Selasa, 26 Oct 2021
Radar Kediri
Home / Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Saksi Terakhir Kasus Penggelapan Mobil Rental di Kediri

13 Oktober 2021, 15: 04: 11 WIB | editor : Adi Nugroho

Saksi Terakhir Kasus Penggelapan Mobil Rental di Kediri

BEBER FAKTA: Surahman mengucap sumpah sebelum bersaksi dalam persidangan kasus penipuan yang berlangsung di PN Kabupaten Kediri kemarin. (Habibah A. Muktiara - radar kediri)

Share this      

NGASEM, JP Radar Kediri– Jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan saksi terakhir dalam persidangan kasus penggelapan mobil rental dengan terdakwa Ferry Hermawan, 45, PNS Pemkot Kediri. Dia adalah Surahman, 50, tetangga Ferry, di Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri.

Pria ini menerima mobil Toyota Ayla yang digadaikan Ferry. “Waktu itu Ferry datang ke rumah saya, mengatakan bahwa temannya membutuhkan uang,” jelasnya dalam persidangan di ruang Kartika Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri kemarin.

Mobil digadaikan pada Surahman Rp 25 juta. Kendaraan bercat merah itu atas nama Syaiful Ashari, 38, suami Lia Indrawati, 33, pemilik rental mobil asal Desa Mukuh, Kayenkidul. “Katanya uang akan ditransfer di nomor rekening sesuai STNK yaitu Ashari,” imbuhnya.

Baca juga: Pilih Cerai setelah Anak Lahir

Ketika menggadaikan, Kabid Keluarga Berencana (KB) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Kediri itu membawa STNK dan kuitansi. Surahman mengaku percaya pada Ferry karena tetangganya. Belakangan, ternyata mobil tersebut bermasalah.

“Berapa kerugian yang saksi alami?” tanya Rofi Heryanto, anggota majelis hakim. Surahman mengatakan, kerugiannya Rp 25 juta. Hingga kemarin uangnya belum dikembalikan. Sedangkan mobil Ayla sudah disita sebagai barang bukti.

Setelah saksi memberi keterangan, ketua majelis hakim Bob Rosman memberi kesempatan Ferry menanggapi. Menurutnya, keterangan saksi ada yang tidak sesuai. “Saya waktu itu hanya membawa STNK, KTP, dan KK,” ujar Ferry.

Karena Surahman saksi terakhir JPU Daru Widiyatmoko, agenda persidangan selanjutnya adalah keterangan terdakwa. Seperti diketahui, pada 2020 hingga 2021 Ferry meminjam tiga mobil pada Lia. Selain Ayla, ada Mitsubishi Expander dan Daihatsu Terios. Dia menjaminkan sepeda motor dinas Honda Beat milik kantornya.

Mobil rental itu digadaikan. Ferry mendapat uang Rp 57,5 juta. Akibat perbuatannya, jaksa mendakwa Ferry dengan pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan penggelapan. (ara/ndr)

 

(rk/ara/die/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia