Minggu, 29 May 2022
Radar Kediri
Home / Features
icon featured
Features
Biyuh-Biyuh

Mbak Pur Belajar Biologi di Hotel

17 Januari 2022, 16: 05: 56 WIB | editor : Adi Nugroho

Mbak Pur Belajar Biologi di Hotel

Biyuh... Biyuh... (Ilustrasi: Afrizal Saiful Mahbub - Radar Kediri)

Share this      

Mbak Pur suka sekali dengan pelajaran biologi. Padahal, Mbak Pur ini masih duduk di bangku kelas IX salah satu SMPN di Kabupaten Nganjuk. Saking senangnya, Mbak Pur suka meminjam buku biologi milik saudaranya yang sudah duduk di bangku SMA. Sayang, Mbak Pur ini hanya suka dengan tema tentang alat reproduksi wanita dan pria. Sehingga, dia mempelajari materi tersebut siang hingga malam hari. Bahkan, Mbak Pur sampai nglembur hingga pagi hari.

Karena sudah memahami teori, Mbak Pur ingin praktik. Namun, usia Mbak Pur masih di bawah umur. Belum cukup untuk begini begitu. Karena itu, Mbak Pur akhirnya sembunyi-sembunyi praktik membuat anak. Pacarnya diajak bermain di kasur. Ternyata, sang pacar tak bertanggung jawab. Puas praktik di kasur dengan Mbak Pur, dia memilih kabur.

Kecewa karena pacar kabur, Mbak Pur berencana balas dendam. Mbak Pur memilih open BO (Booking Out atau Booking Online). "Daripada dikasih gratis mending saya jual," ujar Mbak Pur.

Baca juga: Limbah Bonggol pun Mempunyai Nilai Jual

Setelah mendapat uang ratusan ribu dalam semalam, Mbak Pur ketagihan. Hampir setiap malam, dia open BO. Tak pilih-pilih konsumen. Mau muda atau tua. Jelek atau ganteng. Semuanya tak peduli. Yang penting bayar.

Setelah berbulan-bulan open BO, Mbak Pur mendapat tambahan dagangan dari Mama Pur. Dagangannya adalah sabu-sabu (SS). Karena banyak pelanggan Mbak Pur yang berusia sama dengan ayah Mbak Pur. Sehingga, loyo jika diajak praktik biologi. Paling 5 menit, pelanggan sudah tertidur pulas di kasur. Padahal, Mbak Pur belum apa-apa. Masih pemanasan. Keringat saja belum menetes. Biyuh-Biyuh!

"Biar kuat saya tawarkan SS yang dititipkan Mama Pur," ujar Mbak Pur. Sebagai Mbak Pur yang suka open BO dan pengedar SS membuat warga resah. Akhirnya, warga melaporkan Mbak Pur ke polisi. Petugas segera melakukan penyelidikan. Saat Mbak Pur melayani Kakek Sugiono di kamar hotel dan mengedarkan SS, polisi menggerebek. Saat pintu digedor, Mbak Pur dan Kakek Sugiono kaget. "Saya cuma belajar dan praktik biologi Pak polisi," elak Mbak Pur.

Namun, polisi tidak percaya. Penggeledahan dilakukan. Polisi menemukan barang bukti SS dan transaksi open BO. Beberapa menit kemudian, Mbak Pur memanggil Mama Pur. Kemudian, Mama Pur dijebloskan ke tahanan dan Mbak Pur disekolahkan. Tapi, bukan ke SMPN. Dia disekolahkan ke dinas sosial agar tidak nakal lagi.

(rk/tar/die/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia