JP Radar Kediri - Tank adalah salah satu role yang penting di Mobile Legends. Tugas utama tank adalah menjadi tameng bagi rekan satu tim serta membuka dan menginisiasi open war.
Tanpa tank yang baik, rekan satu tim akan kesulitan, terutama marksman dan mage di saat team fight.
Seorang tank yang efektif harus memiliki pemahaman yang baik tentang mekanisme permainan, positioning yang tepat, serta kemampuan untuk melindungi core team seperti marksman dan mage.
Selain itu, tank juga harus peka dalam membaca pergerakan musuh dan tahu kapan harus menyerang atau mundur.
Baca Juga: Mobile Legends, Tips Cara Menjadi Jungler ala Pro Player
Untuk cara jadi tank yang baik dan bisa diandalkan oleh teman satu tim, biasanya pemain harus paham harus ke mana di saat situasi dan kondisi tertentu.
Inilah 7 Cara Jadi Tank Idaman di Mobile Legends
1. Pahami Rotasi dan Roaming
Jangan hanya maju tanpa arah, pahami kapan harus melindungi rekan, open war, dan zoning lawan. Bukan asal maju, terkadang ada Tank yang ngerusuh di Jungle lawan.
2. Pilih Tank yang Sesuai
Pilih hero tank yang sesuai dengan gaya bermain dan kebutuhan tim, seperti Tigreal untuk inisiasi atau Baxia untuk anti-healing.
3. Gunakan Build yang Tepat
Pastikan item yang digunakan sesuai dengan situasi, misalnya Dominance Ice untuk mengurangi attack speed musuh atau Athena’s Shield untuk menahan magic damage.
Baca Juga: Tips Push Rank Cepat di Mobile Legends agar Mencapai Rank Mythic
4. Selalu Open Map
Tank harus rajin membuka map untuk memantau pergerakan musuh dan memberikan informasi kepada tim agar bisa mengambil keputusan yang lebih baik.
5. Jangan Takut untuk Inisiasi
Sebagai tank, tugas utama adalah membuka pertarungan dengan tepat, entah itu menggunakan crowd control atau menarik perhatian lawan.
6. Lindungi Core Tim
Memastikan marksman dan mage di tim tetap aman, terutama dalam team fight, dengan cara memblock serangan lawan yang datang menuju core atau memberikan crowd control kepada musuh.
7. Selalu Komunikasi dengan Tim
Berkomunikasi tetap menjadi aspek penting dalam tim untuk mengatur strategi, kapan harus menyerang atau mundur, serta memberi sinyal saat ada bahaya.
Editor : Jauhar Yohanis