Minggu, 29 May 2022
Radar Kediri
Home / Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Polisi Sita 14 Klip SS dan 6.000 Pil Koplo Milik Pemuda Asal Kepung

17 Januari 2022, 10: 43: 22 WIB | editor : Adi Nugroho

Polisi Sita 14 Klip SS dan 6.000 Pil Koplo Milik Pemuda Asal Kepung

Share this      

KEPUNG, JP Radar Kediri– Bisnis gelap narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba) yang dijalani Bagus Prasetyo Widodo berakhir di tangan polisi.

Laki-laki asal Dusun Kepungtimur, Desa/Kecamatan Kepung ini ditangkap di rumahnya. Dalam penggeledahan di temukan narkoba jenis sabu-sabu (SS) dan pil koplo.

Tak tanggung-tanggung sebanyak 14 klip plastik berisi kristal bening seberat total 7,52 gram disita. Tidak hanya itu, polisi anti narkoba juga mengamankan 6.000 butir pil dobel L. “Saat ini tersangka dalam proses penyidikan di Polres Kediri,” kata Kasatnarkoba Polres Kediri AKP Ridwan Sahara kemarin.

Baca juga: Sindikat Bandit Pecah Kaca Mobil di Kota Kediri Terbongkar

Dia mengungkapkan, penangkapan Bagus terjadi pada Sabtu lalu (15/1). Dia dibekuk ketika sedang berada di rumahnya sekitar pukul 10.00. Penangkapan laki-laki yang sehari-hari bekerja buruh tani ini bermula dari laporan masyarakat.

“Kami mendapatkan laporan bahwa di lokasi penangkapan marak terjadi peredaran sabu,” ujar Ridwan.

Mendapat laporan tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyidikan tersebut, mereka melihat ada yang mencurigakan dari perilaku Bagus. Tidak ingin buruannya kabur, petugas langsung melakukan penangkapan. “Di tangan tersangka selain 14 klip sabu, juga ada peralatan timbangan digital dan bong (alat isap SS),” terang Ridwan.

Barang bukti (BB) itu ditemukan dalam lemari. Rinciannya, lima klip seberat 0,56 gram, tiga klip masing-masing 0,54 gram, 0,58 gram, 0,55 gram; satu klip seberat 0,59 gram, satu klip lagi 0,59 gram; 0,53 gram; dan 0,26 gram. “Selain sabu, juga ditemukan 6.000 butir pil jenis dobel L,” urai Ridwan.

Selain sabu-sabu dan pil dobel L, Ridwan menambahkan, barang bukti lain yang disita adalah satu gawai merek Samsung warna hitam, satu timbangan digital dan satu bong. Akibat perbuatannya, Bagus dianggap melanggar pasal 112 ayat 2 UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika dan pasal 197 UU Nomor 36/2009 tentang Kesehatan juncto pasal 60 ayat 10 UU Nomor 11/2020 tentang Cipta Kerja atau pasal 196 UU Nomor 36/2009 tentang Kesehatan. (ara/ndr)

(rk/ara/die/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia