JP Radar Kediri – Jika kamu penggemar anime, pasti sudah tidak asing dengan panggilan seperti -kun, -chan, -san, bahkan -dono. Dalam dialog anime, sebutan-sebutan ini sering muncul dan memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar panggilan nama.
Mereka dikenal sebagai honorifik akhiran yang ditambahkan setelah nama untuk menunjukkan tingkat keakraban, rasa hormat, atau posisi sosial seseorang. Artikel ini akan membahas arti dan penggunaan honorifik Jepang yang sering muncul dalam anime dan bagaimana mereka mencerminkan hubungan antar karakter.
Honorifik adalah bentuk kehormatan dalam bahasa Jepang yang digunakan untuk menunjukkan sopan santun dan struktur sosial. Dalam anime maupun kehidupan nyata di Jepang, penggunaan honorifik mencerminkan kedekatan, usia, status sosial, hingga suasana formal atau informal.
Ada beberapa honorifik utama yang umum digunakan dalam anime, masing-masing membawa nuansa tersendiri terhadap cara karakter berinteraksi.
Definisi dan Arti Dasar Honorifik Jepang
Honorifik adalah bentuk kehormatan dalam bahasa Jepang yang digunakan untuk menunjukkan sopan santun dan struktur sosial. Dalam anime maupun kehidupan nyata di Jepang, penggunaan honorifik mencerminkan kedekatan, usia, status sosial, hingga suasana formal atau informal.
Baca Juga: Tak Sekadar Hiburan, Ini Pengaruh Anime terhadap Sikap dan Karakter Pelajar Indonesia
Ada beberapa honorifik utama yang umum digunakan dalam anime, masing-masing membawa nuansa tersendiri terhadap cara karakter berinteraksi.
Honorifik Populer dan Artinya
- -San: Netral dan Sopan
Paling umum digunakan dalam situasi formal dan netral. -San mirip dengan “Bapak/Ibu/Saudara” dalam bahasa Indonesia. Digunakan pada teman kerja, orang yang baru dikenal, atau orang yang dihormati.
Contoh di anime:
Dalam My Hero Academia, karakter menyebut “Midoriya-san” untuk menunjukkan rasa hormat.
- -Kun: Akrab dan Biasanya untuk Laki-Laki
Biasanya digunakan untuk anak laki-laki, junior, atau teman sebaya oleh orang yang lebih tua atau berstatus lebih tinggi. Meski begitu, bisa juga digunakan ke perempuan dalam konteks profesional.
Contoh di anime:
Dalam Naruto, Sakura sering memanggil “Sasuke-kun”, menunjukkan kedekatan dan rasa suka.
Baca Juga: Donald Trump Tampil sebagai Pahlawan Anime di Video Klip Satir 'Go, Ini Perannya
- -Chan : Imut dan Akrab
Digunakan untuk anak kecil, hewan peliharaan, atau orang yang sangat dekat. Kadang juga dipakai sebagai bentuk sayang atau manja.
Contoh di anime:
Di One Piece, Chopper sering dipanggil “Chopper-chan” karena sifatnya yang lucu dan polos.
- -Sama: Sangat Hormat atau Mengagungkan
Merupakan bentuk paling sopan dan penuh hormat. Biasanya digunakan untuk pelanggan, atasan, atau tokoh yang dipuja.
Contoh di anime:
Dalam Black Butler, Sebastian memanggil tuannya dengan “Ciel-sama” sebagai bentuk pelayanan maksimal dan rasa hormat.
- -Dono: Kehormatan Kuno
Digunakan dalam konteks zaman samurai atau feodal. Memberikan rasa hormat lebih tinggi dari -san tapi tidak seformal -sama. Sering muncul di anime bertema sejarah atau samurai.
Contoh di anime:
Dalam Rurouni Kenshin, karakter seperti Kenshin kadang dipanggil “Himura-dono” oleh karakter lain yang menghormatinya.
Honorifik seperti -kun, -chan, -san, -sama, dan -dono bukan sekadar tambahan di belakang nama, tetapi membawa banyak makna sosial dan emosional.
Dalam anime, penggunaannya memperkuat hubungan karakter dan membantu penonton memahami dinamika cerita lebih dalam.
Jadi, saat kamu menonton anime berikutnya, cobalah perhatikan bagaimana karakter saling memanggil—karena itu bisa mengungkap lebih dari yang terlihat!(vyn)
Penulis: Muhammad Alvin Riandi Zahra
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira