju ke timur. “Sekitar pukul tujuh Senin malam kemarin, Mas,” ujar Slamet ketika ditemui di mapolresta.

Baca Juga :  Kasus Pembunuhan Binti: PH Minta Hakim Bebaskan Sugeng

Dia mengungkapkan, malam itu sedang mengemudi mobil dengan dua temannya. Mereka dalam perjalanan pulang setelah mengantarkan peralatan dapur dari Banyakan. Semula perjalanan aman dan lancar.

Namun sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), Jalan Raya Dusun Jajar, Ngablak, tiba-tiba ada sepeda motor yang hendak mendahului mobil Slamet.

Kendaraan roda dua tersebut dikendarai oleh Salimin yang saat itu membonceng Riono, 49, tetangganya di Dusun Jajar.

Menurut Slamet, sepeda motor Salimin sempat mendahui mobilnya dari lajur kanan. Setelah melewati kendaraannya, tiba-tiba ban belakang sepeda motor terserempet bemper, bagian depan mobil pikap.

Setelah terserempet, Salimin dan Riono terjatuh dari sepeda motornya. Melihat kejadian tersebut, sontak Slamet mengerem mobilnya agar tidak terjadi kecelakaan lebih fatal. Untungnya saat itu tidak ada kendaraan lain melintas. “Saat itu cuma kendaraan saya sama motor itu saja Mas,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ibnu Digelandang ke Rutan Nganjuk

Petugas Polsek Banyakan yang datang langsung membawa Salimin dan Riono ke rumah sakit (RS). Namun nahas, Salimin meninggal di sana. Jenasahnya dikebumikan kemarin pagi. Sedangkan Riono luka ringan. “Kecelakaan ini dalam proses penanganan lanjutan,” ujar Plantika. Setelah olah TKP, barang bukti sepeda motor dan pikap diamankan di satlantas mapolresta.

 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/