Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mereka yang Jadi Faster di Waru Turi Fun Run (1): Deven Zig-zag Hindari ‘Bentrok’, Dira Lupa Tombol Mulai

Emilia Susanti • Selasa, 17 Februari 2026 | 08:00 WIB
PELARI CEPAT: Kepala Divisi Human Capital Perum Jasa Tirta 1 Inni Dian Rohani bersama pelari yang meraih penghargaan faster 5K male dan female.
PELARI CEPAT: Kepala Divisi Human Capital Perum Jasa Tirta 1 Inni Dian Rohani bersama pelari yang meraih penghargaan faster 5K male dan female.

Waru Turi Fun Run 2026 menyisakan banyak kisah menarik. Terutama bagi mereka yang keluar sebagai faster. Di kelompok 5K ada Deven dan Dira jadi yang tercepat.

EMILIA SUSANTI, Kabupaten, JP Radar Kediri

Pelari tercepat atau faster pertama 5K dalam Waru Turi Fun Run 2026 itu diraih oleh Mochamad Bay Deven Iqbal Vandovi. Saat mencapai garis finish, dia langsung sujud syukur. Ternyata itu sudah menjadi kebiasaannya setiap mengikuti event lari.

“Rasanya puas kak. Di event-event yang pernah saya ikuti, saya selalu sujud syukur karena selalu dapat podium,” aku pemuda asli Kabupaten Blitar itu.

Bisa dibilang, dirinya memang langganan naik podium di beberapa event lari. Ya karena dia sebetulnya memang atlet lari. Pemuda berusia 20 tahun itu merupakan salah satu atlet dari Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Blitar. Dia pun pernah turun dalam ajang bergengsi seperti pekan olahraga provinsi (porprov).

“Saya hampir tiap minggu mengikuti race run dijalan maupun lintasan track,” tambahnya untuk menunjukkan dirinya memang aktif dalam event lari.

Menjadi faster dalam event lari bukan hal baru baginya. Namun, naik podium di ajang Waru Turi Fun Run tetap menjadi pengalaman pertamanya. Sebab, event ini memang baru pertamakali diselenggarakan. Dari berbagai event yang pernah diikutinya, event lari ini cukup berkesan baginya. Pasalnya, dia sempat merasakan cipratan air dari bendungan.

“Berlari sambil terciprat air sedikit, cukup seger juga saat udah mulai kelelahan,” ungkapnya semberi membubuhi emoji senyum lebar di pesan Whatsapp.

Yang paling tak terlupakan, dirinya berpapasan dengan para pelari yang masih di belakang. Dia menyebutnya bentrok dengan peserta lain. Sehingga, momen tersebut cukup menghambat laju larinya. Walau begitu hal itu tak menjadi masalah besar baginya.

“Saat arah mau finish bentrok dengan peserta lain. Jadi sekalian latihan lari zig-zag,” katanya.

Uniknya lagi, Deven mengikuti event Waru Turi Fun Run ini sendirian. Alias tidak mengajak teman. Lagi-lagi, ini bukan suatu masalah baginya. Pasalnya, dia malah mendapatkan banyak teman dari luar daerah.

“Saya tau event ini dari media sosial. Event-nya sudah cukup baik semoga dijadikan ajang tahunan,” harapnya.

Sementara itu, Fadira Mulia Juarita, 17, menjadi sosok pelari tercepat wanita untuk 5K. Tak berbeda jauh, gadis asli Kecamatan Pare ini juga memiliki background sebagai atlet. Sayangnya, dia tak mencatat seberapa lama dirinya mencapai garis finish.

“Kemarin waktu mau start lupa nyalain tombol mulainya,” kata gadis yang akrab disapa Dira itu.

Sama seperti halnya Deven, gadis yang masih duduk di bangku kelas 2 SMA N 1 Pare ini mengaku sudah beberapakali mengikuti event lari.

Dia pun sering menjadi faster di setiap event lari yang diikutinya. Namun, tetap saja, Waru Turi Fun Run juga memberi kesan tersendiri. Apalagi saat mencapai garis finish.

“Harusnya pita yang digaris finish itu untuk (menyambut, Red) saya. Tapi ada mas-mas hampir bersamaan dengan saya yang heboh. Jadi sempet ya Allah aku sing capek tapi kok ya mas e sing heboh,” keluhnya. Tetapi itu menjadi momen lucu yang tak dilupakannya dalam event ini.

Pada momen lain, Dira juga sempat tak bisa menahan tawanya ketika melihat peserta lain yang berkostum unik saat lari.

Seingatnya, pelari itu bukannya menggunakan jersey atau kaos olahraga seperti pelari-pelari lainnya. Melainkan memakai seragam. Sehingga, perhatiannya sempat teralihkan.

“Seperti salfok (salah fokus, Red) gitu kak,” cerita gadis yang turun dalam kejuaraan nasional triathlon untuk mewakili Jawa Timur tahun lalu.

Terakhir, dia berharap event lari ini tetap berlanjut dan setiap tahun diselenggarakan. Dia pun menyelipkan candaan agar hadiah yang diberikan bisa lebih besar kepada faster lebih besar.

Namun, dia melihat ada satu hal penting yang bisa didapatkan dari event lari ini. “Jadi kita itu bisa melihat bibit-bibit unggul (calon atlet, Red) di Kabupaten Kediri,” tandasnya. (fud)

 

Untuk mendapatkan berita-   berita terkini    Jawa Pos    Radar Kediri   , silakan bergabung di saluran WhatsApp "   Radar Kediri   ". Caranya klik link join   saluran WhatsApp Radar Kediri.   Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Andhika Attar Anindita
#olahraga lari #radar kediri #radar kediri event #waru turi fun run #event lari #Pelari kalcer #pelari tercepat di asia #FASTER #atlet lari #Fun Run 5K #Bendung Gerak Waru Turi