Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Produksi Melimpah, Surplus Beras di Kediri Tembus 40 Ribu Ton

D
Penulis: Diana Yunita Sari❯
Pedagang menimbang beras di Pasar Sumberejo (Diana Yunita Sari/JPRK)
Pedagang menimbang beras di Pasar Sumberejo (Diana Yunita Sari/JPRK)

JP Radar Kediri- Kabupaten Kediri mencatat capaian positif di sektor ketahanan pangan. Data terbaru menunjukkan, kondisi surplus terutama pada komoditas beras.


Advertisement

Pada Januari ini, surplus beras di Bumi Panjalu telah menembus angka 40 ribu ton. Ini menandakan ketersediaan yang sangat melimpah.

Berdasarkan catatan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, total ketersediaan beras hingga Januari 2026 mencapai 51.083,5 ton.

Angka ini jauh melampaui total kebutuhan masyarakat setempat yang diperkirakan sebesar 10.768,5 ton.

Advertisement

Dengan demikian, diperoleh surplus bersih sebesar 40.315 ton, yang didorong siklus panen yang meningkat sejak awal tahun.

Analis Ketahanan Pangan DKPP Kabupaten Kediri, Hary Mulyanto, mengungkapkan faktor di balik surplus tersebut.

“Peningkatan produksi pada Januari dan masih adanya stok tersisa di penggilingan besar serta di gudang Bulog menjadi penyebab utama surplus ini,” jelasnya.

Hary memproyeksikan kondisi yang sangat aman hingga akhir 2026 ini. Prediksi ini didasari oleh rata-rata surplus bulanan yang diperkirakan stabil antara 32 ribu hingga 40 ribu ton.

Bahkan, saat memasuki periode Lebaran, produksi diperkirakan akan memuncak mencapai 46 ribu hingga 50 ribu ton.

“Dengan tren produktivitas saat ini, stok dipastikan mencukupi hingga akhir tahun. Meski ada kemungkinan fluktuasi karena faktor musim, cadangan di penggilingan dan Bulog yang melimpah akan menjaga stabilitas,” tegas Hary.

Surplus yang berkelanjutan ini telah berpengaruh terhadap harga di pasar. Harga beras medium di Kediri tercatat turun menjadi Rp 12.500–Rp 13.000 per kilogram, atau di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah sebesar Rp 13.500.

Pemerintah pun memastikan bahwa melimpahnya pasokan tidak akan mengganggu stabilitas harga di tingkat petani.

Hary menambahkan, “Meski pasokan tinggi, harga gabah di tingkat petani tetap terlindungi melalui skema Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah kering panen,' ujarnya.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Penancapan ‘si Esco’ oleh Wabup  Dewi Tandai Mulainya Final Party  School Contest XVIII 2026

Penancapan ‘si Esco’ oleh Wabup Dewi Tandai Mulainya Final Party School Contest XVIII 2026

Puncak pesta pelajar paling akbar se-Kediri Raya dan sekitarnya, School Contest XVIII GenZverse 2026, akhirnya secara resmi dimulai. 

DP2KBP3A Kabupaten Kediri Dorong Keluarga Lebih Peduli, Perkuat Sekolah Lansia Tangguh

DP2KBP3A Kabupaten Kediri Dorong Keluarga Lebih Peduli, Perkuat Sekolah Lansia Tangguh

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong lansia tetap berdaya sekaligus memperkuat komunikasi dengan keluarga.

Kapolres Kediri Turun ke Jalan dalam Operasi Patuh Semeru! Utamakan Edukasi bagi Pengendara

Kapolres Kediri Turun ke Jalan dalam Operasi Patuh Semeru! Utamakan Edukasi bagi Pengendara

Kesadaran tertib berlalu lintas masih menjadi pekerjaan rumah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer