25.3 C
Kediri
Saturday, January 28, 2023

Perawatan Bisa Gunakan Plasma atau Darah Pasien

- Advertisement -

Jika mulai muncul tanda-tanda terjadinya penuaan dini, Jangan terlalu khawatir. Karena dengan berkembangnya zaman, teknologi perawatan wajah juga makin berkembang. “Perawatan penuaan dini bisa menggunakan PRP atau Platelet Rich Plasma,” ujar Dokter Kecantikan di The Crown Clinik Fiska Rahmawati.

Untuk melakukan PRP, yang perlu dilakukan pertama adalah mengambil darah pasien. Banyaknya darah ini bisa 10 cc atau sesuai dengan kebutuhan. Darah tersebut kemudian diolah menggunakan alat sentrifuge, untuk diubah menjadi sebuah serum.

“Serum tersebut kaya akan platelet, yang di suntikan di area wajah,” imbuhnya. Perawatan dengan teknik tersebut saat ini banyak disukai. Alasannya karena menggunakan plasma atau darah dari pasien, yang tentunya setiap pasien ini memiliki kode genetik DNA berbeda.

Seperti istilahnya dari tubuh pasien untuk menyembuhkan diri sendiri. Dengan menggunakan plasma atau darah pasien, membuat risiko penolakannya juga sangat kecil. Berbeda dengan penggunaan skin booster buatan pabrik, di mana ada yang cocok atau sebaliknya.

Sedangkan yang kedua ada chemical peel. Teknik ini juga bertujuan untuk regenerasi sel, dengan harapan kolagen pada kulit ini lebih terstimulus dan kulit matinya dikelupas. Dan yang ditampilkan adalah kulit baru yang sehat.

Baca Juga :  Cantika Salma, Pelajar SMAN 1 Gurah Berkompetisi di Ajang Rising Star
- Advertisement -

“Dan yang banyak disukai adalah infuse multivitamin yang bekerja dari dalam, karena ada kandungan utama retinol dan asorbic acid,” kata Fiska.

Perempuan ibu dari dari tiga anak ini mengatakan bahwa pada saat ini retinol memiliki kandungan best anti aging. Dan juga merupakan golongan vitamin A, sedangkan asorbic acid merupakan turunan dari vitamin C, ada zinc dan juga vitamin D. Dan seperti cocktail, yang memiliki kandungan yang bercampur-campur yang bagus untuk melawan penuaan. Sehingga selain dari luar, treatment merangsang kolagen dan menghilangkan kulit mati.. Namun juga memasukkan vitamin pada tubuh, salah satunya adalah infus.

Perawatan yang ke empat ini adalah skin booster, yang caranya dengan memasukkan serum dengan metode injeksi intradermal pada wajah. Namun untuk jenis serum digunakan, harus disesuaikan dengan kondisi atau masalah dari pasien. Salah satunya adalah untuk anti aging. “Dan yang terakhir adalah botox, jika keluhannya adalah kerutan treatmen ini untuk ampuh untuk menghilangkan  kerutan,” jelas perempuan kelahiran tahun 1992 ini.

Baca Juga :  Gunakan Aplikasi, Informasi Harga dan Saldo Sampah Jadi Lebih Praktis

Dari semua treament untuk penuaan dini, untuk mengetahui hasilnya ini tergantung dengan treatment yang diambil. Karena tujuan treatment adalah merawat, sehingga setelah dilakukan perawatan pertama harus tetap dilakukan perawtan lanjutan agar hasilnya maksimal.

Namun jika kasusnya flek sudah tebal, dengan PRP memerlukan pengulangan sebanyak tiga atau empat kali. Jika dilakukan leser hanya perlu satu kali. Jika hanya kering PRP dan skin booster ini hanya perlu satu kali. “Namun perlu diketahui harus diimbangi dengan home treatment,” terang Fiska.

Karena 70 persen kondisi wajah dari home tretment, dan 30 persen dari terapi di klinik. Alasan kenapa 70 persen, karena yang dilakukan setiap hari ini lebih bagus dibandingkan satu bulan sekali. Sehingga jangan mengandalkan treatment di klinik.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Kediri”. Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.






Reporter: Habibaham Anisa Muktiara
- Advertisement -

Jika mulai muncul tanda-tanda terjadinya penuaan dini, Jangan terlalu khawatir. Karena dengan berkembangnya zaman, teknologi perawatan wajah juga makin berkembang. “Perawatan penuaan dini bisa menggunakan PRP atau Platelet Rich Plasma,” ujar Dokter Kecantikan di The Crown Clinik Fiska Rahmawati.

Untuk melakukan PRP, yang perlu dilakukan pertama adalah mengambil darah pasien. Banyaknya darah ini bisa 10 cc atau sesuai dengan kebutuhan. Darah tersebut kemudian diolah menggunakan alat sentrifuge, untuk diubah menjadi sebuah serum.

“Serum tersebut kaya akan platelet, yang di suntikan di area wajah,” imbuhnya. Perawatan dengan teknik tersebut saat ini banyak disukai. Alasannya karena menggunakan plasma atau darah dari pasien, yang tentunya setiap pasien ini memiliki kode genetik DNA berbeda.

Seperti istilahnya dari tubuh pasien untuk menyembuhkan diri sendiri. Dengan menggunakan plasma atau darah pasien, membuat risiko penolakannya juga sangat kecil. Berbeda dengan penggunaan skin booster buatan pabrik, di mana ada yang cocok atau sebaliknya.

Sedangkan yang kedua ada chemical peel. Teknik ini juga bertujuan untuk regenerasi sel, dengan harapan kolagen pada kulit ini lebih terstimulus dan kulit matinya dikelupas. Dan yang ditampilkan adalah kulit baru yang sehat.

Baca Juga :  Hidup Sehat, Zubaidi Anggap Iuran JKN-KIS Sebagai Shodaqoh

“Dan yang banyak disukai adalah infuse multivitamin yang bekerja dari dalam, karena ada kandungan utama retinol dan asorbic acid,” kata Fiska.

Perempuan ibu dari dari tiga anak ini mengatakan bahwa pada saat ini retinol memiliki kandungan best anti aging. Dan juga merupakan golongan vitamin A, sedangkan asorbic acid merupakan turunan dari vitamin C, ada zinc dan juga vitamin D. Dan seperti cocktail, yang memiliki kandungan yang bercampur-campur yang bagus untuk melawan penuaan. Sehingga selain dari luar, treatment merangsang kolagen dan menghilangkan kulit mati.. Namun juga memasukkan vitamin pada tubuh, salah satunya adalah infus.

Perawatan yang ke empat ini adalah skin booster, yang caranya dengan memasukkan serum dengan metode injeksi intradermal pada wajah. Namun untuk jenis serum digunakan, harus disesuaikan dengan kondisi atau masalah dari pasien. Salah satunya adalah untuk anti aging. “Dan yang terakhir adalah botox, jika keluhannya adalah kerutan treatmen ini untuk ampuh untuk menghilangkan  kerutan,” jelas perempuan kelahiran tahun 1992 ini.

Baca Juga :  Listrik Sempat Padam 10 Menit

Dari semua treament untuk penuaan dini, untuk mengetahui hasilnya ini tergantung dengan treatment yang diambil. Karena tujuan treatment adalah merawat, sehingga setelah dilakukan perawatan pertama harus tetap dilakukan perawtan lanjutan agar hasilnya maksimal.

Namun jika kasusnya flek sudah tebal, dengan PRP memerlukan pengulangan sebanyak tiga atau empat kali. Jika dilakukan leser hanya perlu satu kali. Jika hanya kering PRP dan skin booster ini hanya perlu satu kali. “Namun perlu diketahui harus diimbangi dengan home treatment,” terang Fiska.

Karena 70 persen kondisi wajah dari home tretment, dan 30 persen dari terapi di klinik. Alasan kenapa 70 persen, karena yang dilakukan setiap hari ini lebih bagus dibandingkan satu bulan sekali. Sehingga jangan mengandalkan treatment di klinik.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Kediri”. Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.






Reporter: Habibaham Anisa Muktiara

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/