Minggu, 29 May 2022
Radar Kediri
Home / Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Peh

Bisnis Bangkrut, Cinta pun Kukut

13 Mei 2022, 10: 34: 11 WIB | editor : Adi Nugroho

Bisnis Bangkrut, Cinta pun Kukut

Share this      

Cerita yang dialami Kang Sudrun ini, mungkin, sudah sangat familiar di telinga. Tentang bubrahe hubungan asmara hanya gara-gara harta. Ya, ketika bisnis yang dibangun warga Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri ini bangkrut, cinta sang istri pun ikutan kukut.  Peh jan nelangsa tenan iki.

Ya mesti wae, lha wong Mbok Ndewor ternyata hanya mengincar harta Sudrun. Tresnane mung palsu, mung sebatas kemricike rupiah, walah!

Mangkane, dulur-dulure Sudrun ora pada heran. Mereka bahkan sudah memperkirakan hal ini bakal terjadi. Sebab, jarak usia mereka terpaut cukup lebar. Kang Sudrun 35 tahun, sedangkan Mbok  Ndewor baru 26 tahun. Demikian pula tabiatnya, sangat bertolak belakang.

Baca juga: 12 Hari Operasi Ketupat Polres Kediri Kota Jaring Ribuan Pelanggar

Bisnis Bangkrut, Cinta pun Kukut

(Ilustrasi: Afrizal - radar kediri)

Sebelum menikah, Kang Sudrun berkali-kali diingatkan agar lebih selektif dan berhati-hati dalam memilih pasangan. Agar tak salah pilih. Sayangnya, godaan Mbok Ndewor sangat kuat. Kang Sudrunpun akhirnya terpikat.

“Bojone Sudrun kan hedon (hedonis, Red). Apa maneh deke gampang dirayu,” ucap Kang Sokran, adike Kang Sudrun.

Di awal menikah, Kang Sudrun juga baru memulai usaha. Kebetulan, bisnis itu berjalan lancar. Penghasilan besar pun berdatangan.

Namun, dia begitu mudah dirayu oleh sang istri yang memang bahenol. Minta ini itu langsung dituruti. Segala yang diminta, dengan cepat dikabulkan. Padahal, bila saudaranya yang minta sering diulur-ulur serta harus jelas peruntukannya.

Repote, Mbok Ndewor hanya pintar njaluk. Ora pernah membantu bisnis sang suami. Dia hanya ingin mangan enake wae. Sementara yang ikut berpeluh justru keluarga sang suami.

Ketika hal itu diberitahukan kepada Kang Sudrun, dengan enteng dia membela. Jarene Kang Sudrun, biar dia saja yang bekerja. Semetnara istrinya cukup tinggal di rumah.

“Wong manja kok ya diladeni. Tambah dadi akhire. Tambah males wonge,” gerutu Kang Sokran yang mengantar kakaknya datang ke pengadilan agama itu.

Karena itulah, meskipun berstatus sebagai istri sah, keberadaan Mbok Ndewor dianggap parasite oleh keluarga Kang Sudrun. Hanya bermodal cantik saja.

Dan sekarang, Kang Sudrun baru merasakan imbasnya. Setelah bisnisnya bangkrut, Mbok Ndewor pun pergi dengan cinta palsunya. Kang Sudrun pun hanya bisa duduk terdiam sambil meratapi nasibnya.

“Luwih becik deke minggat, tinimbang mengko susah. Aku wis ra duwe apa-apa, lha mengko bojoku arep tak pangani apa?” ucap Kang Sudrun pasrah. Ealah….dasar nasib. (ica/fud)

(rk/rq/die/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia