25.3 C
Kediri
Saturday, January 28, 2023

Koordinator Sumber Berkah Trading Dapat Fee 5 Persen

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri–Bagaimana cara Sumber Berkah Trading (SBT) merekrut banyak koordinator dan korban? Rupanya, mereka tertarik bergabung untuk bisa mendapat keuntungan yang besar. Jika member SBT atau Sobat SBT bisa mendapat imbal jasa hingga 10 persen, koordinator bisa mendapat fee sebesar lima persen. Syaratnya menyetor uang atau investasi Rp 750 juta.

Sumber koran ini menyebutkan, Juha Iriadi mencari anggota maupun koordinator lewat ceramah-ceramah. Hal tersebut diperkuat dengan ceramah pria asal Papar itu di beberapa tayangan Youtube.

Di beberapa pesantren, pria yang akrab disapa Heri ini menjelaskan cara kerja SBT. Plus legalitas SBT yang disebut berizin resmi dan aman. Hal itu sesuai tagline SBT, Aman Modalnya, Nyata Hasilnya. “Ya memang awalnya dia menggandeng pemuka agama untuk meyakinkan member dan koordinator,” jelas salah satu Sobat SBT.

Khusus untuk koordinator mereka tidak perlu menginvestasikan uang pribadi. Melainkan cukup menyetor uang dari para Sobat SBT sebesar Rp 750 juta untuk mendapat fee 5 persen.

Baca Juga :  Sembunyi 9 Jam, Kejar-kejaran, Dor! Jambret Kedua Ditangkap saat Sahur

“Koordinator tugasnya mencari Sobat SBT. Para sobat ini yang harus menaruh modal lewat koordinator,” jelas salah satu korban SBT yang mewanti-wanti agar namanya tak dikorankan.

- Advertisement -

Saking banyaknya keuntungan yang didapat, koordinator SBT berhasil membeli aset dari hasil fee. Termasuk rumah hingga mobil. Bahkan, banyak yang membeli tanah.

Sumber lain koran ini mengaku sempat mengikuti perkumpulan para sobat dan koordinator. Di sana, koordinator ini diajari cara trading lewat platform trading resmi. Selebihnya, mereka tidak tahu kemana Heri menginvestasikan modal dari para Sobat SBT itu.

Untuk diketahui, SBT menawarkan beberapa program investasi untuk para sobat. Mulai program investasi dengan keuntungan 10 persen per bulan. Kemudian, ada program THR lebaran dengan keuntungan 50 persen. Selebihnya, ada program rumah, program pondok pesantren, dan program kompon. “Yang paling banyak diminati memang program yang profit sebesar 10 persen.” Jelas salah satu member SBT.

Baca Juga :  Jaksa Tuntut Pengamen Asal Papar Mencuri Gawai 10 Bulan Penjara

Di program rumah, Sobat SBT harus menyetor modal sebesar Rp 75 juta. Uang tersebut tidak boleh diambil sampai bangunan rumahnya jadi. Program rumah ini sudah berjalan. Bahkan Heri sudah membeli tanah kavling di Desa Kwadungan, Ngasem untuk dijadikan perumahan.

“Bangunan rumahnya sudah proses bangun, tapi sekarang karena kasusnya sudah mencuat nggak tahu mangkrak atau tetap dilanjutkan,” tuturnya sembari menyebut dirinya tidak pernah mengecek progres perumahan setelah kasus penipuan mencuat.

Seperti diberitakan, kasus investasi bodong SBT dilaporkan ke beberapa tempat. Selain ke Polres Kediri Kota dan Polres Kediri, Heri dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Total ada 25 koordinator yang memolisikan Heri dengan total kerugian Rp 77 miliar.

Jumlah itu belum termasuk kerugian koordinator lain. Secara keseluruhan, jumlah Sobat SBT ditengarai berjumlah sekitar 1.250 orang. Nilai total investasi mencapai Rp 200 miliar.






Reporter: Ilmidza Amalia Nadzira
- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri–Bagaimana cara Sumber Berkah Trading (SBT) merekrut banyak koordinator dan korban? Rupanya, mereka tertarik bergabung untuk bisa mendapat keuntungan yang besar. Jika member SBT atau Sobat SBT bisa mendapat imbal jasa hingga 10 persen, koordinator bisa mendapat fee sebesar lima persen. Syaratnya menyetor uang atau investasi Rp 750 juta.

Sumber koran ini menyebutkan, Juha Iriadi mencari anggota maupun koordinator lewat ceramah-ceramah. Hal tersebut diperkuat dengan ceramah pria asal Papar itu di beberapa tayangan Youtube.

Di beberapa pesantren, pria yang akrab disapa Heri ini menjelaskan cara kerja SBT. Plus legalitas SBT yang disebut berizin resmi dan aman. Hal itu sesuai tagline SBT, Aman Modalnya, Nyata Hasilnya. “Ya memang awalnya dia menggandeng pemuka agama untuk meyakinkan member dan koordinator,” jelas salah satu Sobat SBT.

Khusus untuk koordinator mereka tidak perlu menginvestasikan uang pribadi. Melainkan cukup menyetor uang dari para Sobat SBT sebesar Rp 750 juta untuk mendapat fee 5 persen.

Baca Juga :  Jaksa Tuntut Pengamen Asal Papar Mencuri Gawai 10 Bulan Penjara

“Koordinator tugasnya mencari Sobat SBT. Para sobat ini yang harus menaruh modal lewat koordinator,” jelas salah satu korban SBT yang mewanti-wanti agar namanya tak dikorankan.

Saking banyaknya keuntungan yang didapat, koordinator SBT berhasil membeli aset dari hasil fee. Termasuk rumah hingga mobil. Bahkan, banyak yang membeli tanah.

Sumber lain koran ini mengaku sempat mengikuti perkumpulan para sobat dan koordinator. Di sana, koordinator ini diajari cara trading lewat platform trading resmi. Selebihnya, mereka tidak tahu kemana Heri menginvestasikan modal dari para Sobat SBT itu.

Untuk diketahui, SBT menawarkan beberapa program investasi untuk para sobat. Mulai program investasi dengan keuntungan 10 persen per bulan. Kemudian, ada program THR lebaran dengan keuntungan 50 persen. Selebihnya, ada program rumah, program pondok pesantren, dan program kompon. “Yang paling banyak diminati memang program yang profit sebesar 10 persen.” Jelas salah satu member SBT.

Baca Juga :  Tertabrak Kereta Api di Ngadiluwih, Pengendara Luka Berat

Di program rumah, Sobat SBT harus menyetor modal sebesar Rp 75 juta. Uang tersebut tidak boleh diambil sampai bangunan rumahnya jadi. Program rumah ini sudah berjalan. Bahkan Heri sudah membeli tanah kavling di Desa Kwadungan, Ngasem untuk dijadikan perumahan.

“Bangunan rumahnya sudah proses bangun, tapi sekarang karena kasusnya sudah mencuat nggak tahu mangkrak atau tetap dilanjutkan,” tuturnya sembari menyebut dirinya tidak pernah mengecek progres perumahan setelah kasus penipuan mencuat.

Seperti diberitakan, kasus investasi bodong SBT dilaporkan ke beberapa tempat. Selain ke Polres Kediri Kota dan Polres Kediri, Heri dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Total ada 25 koordinator yang memolisikan Heri dengan total kerugian Rp 77 miliar.

Jumlah itu belum termasuk kerugian koordinator lain. Secara keseluruhan, jumlah Sobat SBT ditengarai berjumlah sekitar 1.250 orang. Nilai total investasi mencapai Rp 200 miliar.






Reporter: Ilmidza Amalia Nadzira

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/