Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Dandim Beber Progres Koperasi Merah Putih di Kediri, Targetkan Pembangunan KDMP Selesai April

Diana Yunita Sari • Rabu, 4 Maret 2026 | 17:52 WIB

Suasana konferensi video pelaporan progres pembangunan KDMP KKMP di Kabupaten dan Kota Kediri
Suasana konferensi video pelaporan progres pembangunan KDMP KKMP di Kabupaten dan Kota Kediri

JP Radar Kediri - Markas Besar (Mabes) TNI memantau progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP).

Kemarin, Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah mengajak pejabat forkopimda Kota dan Kabupaten Kediri untuk rapat online dengan Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita.

Menyimak penjelasan Wakil Panglima dari KDMP Desa Nambaan, Ngasem, Dhavid mengajak Bupati Hanindhito Himawan Pramana, Wali Kota Vinanda Prameswati.

Kemudian, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, dan Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim dalam satu meja.

 Di depan Tandyo, Dhavid menuturkan, dari total 390 desa dan kelurahan di wilayah Kodim 0809 Kediri, ada 53 lokasi KDMP dan KKMP yang belum terbangun. “Kami koordinasikan dengan pimpinan daerah (pembangunannya),” ungkap Dhavid.

Untuk membangun ratusan unit KDMP dan KKMP, lanjut Dhavid, kodim mengelola anggaran sebesar Rp 213,2 miliar.

Dari ratusan target pembangunan koperasi merah putih, menurutnya ada 24 titik yang pembangunannya mencapai target. Yakni, bisa terealisasi 100 persen dalam waktu 86 hari.

 Kendala apa yang membuat pembangunan koperasi merah putih belum selesai? Dhavid menyebut, di Kota Kediri baru tiga lokasi yang sudah terbangun. Adapun 43 lainnya masih dalam proses. 

Pembangunan di puluhan titik itu terkendala beberapa hal. Misalnya, di 12 kelurahan hanya punya aset berupa ruko dan perumahan.

Lahan yang tersedia merupakan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B), dan serta lahan baku sawah (LBS).

“Kami berupaya terus berkoordinasi dengan dinas di kota dan mengajukan izin pemanfaatan lahan milik pemerintah kota maupun provinsi,” ungkapnya.

Sedangkan untuk Kabupaten Kediri, dari total 344 desa dan kelurahan, ada 329 unit yang sudah terbangun.

Enam desa lainnya dalam proses siap bangun. Kemudian, sembilan desa dalam tahap koordinasi lahan.

Seperti instruksi Mabes TNI, menurut Dhavid pihaknya berupaya melakukan percepatan pembangunan KDMP dan KKMP.

Mereka menargetkan pembangunan koperasi yang jadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu bisa selesai April nanti.

“Kami targetkan bisa selesai Maret atau April tahun ini,” paparnya berterima kasih kepada pemerintah daerah yang mendukung realisasinya.

 Plt Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopusmik) Kabupaten Kediri Santoso mengatakan, sembilan KDMP yang belum terbangun itu karena terkendala lahan. Mulai dari kebutuhan papras tebing, hingga pemerataan lahan yang signifikan.

 Selebihnya, ada lahan yang statusnya milik Perhutani, PTPN, dan beberapa kendala lainnya. “Hari ini (3/3) sudah dirapatkan, dipimpin Pak Sekda (Sekda M. Solikin). Sudah ada solusi,” bebernya.

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#kabupaten kediri #KDMP #kediri #KKMP #Bupati Hanindhito Himawan Pramana #Wali Kota Vinanda Prameswati #Progres Pembangunan koperasi merah putih #Dandim 0809 #Koperasi Merah Putih #Koperasi Desa Merah Putih #Koperasi Kelurahan Merah Putih #kota kediri