KEDIRI, JP Radar Kediri- Meski Hari Raya Idul Fitri masih tiga minggu lagi, Pemerintah Kota Kediri mulai mempersiapkan diri menghadapi arus mudik Lebaran 2026. Salah satunya dengan kebut perbaikan jalan rusak.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri Endang Kartika Sari mengatakan, pihaknya akan memulai proyek perbaikan jalan di sejumlah titik. Di antaranya di Jalan Hasanudin - Jalan Imam Bonjol.
Kemarin (24/2), sudah dimulai pelaksanaan pengukuran ulang oleh pelaksana proyek. Sembari menunggu tahapan persiapan itu, pihaknya melaksanakan pemeliharaan rutin, termasuk di Jalan Imam Bonjol.
Pemeliharaan rutin itu dilaksanakan khususnya di titik dengan lubang jalan yang besar dan membahayakan pengguna jalan.
“Jadi sambil nunggu pelaksanaan perbaikan nanti, dinas PUPR menutup lubang yang dalam-dalam dulu. Jadi tidak semua. Yang dalam-dalam saja yang ditambal untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ungkap Endang.
Penambalan jalan juga diintensifkan di beberapa ruas jalan lain. Tak terkecuali di ruas-ruas jalan yang banyak dilalui pemudik. Endang mencontohkan, beberapa ruas jalan yang menjadi atensi perbaikan untuk beberapa hari ke depan di antaranya Jalan Mayor Bismo, Jalan Letjend MT Haryono di depan SPBU Singonegaran, serta di jalan sekitar PG Pesantren.
“Ini kami lanjut terus perbaikan dengan memaksimalkan anggaran yang ada. Tapi tidak menutup kemungkinan di ruas jalan lain yang membutuhkan perbaikan juga akan kami maksimalkan penanganannya,” beber Endang.
Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri juga mulai mengantisipasi lonjakan pemudik jelang atau pascaHari Raya Idul Fitri tahun ini. Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Arief Cholisudin mengatakan, kebijakan penerimaan arus mudik dan balik itu nantinya akan dikoordinasikan oleh Kemenhub dan kepolisian.
Pemkot Kediri juga akan mengantisipasi, salah satunya dengan menyiapkan rekayasa lalu lintas.
“Kalau Jawa Timur nanti Polda Jatim akan mengajak koordinasi semua dishub untuk menyiapkan segala sesuatunya atau yang biasanya nanti dikoordinasikan melalui Operasi Ketupat,” ungkap pria yang akrab disapa Cholis itu.
Baca Juga: Dishub Kota Kediri Terapkan Manajemen Lalu Lintas Baru, Jalan Brigjen Katamso Kembali Dua Arah
Dengan begitu, pihaknya juga akan menunggu hasil koordinasi lintas sektor tersebut. Namun dipastikan, rekayasa lalu lintas tetap akan disiapkan untuk mengantisipasi kemacetan akibat lonjakan volume kendaraan di jalan.
“Kalau dari dishub nanti akan membuat rekayasa lalu lintas yang akan kami siapkan untuk pemudik yang sekiranya bisa melalui jalur alternatif lain ketika jalur utama ini padat,” pungkas Cholis.
Untuk diketahui, Jawa Timur diperkirakan masih menjadi salah satu simpul terpadat di musim mudik Lebaran 2026. Itu setelah sebelumnya Kemenhub menyampaikan proyeksi pemudik ke Jatim yang mencapai 27 juta orang. Menyikapi itulah, Pemkot Kediri juga bersiap menyambut para pemudik.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita