Dokter Fendik Hardyanto, SpKJ menjelaskan, waktu penggunaan smartphone bagi anak tidak boleh lebih dari 2 jam per hari. “Itu untuk anak usia kurang dari 12 tahun,” ungkapnya.
Selain hal tersebut, Fendik mengatakan, jika penggunaan smartphone harus dalam pengawasan orang tua. Ini untuk memantau games apa yang dimainkan. Atau, anak sedang browsing apa atau bergaul di medsos dengan siapa.
Lebih bijak lagi, orang tua harus memposisikan jika smartphone sebagai media untuk mendekatkan diri dengan anak.
Selain pengawasan waktu, Fendik juga menyarankan orang tua untuk mengawasi konten yang sedang dinikmati sang anak. Karena jika salah, anak bisa mengakses konten negatif. “Harus rajin lihat apa saja yang anak akses selama sehari,” tambahnya.
Namun jika anak sudah terlanjur kecanduan, Fendik mengatakan, orang tua harus bisa bersikap tegas.
Salah satunya adalah dengan memutus akses anak ke smartphone. Selain itu, orang tua harus mengajak anak untuk memiliki aktivitas sosial. Seperti memasukan anak ke les olahraga atau belajar. “Wajib ikut mencarikan teman untuk sang anak bermain,” pungkasnya. Editor : Anwar Bahar Basalamah