Gempa Tektonik Jauh Kelud Tercatat Empat Kali, Ada yang 255 Detik, Status Level I

JP Radar Kediri – Aktivitas Gunung Kelud masih berstatus Level I atau Normal berdasarkan hasil pengamatan Selasa (20/10).
Meski demikian, Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Kelud mencatat empat kali gempa tektonik jauh selama periode pengamatan pukul 00.00–24.00 WIB.
Berdasarkan laporan tersebut, gempa tektonik jauh memiliki amplitudo 1,5–12 milimeter dengan durasi 90–255 detik. Secara visual, kondisi gunung terpantau jelas tanpa adanya asap kawah.
Pantauan melalui kamera CCTV menunjukkan air danau kawah terlihat jelas dengan warna hijau. Sementara itu, bualan air di tengah danau teramati samar-samar.
Suhu air danau kawah tercatat 28,89 derajat Celsius. Kondisi ini sama dengan hasil pengamatan pada Jumat (16/10) dan Minggu (18/10).
Dari sisi meteorologi, cuaca di sekitar Gunung Kelud terpantau cerah hingga berawan. Angin bertiup dengan intensitas lemah, sedang, hingga kencang ke arah timur, tenggara, dan selatan.
Suhu udara berkisar 20–32 derajat Celsius dengan kelembapan 55–90 persen.
Baca Juga: Gempa Tektonik Jauh Kelud Meningkat Jadi Lima Kali, Terjadi Angin Kencang, Status Level I
Meski tingkat aktivitas masih normal, masyarakat dan pengunjung atau wisatawan diimbau tidak mendekati kawah Gunung Kelud dalam radius 1 kilometer.
Selain itu, masyarakat dan penambang diminta mewaspadai potensi lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Kelud.
Laporan pengamatan tersebut disusun Budi Prianto dari Pos Pengamatan Gunung Api Kelud berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Geologi, serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).



