“Chlamydia bisa menyerang kucing saat berusia dua minggu,” terang Pujiono, dokter hewan (drh) di Klinik Hewan Asa Kediri.
Dia menjelaskan bahwa penyakit tersebut disebabkan virus. Sehingga perlu diagnosis yang akurat untuk penyakit tersebut. Biasanya pertanda awal dengan munculnya bintik hitam pada mata kucing.
“Chlamydia kucing adalah penyakit pernapasan yang biasanya menyebar dari kontak dengan kucing lain,” ujar Puji.
Kondisi ini, menurutnya, sering terlihat pada anak kucing muda dan biasanya dimulai dengan konjungtivitis. Konjungtivitis adalah kondisi yang ditandai keluarnya cairan mata yang tidak normal.
Penyebabnya adalah peradangan pada bagian dalam kelopak mata dan bagian putih mata itu sendiri. Chlamydia kucing adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri.
Kucing dengan chlamydia atau disebut juga chlamydiosis kucing, mendapatkan penyakit ini karena bakteri yang bernama Chlamydia felis. Penyakit ini juga dikenal dengan sebutan chlamydia psittaci atau pneumonitis kucing.
Ada beberapa gejala yang muncul apabila kucing terkena chlamydia. Gejala ini mulai dari keluar cairan pada mata, bersin, cairan dari hidung, demam, tampak lesu, dan sering menyipitkan mata. “Biasanya dari menginfeksi satu mata, akan mengenai mata satunya,” imbuh Puji.
Hal tersebut dikarenakan kucing akan merasa tidak nyaman saat ada cairan pada mata. Di mana bagian saat mengusapkan pada wajah membuat menjadi menyebar. “Kondisi ini dapat menginfeksi kedua matanya,” kata Puji.
Keluarnya cairan putih yang encer ini akan berkembang menjadi cairan putih yang lebih kental, berwarna kuning, atau bahkan kehijauan. Jika kucing terinfeksi bakteri mungkin juga melihatnya sering bersin-bersin, keluar cairan di hidung. Kucing juga dapat mengalami demam ringan, lesu, dan pembengkakan atau kemerahan pada matanya.
Jika sudah parah, Puji mengatakan, penyakit ini membuat bola mata kucing menonjol keluar. Meski tidak berbahaya, namun membuat kucing tidak nyaman. Sehingga satu-satunya adalah mengoperasinya. Bagian bola matanya diambil, dan ditutup.
“Karena dilakukan bius total dan plus, ini operasi sedang,” terang Puji. Setelah operasi, kucing akan pulih setelah dua hari. Namun pada saat proses pengeringan luka bekas operasi akan menimbulkan rasa gatal dan nyeri. Sehingga akan diberikan obat.(ara/ndr) Editor : Anwar Bahar Basalamah