Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sepi karena Pandemi, Sumber Sumbul di Ringinrejo Kediri Bergantung Swadaya Pemuda Setempat

Ayu Ismawati • Jumat, 9 Februari 2024 | 19:45 WIB
Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri - Kawasan mata air yang berada di Desa Deyeng, Kecamatan Ringinrejo ini sekilas cukup lengkap fasilitasnya. Mulai dari toilet, musala, warung, hingga gazebo. Hanya saja kondisi dua sumber airnya saat ini mengering.

Pohon-pohon besar pun masih lestari di sana. Beberapa vegetasi yang banyak tumbuh di antaranya Pohon Beringin, Kepuh, Mahoni, dan Ingas. Bahkan, pohon-pohon besarnya diberi keterangan nama jenisnya. Sehingga bisa jadi upaya edukasi bagi pengunjung tentang jenis-jenis pohon.

Sayangnya, beberapa pengelolaan di sana justru tidak mengedepankan aspek lingkungan. Rumah-rumah pohon dengan pondasi dari besi dipasang di sekeliling batang pohon. Pun keterangan nama jenis pohon yang justru dipasang dengan cara dipaku.

“Memang banyak juga yang mengingatkan, jangan dipaku. Kami pun tahu kalau sebenarnya nggak boleh. Tapi sudah terlanjur,” ujar Mahmudi, warga setempat.

Fasilitas-fasilitas dan ornamen di kawasan sumber seluruhnya inisiatif pemuda setempat. Mereka juga yang secara swadaya mengelola dan mengembangkan kawasan ini sejak 2019. “Dulu sebelum pandemi itu ramai sekali. Kena pandemi jadi sepi. Cuma pemuda-pemuda sekitar sini yang berusaha menghidupkan lagi,” ungkapnya.

Kondisi itu nampak dari beberapa fasilitas yang terbengkalai. Seperti rumah pohon yang sudah lapuk. Sehingga tak lagi digunakan sebagai wahana untuk menunjang kawasan mata air. “Dulu pernah sama desa dibangunkan jalannya. Dipasang paving. Sama toilet juga. Tapi kalau lain-lainnya kebanyakan donasi,” ucap Mahmudi.

Dia mencontohkan, puluhan burung dara yang dilepas liarkan di sana. Itu merupakan hasil donasi yang kemudian menghuni kawasan mata air hingga sekarang. “Biar ramai saja sumbernya,” pungkasnya.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#wisata #terbengkalai #sumber air