Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

WNI di Nepal Aman, Kemlu RI Buka Hotline 24 Jam di Tengah Gejolak Demonstrasi

Ilmidza Amalia Nadzira • Jumat, 12 September 2025 | 19:48 WIB
Ilustrasi: Aksi protes besar tengah terjadi di Nepal.
Ilustrasi: Aksi protes besar tengah terjadi di Nepal.

JP Radar Kediri - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Nepal dalam kondisi aman, meski situasi di negara itu tengah memanas akibat aksi demonstrasi besar-besaran.

Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl A. Mulachela, mengatakan bahwa pihaknya telah bergerak cepat melakukan koordinasi dengan otoritas setempat. “Melalui KBRI Dhaka, kami telah berkoordinasi dengan otoritas Nepal untuk memastikan sebanyak 134 WNI dalam kondisi aman,” ujarnya lewat pesan video dari Jakarta, Jumat (12/9).

Nabyl menjelaskan, KBRI Dhaka juga sudah menghubungi para WNI tersebut satu per satu. Baik mereka yang tinggal di Nepal, maupun yang sedang berada di Kathmandu untuk urusan wisata maupun menghadiri pertemuan internasional. “Kami pastikan mereka semua dalam keadaan baik,” tegasnya.

Baca Juga: Kerusuhan Nepal Tewaskan 19 Orang, Begini Kondisi WNI di Sana

Kemlu RI tak hanya berhenti di situ. Pihak KBRI juga mengeluarkan imbauan agar para WNI menghindari area demonstrasi, tetap tenang, dan selalu waspada. Untuk memberikan rasa aman lebih lanjut, hotline darurat 24 jam disediakan sehingga WNI bisa segera melapor bila membutuhkan bantuan.

Tidak hanya itu, KBRI juga berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk membantu para WNI yang kesulitan menuju bandara. Pasalnya, sejumlah jalan dilaporkan ditutup buntut dari kerusuhan yang terjadi. “Kami ingin memastikan mereka tetap bisa pulang ke Indonesia dengan selamat,” tambah Nabyl.

Kemlu RI menegaskan akan terus mengikuti perkembangan situasi di Nepal secara ketat. Seluruh langkah yang diambil bertujuan agar WNI tetap aman di tengah gejolak politik di negara tersebut.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#kerusuhan nepal #demo nepal