Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Polres Kediri Gelar Pasukan Operasi Keselamatan, Ini Sasarannya

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Senin, 2 Februari 2026 | 23:05 WIB
Polres Kediri lakukan pemeriksaan kendaraan yang digunakan untuk operasi keselamatan. (Foto: Polres Kediri)
Polres Kediri lakukan pemeriksaan kendaraan yang digunakan untuk operasi keselamatan. (Foto: Polres Kediri)

KEDIRI, JP Radar Kediri- Menjelang bulan suci Ramadan, Polres Kediri melakukan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026 di Lapangan Apel Mapolres Kediri, kemarin.

Operasi ini akan berlangsung selama dua pekan terhitung sejak apel dilaksanakan, 2 sampai 15 Februari 2026, sebagai langkah cipta kondisi guna meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di wilayah hukum Polres Kediri.

Polres Kediri juga mengungkap tabrak lari serta balap liar yang terjadi belakangan ini.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji melalui Kasat Lantas Polres Kediri AKP Mega Satriatama menyampaikan, bahwa Operasi Keselamatan Semeru 2026 dilaksanakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, khususnya menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat pada bulan Ramadan.

Dalam pelaksanaannya, Operasi Keselamatan Semeru 2026 menargetkan sepuluh sasaran prioritas pelanggaran lalu lintas.

Sasaran tersebut meliputi pengendara yang berboncengan lebih dari satu orang, pengendara di bawah umur, melebihi batas kecepatan dan pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm.

Selain itu, polisi juga akan menyasara pengendara yang menggunakan telepon genggam saat berkendara, berkendara melawan arus lalu lintas, pengendara yang berada di bawah pengaruh alkohol dan penggunaan knalpot tidak standar atau knalpot brong.

“Termasuk pengendara yang menerobos lampu merah dan melanggar marka jalan,” jelas Mega.

Mega berharap melalui operasi ini tingkat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas dapat semakin meningkat.

Ia menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya aparat kepolisian, tetapi juga seluruh pengguna jalan.

Selain kegiatan penindakan, Operasi Keselamatan Semeru 2026 juga mengedepankan langkah preventif dan edukatif.

Salah satunya dengan melaksanakan edukasi tertib berlalu lintas ke sekolah-sekolah, sebagai upaya menanamkan kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.

“Edukasi ke sekolah-sekolah kami lakukan agar para pelajar memahami pentingnya keselamatan di jalan dan tidak melakukan pelanggaran lalu lintas,” ucap Mega.

Pada kegiatan apel tersebut juga dilakukan pengecekan sarana dan prasarana kendaraan dinas yang akan digunakan dalam mendukung operasional Operasi Keselamatan Semeru 2026.

Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan seluruh kendaraan dan perlengkapan dalam kondisi siap dan layak digunakan selama operasi berlangsung.

Lebih lanjut, Mega mengungkapkan bahwa Operasi Keselamatan Semeru 2026 ini juga menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran.

"Dengan persiapan yang matang sejak dini, diharapkan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Kediri dapat terjaga dengan baik, serta dapat menurunkan angka kecelakaan lalu lintas," ungkap Mega.

Untuk diketahui, apel tersebut juga dihadiri oleh unsur TNI dari Kodim 0809 Kediri, Dinas Perhubungan, Satpol PP Kabupaten Kediri, serta sejumlah stakeholder terkait lainnya.

Apel ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Kediri Kompol Hary Kurniawan dan diikuti oleh seluruh Kabag, Kasat, perwira, Kapolsek jajaran, serta bintara Polres Kediri.

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#polres kediri #operasi semeru