Curah Hujan Kelud Tembus 29,67 Milimeter Sehari, Begini Status Kelud

JP Radar Kediri – Curah hujan di kawasan Gunung Kelud mencapai 29,67 milimeter per hari berdasarkan hasil pengamatan Senin (2/11). Meski diguyur hujan, tingkat aktivitas gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang tersebut masih berstatus Level I atau Normal.
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Kelud, cuaca di sekitar gunung terpantau berawan, mendung, hingga hujan. Angin bertiup lemah sampai sedang ke arah selatan, barat daya, dan barat.
Suhu udara tercatat berkisar 20–27 derajat Celsius dengan kelembapan 69–85 persen. Sementara itu, jarak pandang gunung terpantau jelas hingga tertutup kabut level 0-I. Tidak ditemukan asap kawah selama periode pengamatan pukul 00.00 hingga 24.00 WIB.
Dari pantauan CCTV, air danau kawah terlihat jelas berwarna kehijauan. Bualan air di bagian tengah danau teramati samar-samar.
Suhu air danau kawah berdasarkan pengukuran telemetri tercatat 28,53 derajat Celsius. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan pengamatan sehari sebelumnya yang mencapai 28,71 derajat Celsius.
Pada periode yang sama, petugas juga merekam tiga kali gempa tektonik jauh. Gempa tersebut memiliki amplitudo 4–35 milimeter dengan durasi 70–162 detik.
Meski terdapat rekaman kegempaan tersebut, tingkat aktivitas Gunung Kelud masih berada pada Level I atau Normal. Tidak ada perubahan status aktivitas berdasarkan laporan pengamatan yang disusun Dany Erlangga Yosa Putra, A.Md.
Masyarakat dan pengunjung diminta tidak mendekati kawah dalam radius satu kilometer. Warga serta penambang juga diimbau mewaspadai potensi lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Kelud.



