24 C
Kediri
Tuesday, July 5, 2022

Pacu Perekonomian lewat Garasi UMKM Perlu Terus Inovasi 

KABUPATEN, JP Radar Kediri– Warga Kabupaten Kediri tidak boleh jadi penonton saat bandara internasional beroperasi tahun depan. Untuk mewujudkannya, Pemkab Kediri memfasilitasi warganya aktif meningkatkan usaha perekonomiannya lewat Gerai Rumah Inkubasi (Garasi) UMKM.

Dari garasi tersebut diharapkan muncul produk usaha mikro, kecil, dan mengenah (UMKM) unggulan. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana yang meninjau Gerai Rumah Inkubasi UMKM di Grogol mengatakan, garasi harus selalu ramai dan hidup.

Karena itu perlu banyak inovasi agar setiap spot bisa beroperasi maksimal. “Sekarang sudah ada tiga garasi. Kita target empat garasi bisa beroperasi dan semua produknya unggulan,” ujarnya.

Kenapa perlu diprioritaskan? Selain untuk mengenalkan produk andalan di Kabupaten Kediri, Bupati Dhito juga ingin membuka lapangan kerja baru. Untuk mewujudkan itu semua, setiap spot garasi wajib terus berinovasi. “Gimana caranya agar Gerai Rumah Inkubasi UMKM ini tetap ramai,” urainya.

Baca Juga :  Lebih Percaya Ponpes karena Lebih Fokus

Selain menjual makanan, menurutnya, pelaku UMKM lain bisa ikut menjual produknya. Seperti pakaian batik atau kerajinan tangan berupa ukiran kayu dan pembuatan wayang.

Bagi Dhito, semua karya warga Kabupaten Kediri harus difasilitasi. Kesempatan mereka sama. Dia juga berharap semua potensi daerah bisa terangkat semua.

Sebab itu, Dhito menggandeng Bank Jatim untuk ikut menjaga kualitas dan kapasitas bisnis warga. Seperti diungkapkan Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Jatim Tonny Prasetyo, keberadaan Gerai Rumah Inkubasi UMKM ini diharapkan bisa mengangkat ekonomi daerah. “Dari garasi ini pula kami berharap bisa membantu pemulihan ekonomi,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Kediri Dodik Purwanto yang ikut meninjau Gerai Rumah Inkubasi UMKM Grogol mendorong pemkab untuk terus berinovasi meningkatkan pertumbuhan ekonomi. “Kalau bupati minta tempat ini (Garasi, Red) ramai maka perlu ada food court,” katanya.

Baca Juga :  Lho, Aturan Usaha Jasa Berbasis Online Masih Belum Jelas

Jadi penjualan di gerai ini nanti tidak melulu makanan kering dan produk kerajinan lainnya. Tetapi juga produk olahan makanan basah. Toh, Dodik juga mengatakan, ada banyak produk makanan basah khas dari Kediri yang juga harus dipopulerkan.(rq/ndr)

- Advertisement -

KABUPATEN, JP Radar Kediri– Warga Kabupaten Kediri tidak boleh jadi penonton saat bandara internasional beroperasi tahun depan. Untuk mewujudkannya, Pemkab Kediri memfasilitasi warganya aktif meningkatkan usaha perekonomiannya lewat Gerai Rumah Inkubasi (Garasi) UMKM.

Dari garasi tersebut diharapkan muncul produk usaha mikro, kecil, dan mengenah (UMKM) unggulan. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana yang meninjau Gerai Rumah Inkubasi UMKM di Grogol mengatakan, garasi harus selalu ramai dan hidup.

Karena itu perlu banyak inovasi agar setiap spot bisa beroperasi maksimal. “Sekarang sudah ada tiga garasi. Kita target empat garasi bisa beroperasi dan semua produknya unggulan,” ujarnya.

Kenapa perlu diprioritaskan? Selain untuk mengenalkan produk andalan di Kabupaten Kediri, Bupati Dhito juga ingin membuka lapangan kerja baru. Untuk mewujudkan itu semua, setiap spot garasi wajib terus berinovasi. “Gimana caranya agar Gerai Rumah Inkubasi UMKM ini tetap ramai,” urainya.

Baca Juga :  Langsung Banyak Pesanan

Selain menjual makanan, menurutnya, pelaku UMKM lain bisa ikut menjual produknya. Seperti pakaian batik atau kerajinan tangan berupa ukiran kayu dan pembuatan wayang.

Bagi Dhito, semua karya warga Kabupaten Kediri harus difasilitasi. Kesempatan mereka sama. Dia juga berharap semua potensi daerah bisa terangkat semua.

Sebab itu, Dhito menggandeng Bank Jatim untuk ikut menjaga kualitas dan kapasitas bisnis warga. Seperti diungkapkan Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Jatim Tonny Prasetyo, keberadaan Gerai Rumah Inkubasi UMKM ini diharapkan bisa mengangkat ekonomi daerah. “Dari garasi ini pula kami berharap bisa membantu pemulihan ekonomi,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Kediri Dodik Purwanto yang ikut meninjau Gerai Rumah Inkubasi UMKM Grogol mendorong pemkab untuk terus berinovasi meningkatkan pertumbuhan ekonomi. “Kalau bupati minta tempat ini (Garasi, Red) ramai maka perlu ada food court,” katanya.

Baca Juga :  Tambah 10 KA, Antisipasi Lonjakan Penumpang

Jadi penjualan di gerai ini nanti tidak melulu makanan kering dan produk kerajinan lainnya. Tetapi juga produk olahan makanan basah. Toh, Dodik juga mengatakan, ada banyak produk makanan basah khas dari Kediri yang juga harus dipopulerkan.(rq/ndr)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/