Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Gus Qodir, Pendakwah yang Energik dan Gemar Blusukan

adi nugroho • Kamis, 17 Juni 2021 | 22:02 WIB
gus-qodir-pendakwah-yang-energik-dan-gemar-blusukan
gus-qodir-pendakwah-yang-energik-dan-gemar-blusukan

Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo berduka. Kemarin pagi, Agus Abdul Qodir Ridlwan, ketua umum Ponpes Lirboyo Kediri menghadap Sang Khalik. Ia mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 04.30, setelah berjuang melawan penyakit asam lambung di Rumah Sakit Lirboyo. 


Kepergian sosok yang dikenal energik saat berdakwah ke pelosok desa itu, membuat keluarga, santri, dan kerabatnya merasa kehilangan. Masih banyak yang belum percaya jika pria yang akrab disapa Gus Qodir itu telah tiada. “Almarhum sebelumnya sempat mengeluh sakit asam lambung,” kata Ahmad Zulfa, pengurus Ponpes Lirboyo. 


Semasa hidup, Gus Qodir dikenal sebagai sosok yang gigih. Dia paling suka blusukan ke desa untuk berdakwah. Karena kebiasaannya itu, kini santri-santri Ponpes Lirboyo mulai ditugaskan ke desa untuk berdakwah. 


Bagi Zulfa, almarhum menjangkau orang-orang yang belum disentuh oleh ulama. Dampak positif dari dakwah ke pelosok desa itu kini bisa terlihat dari asal santri yang mendalami ilmu agama di Ponpes Lirboyo. Selain berbagai daerah di Jawa, banyak pula santri asal luar pulau Jawa yang menimba ilmu di Ponpes Lirboyo.


Tak sekadar berdakwah di pelosok desa, Gus Qodir juga mengembangkan Ittihadul Mubalighin Ponpes Lirboyo. Dari lembaga itu, kini sudah banyak pengembangan untuk membuka cabang Ponpes Lirboyo di luar pulau. Mulai dari cabang Kalimantan hingga Sumatera. 


“Gus Qodir orang yang aktif ke cabang. Beliau sangat telaten dan benar-benar seorang penggerak,” lanjut pria yang kerap disapa Gus Zulfa itu kepada Jawa Pos Radar Kediri, kemarin. 


Sementara itu, selain aktif berdakwah, Gus Qodir juga dikenal sebagai seorang guru yang tegas. Dia tidak segan menegur para santri yang membandel. Seperti pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, Gus Qodir selalu membatasi wali santri yang berkunjung. Dia juga menginstruksikan para santri menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat.


Ketegasan dan ketekunannya sebagai penggerak di Ponpes Lirboyo itulah yang membuat Gus Qodir dipercaya sebagai ketua umum Ponpes Lirboyo. Dia juga menjadi pimpinan di Ittihadul Mubalighin Ponpes Lirboyo. “Almarhum dimakamkan tadi siang (kemarin, Red) pukul 11.00,” imbuh Gus Zulfa.(rq/ut)


Editor : adi nugroho
#pondok #lirboyo #blusukan