KEDIRI, JP Radar kediri– Aksi Reyhan Bagus Irawan tidak patut dicontoh. {ria asal Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren itu telah menggemparkan warga di kampungnya kemarin (15/8).
Reyhan nekat memanjat tower listrik 500 KV setinggi sekitar 20 meter di lingkungan Kresek. Dari atas tower, bapak dua anak itu berteriak dan mengeluarkan kata-kata kasar dan kotor.
Warga yang mengetahui aksinya sempat khawatir jika pria yang tidak mengenakan baju itu loncat dari tower.
Mereka lantas menghubungi polisi serta petugas BPBD, TRC, Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (Gitet) dan perangkat Kelurahan Tempurejo.
Petugas yang memintanya turun lalu mengajak Reyhan berkomunikasi. Sambil nyender di atas tiang sutet, dia bernegosiasi dengan petugas. Pria berambut ikal meminta petugas menyediakan kopi pahit.
“Gak usah nyawang-nyawang aku. Aku njaluk kopi pahit, es degan, karo duit satus ewu (Rp 100 ribu, Red) ” teriaknya. Mendengar permintaan itu, petugas dengan sigap mengikuti semua permintaannya.
Setelah disediakan, Reyhan pun turun. Petugas BPBD pun sudah siap di bawahnya. Saat menginjak tanah, Reyhan lalu berjoget. Dia seperti orang yang sedang kerasukan.
Salah satu warga ikut membantu untuk menenangkannya. Setelah Reyhan tenang, dia lalu dibawa ke rumahnya. “Dia (Reyhan, Red) langsung diserahkan ke keluarganya,” ucap Humas Polsek Pesantren Aipda Djohan Harijanto.
Djohan berharap insiden panjat sutet itu tidak untuk dicontoh. Dia mengimbau agar warga segera melapor jika ada orang yang mencurigakan akan melakukan tindakan-tindakan nekat seperti dilakukan Reyhan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah