kEDIRI, JP Radar Kediri – Baru-baru ini pengguna media sosial dihebohkan dengan fenomena mabuk kecubung yang terjadi di Banjarmasin pada Rabu (10/7). Sebanyak 39 warga mengalami keracunan, bahkan dua orang meninggal dunia.
Melihat fenomena ini, mengonsumsi kecubung memang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan efek samping serius. Tanaman ini mengandung alkaloid tropane seperti atropin, skopolamin, dan hiosiamin, yang dapat menyebabkan keracunan.
Berikut 7 dampak berbahaya mengonsumsi kecubung:
1. Halusinasi dan Delirium
Konsumsi kecubung dapat menyebabkan halusinasi yang kuat dan delirium. Hal ini membuat seseorang akan mengalami kebingungan dan kehilangan kontak dengan realitas.
2. Keracunan Sistem Saraf Pusat
Alkaloid dalam kecubung dapat menyebabkan keracunan sistem saraf pusat, yang mengarah pada gejala seperti kegelisahan, kebingungan, dan kejang.
3. Gangguan Sistem Kardiovaskular
Dapat menyebabkan peningkatan detak jantung (takikardia), tekanan darah tinggi, dan aritmia (detak jantung tidak teratur).
4. Mulut dan Kulit Kering
Efek antikolinergik dari alkaloid ini menyebabkan mulut dan kulit menjadi sangat kering.
5. Kesulitan Berkemih
Efek relaksasi otot polos dapat menyebabkan kesulitan dalam berkemih.
6. Mydriasis
Pelebaran pupil yang berlebihan, yang dapat menyebabkan penglihatan kabur dan ketidaknyamanan dengan cahaya terang.
7. Kematian
Dalam kasus keracunan parah, konsumsi kecubung dapat menyebabkan kematian akibat kegagalan pernapasan atau komplikasi kardiovaskular.
Karena dampak-dampak berbahaya ini, sangat penting untuk menghindari konsumsi kecubung dalam bentuk apa pun. Jika seseorang diduga telah mengonsumsi kecubung, sangat penting untuk segera mencari bantuan medis darurat.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah