Selasa, 07 Dec 2021
Radar Kediri
Home / Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Pemuda Tenggelam di Kedung Biru Belum Ketemu

25 Oktober 2021, 11: 06: 07 WIB | editor : Adi Nugroho

Pemuda Tenggelam di Kedung Biru Belum Ketemu

RIMBUN : Kondisi Kedung Biru, Deda Pandeaan, Kecamatan Kandangan lokasi Galang tenggelam. (BPBD Kab Kediri for Radar Kediri)

Share this      

 KANDANGAN, JP Radar Kediri – Proses pencarian Galang, 17, pemuda yang tenggelam di Kedung Biru belum berhenti hingga tadi malam. Remaja asal Desa Krenceng, Kecamatan Kepung tersebut masih belum ditemukan hingga pukul 20.00 WIB.

Tim penolong mendapat sedikit kesulitan dalam proses pencarian tersebut. Mereka membutuhkan penolong yang bisa melakukan penyelaman. Padahal, tim yang diterjunkan untuk mencari Galang tidak dilengkapi dengan peralatan selam.

“Yang punya keahlian menyelam di kedalaman empat meter hanya Basarnas (Badan SAR Nasional, Red),” aku Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri.

Baca juga: Berjudi Togel Online, Petani Asal Wates Diciduk Polisi

Menurut Slamet, pihaknya sudah melakukan kontak dengan Basarnas. Sekitar pukul 21.00 tadi malam anggota Basarnas yang dilengkapi peralatan selam. Hanya, apakah langsung dilakukan penyelaman masih  menunggu observasi terlebih dulu.

Sebelumnya, Galang tenggelam saat mandi di Kedung Biru yang berada di Desa Pandean, Kecamatan Kandangan. Remaja ini tak seorang diri saat masuk ke air. Dia bersama dengan dua orang temannya, Hendra dan Deni, sekitar pukul 14.30.

Di tengah-tengah mandi itu tiba-tiba Galang berteriak minta tolong. Tangannya juga menggapai-nggapai. Dua temannya sebenarnya sudah berusaha menolong dengan meraih tangan korban. Sayang upaya itu gagal. Tubuh Galang seperti tersedot ke dalam air. Masuk ke rongga terdalam di kedung tersebut. Kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsek Kandangan.

Dari keterangan yang didapatkan oleh Jawa Pos Radar Kediri, Kedung Biru sebenarnya juga masuk dalam aliran Sungai Konto. Namun, ketika musim kemarau seperti sekarang, aliran dari Sungai Konto mongering. Air yang masih tersisa berasal dari sumber di bagian bawah.

Kedalaman Kedung Biru ini mencapai empat meter. Karena itulah, petugas penyelamat tak bisa leluasa untuk menyelam ke dalam air tanpa peralatan selam.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Kandangan Iptu Gatot Pesantoro membenarkan kejadian itu. Pencarian juga terus dilakukan hingga malam hari. “Pencarian juga melibatkan Basarnas,” aku Kapolsek Gatot.

Gatot membenarkan bila Kedung Biru adalah aliran Sungai Konto. Namun, ketika kemarau aliran terputus meskipun masih ada airnya. Hal inilah yang membuat pencarian hanya dipusatkan di kedung tersebut. (ara/fud)

(rk/ara/die/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia