26.2 C
Kediri
Tuesday, July 5, 2022

Siasati Harga Cabai Meroket

KABUPATEN, JP Radar Kediri– Harga cabai rawit yang masih melambung tinggi ini menyebabkan pedagang makanan pusing. Terutama bagi mereka yang menjual makanan berasa pedas. Efek naiknya harga salah satu komoditas hortikultura ini tak ayal mempengaruhi keuntungan yang didapat.

“Untuk berjualan makanan, dalam satu harinya ini butuh dua kilogram (cabai),” terang Suryati, salah satu pedagang makanan pedas di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), Ngasem.

Apalagi pelanggan yang suka rasa pedas pasti minta level paling pedas. “Tidak mungkin kalau hanya dikasih lombok sedikit dan campuran air saja,” keluh Suryati.

Meskipun harga dasar bahan jualannya naik, perantau asal Desa Kranggan, Kecamatan Gurah ini mengaku, tidak mau menaikkan harga jual porsi dagangannya. Dirinya hanya menyiasati pemberian bumbu lain atau mengurangi porsi nasi.

Baca Juga :  Angka Lebihi Target Capai Rp 200 Miliar

Karena jika tidak begitu, biaya produksinya akan membengkak. “Asal tidak menaikkan harga, modifikasi terpaksa ada modifikasi bumbu,” imbuh Suryati.

Selain rasa, dari pengamatan pedagang perempuan ini, harga makanan juga menjadi penarik pembeli. Selain menggunakan cabai rawit segar, Suryati juga menggunakan cabai kering.

Sementara itu, Erni Maryati, konsumen penyuka makanan pedas, mengaku, terpaksa mengurangi pembelian jumlah cabai rawit untuk dikonsumsi sehari-hari. Ia mengaku, biasanya tiga hari sekali membeli setengah kilogram (kg). Namun kini perempuan 45 tahun tersebut hanya beli per ons atau per bungkus. “Beli bungkusan saja yang Rp5 ribuan atau Rp10 ribuan. Tapi ya hanya dapat beberapa biji saja,” akunya.

Berdasarkan data dari Asosiasi Petani Cabai di Kabupaten Kediri, harga cabai ini sedikit mengalami penurunan kemarin. Untuk varietas Ori 212 harganya Rp 85 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya Rp 88 ribu.

Baca Juga :  Harga Tomat di Sejumlah Pasar Ini Anjlok, Ini Sebabnya  

Untuk varietas Asmoro yang saat ini Rp 83 ribu per kilogram, sebelumnya Rp 87 ribu. Cabai Prentul yang semula Rp 80 ribu per kilogram sebelumnya Rp 82 ribu. Dan varietas Camellia yang saat ini Rp 82 ribu per kilogram, sebelumnya Rp 86 ribu.






Reporter: Habibaham Anisa Muktiara
- Advertisement -

KABUPATEN, JP Radar Kediri– Harga cabai rawit yang masih melambung tinggi ini menyebabkan pedagang makanan pusing. Terutama bagi mereka yang menjual makanan berasa pedas. Efek naiknya harga salah satu komoditas hortikultura ini tak ayal mempengaruhi keuntungan yang didapat.

“Untuk berjualan makanan, dalam satu harinya ini butuh dua kilogram (cabai),” terang Suryati, salah satu pedagang makanan pedas di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), Ngasem.

Apalagi pelanggan yang suka rasa pedas pasti minta level paling pedas. “Tidak mungkin kalau hanya dikasih lombok sedikit dan campuran air saja,” keluh Suryati.

Meskipun harga dasar bahan jualannya naik, perantau asal Desa Kranggan, Kecamatan Gurah ini mengaku, tidak mau menaikkan harga jual porsi dagangannya. Dirinya hanya menyiasati pemberian bumbu lain atau mengurangi porsi nasi.

Baca Juga :  Semakin Banyak Varian Produk di Gerai Serambi Tani

Karena jika tidak begitu, biaya produksinya akan membengkak. “Asal tidak menaikkan harga, modifikasi terpaksa ada modifikasi bumbu,” imbuh Suryati.

Selain rasa, dari pengamatan pedagang perempuan ini, harga makanan juga menjadi penarik pembeli. Selain menggunakan cabai rawit segar, Suryati juga menggunakan cabai kering.

Sementara itu, Erni Maryati, konsumen penyuka makanan pedas, mengaku, terpaksa mengurangi pembelian jumlah cabai rawit untuk dikonsumsi sehari-hari. Ia mengaku, biasanya tiga hari sekali membeli setengah kilogram (kg). Namun kini perempuan 45 tahun tersebut hanya beli per ons atau per bungkus. “Beli bungkusan saja yang Rp5 ribuan atau Rp10 ribuan. Tapi ya hanya dapat beberapa biji saja,” akunya.

Berdasarkan data dari Asosiasi Petani Cabai di Kabupaten Kediri, harga cabai ini sedikit mengalami penurunan kemarin. Untuk varietas Ori 212 harganya Rp 85 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya Rp 88 ribu.

Baca Juga :  Hearing, Tindaklanjuti Keluhan Pedagang Konveksi

Untuk varietas Asmoro yang saat ini Rp 83 ribu per kilogram, sebelumnya Rp 87 ribu. Cabai Prentul yang semula Rp 80 ribu per kilogram sebelumnya Rp 82 ribu. Dan varietas Camellia yang saat ini Rp 82 ribu per kilogram, sebelumnya Rp 86 ribu.






Reporter: Habibaham Anisa Muktiara

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/