25.3 C
Kediri
Saturday, January 28, 2023

Perpaduan Desain Hunian Gaya Eropa dan Asia

- Advertisement -

“Karena sudah banyak developer yang membangun rumah Skandinavian, jadi kami ingin membuat suatu hal yang berbeda dengan memadukan gaya Jepang,” terang Property Advisor PT Griya Pamenang (GAP) Nafidatur Rosida. Perpaduan dua gaya antara Skandinavia dan Jepang ini terlihat dari tampilan luar rumah.

Cocok bagiYang Seharian Sibuk Bekerja
(Foto: Habibah A. Muktiara)

Dia menjelaskan bahwa gaya Skandinavian ini diadaptasi dari Eropa. Sesuai dengan namanya, desain tersebut banyak di negara Nordic, mulai dari Swedia, Norwegia, Denmark, dan Islandia.

“Pada bangunan rumah ini gaya Skandinavian ini terlihat pada atapnya,” ungkap Nafidatur.

Cocok bagiYang Seharian Sibuk Bekerja
(Foto: Habibah A. Muktiara)

Rumah dengan gaya Skandinavian ini memiliki atap berbentuk segitiga. Bentuk atap ini membuat rumah terlihat lebar dan tinggi. Menurut Nafidatur, atap segitiga ini bisa dikembangkan untuk ruangan. Hanya saja, ruangan tersebut hanya setengah. Di mana cocok digunakan ruang tidur atau ruang belajar.

Baca Juga :  Marsel dan Rafael, Dua Murid SD yang Jadi Korban Tabrak Lari

Sedangkan untuk gaya Jepang, ini adalah elemen kayu di beberapa titik. Mulai dari hiasan atap dan sekat taman dan teras rumah. Tidak hanya itu, gaya Jepang ini terlihat dari jendela kamar depan.

Cocok bagiYang Seharian Sibuk Bekerja
(Foto: Habibah A. Muktiara)
- Advertisement -

“Kebanyakan jendela rumah di Jepang, modelnya landscape,” kata perempuan yang beralamat di Desa Kranggan, Kecamatan Gurah ini.

Meski perpaduan Skandinavia dan Jepang adalah perpaduan Eropa dan Asia. Namun model rumah ini cocok bagi penghuni yang seharian sibuk bekerja. Karena rumah dengan model ini menggunakan element warna cokelat muda, putih, abu-abu dan hitam.

Cocok bagiYang Seharian Sibuk Bekerja
(Foto: Habibah A. Muktiara)

Kombinasi warna tersebut merupakan andalan untuk desain interior sebuah konstruksi bangunan berkonsep Skandinavian dan Jepang. Penggunaan bahan bangunan kayu khususnya yang berwarna cokelat muda mendominasi rumah yang mengaplikasikan konsep ini, baik sebagai perabot maupun elemen lainnya.

Baca Juga :  BAZNAS Nganjuk Serahkan 55 Unit Rumah Hasil Rehabilitasi

Kesan bersih yang diberikan juga perlu ditekankan sehingga tidak perlu memberikan terlalu banyak elemen dekoratif atau pajangan, apalagi jika hal tersebut memiliki warna yang terlalu menarik perhatian. Terkait dengan hal tersebut, fungsi dan desain dari setiap perabot yang digunakan juga harus selaras dengan konsep yang diusung.

Dalam rumah dengan perpaduan Skandinavia dan Jepang, ini memiliki dua kamar tidur, ruang tamu, kamar mandi, dapur, taman depan, taman belakang dan carport. Hanya saja untuk tata letak ruangan dapat disesuaikan dengan keinginan memiliki rumah. Dengan catatan tidak mengubah bentuk depannya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Kediri”. Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.






Reporter: Habibaham Anisa Muktiara
- Advertisement -

“Karena sudah banyak developer yang membangun rumah Skandinavian, jadi kami ingin membuat suatu hal yang berbeda dengan memadukan gaya Jepang,” terang Property Advisor PT Griya Pamenang (GAP) Nafidatur Rosida. Perpaduan dua gaya antara Skandinavia dan Jepang ini terlihat dari tampilan luar rumah.

Cocok bagiYang Seharian Sibuk Bekerja
(Foto: Habibah A. Muktiara)

Dia menjelaskan bahwa gaya Skandinavian ini diadaptasi dari Eropa. Sesuai dengan namanya, desain tersebut banyak di negara Nordic, mulai dari Swedia, Norwegia, Denmark, dan Islandia.

“Pada bangunan rumah ini gaya Skandinavian ini terlihat pada atapnya,” ungkap Nafidatur.

Cocok bagiYang Seharian Sibuk Bekerja
(Foto: Habibah A. Muktiara)

Rumah dengan gaya Skandinavian ini memiliki atap berbentuk segitiga. Bentuk atap ini membuat rumah terlihat lebar dan tinggi. Menurut Nafidatur, atap segitiga ini bisa dikembangkan untuk ruangan. Hanya saja, ruangan tersebut hanya setengah. Di mana cocok digunakan ruang tidur atau ruang belajar.

Baca Juga :  Kampung Kauman, Dirikan Masjid karena Permintaan Belanda (30)

Sedangkan untuk gaya Jepang, ini adalah elemen kayu di beberapa titik. Mulai dari hiasan atap dan sekat taman dan teras rumah. Tidak hanya itu, gaya Jepang ini terlihat dari jendela kamar depan.

Cocok bagiYang Seharian Sibuk Bekerja
(Foto: Habibah A. Muktiara)

“Kebanyakan jendela rumah di Jepang, modelnya landscape,” kata perempuan yang beralamat di Desa Kranggan, Kecamatan Gurah ini.

Meski perpaduan Skandinavia dan Jepang adalah perpaduan Eropa dan Asia. Namun model rumah ini cocok bagi penghuni yang seharian sibuk bekerja. Karena rumah dengan model ini menggunakan element warna cokelat muda, putih, abu-abu dan hitam.

Cocok bagiYang Seharian Sibuk Bekerja
(Foto: Habibah A. Muktiara)

Kombinasi warna tersebut merupakan andalan untuk desain interior sebuah konstruksi bangunan berkonsep Skandinavian dan Jepang. Penggunaan bahan bangunan kayu khususnya yang berwarna cokelat muda mendominasi rumah yang mengaplikasikan konsep ini, baik sebagai perabot maupun elemen lainnya.

Baca Juga :  Dana Desa Bisa untuk Listrik Terbarukan

Kesan bersih yang diberikan juga perlu ditekankan sehingga tidak perlu memberikan terlalu banyak elemen dekoratif atau pajangan, apalagi jika hal tersebut memiliki warna yang terlalu menarik perhatian. Terkait dengan hal tersebut, fungsi dan desain dari setiap perabot yang digunakan juga harus selaras dengan konsep yang diusung.

Dalam rumah dengan perpaduan Skandinavia dan Jepang, ini memiliki dua kamar tidur, ruang tamu, kamar mandi, dapur, taman depan, taman belakang dan carport. Hanya saja untuk tata letak ruangan dapat disesuaikan dengan keinginan memiliki rumah. Dengan catatan tidak mengubah bentuk depannya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Kediri”. Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.






Reporter: Habibaham Anisa Muktiara

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/